• Latest
  • Trending
  • All
Kedaulatan Rakyat Tak Bisa Diwakilkan: Menjaga Amanat Rakyat sebagai Fondasi Demokrasi yang Berdaulat

Kedaulatan Rakyat Tak Bisa Diwakilkan: Menjaga Amanat Rakyat sebagai Fondasi Demokrasi yang Berdaulat

Januari 11, 2026

Marhaenisme Bung Karno: Obat Rakyat Kecil Lawan Ketimpangan & Hoax di Era Digital

Juni 7, 2026

Soekarno: Titik Koordinat Bangsa yang, Menyatukan Seluruh Ideologi demi Satu Tujuan — Indonesia Merdeka

Juni 7, 2026

Rupiah Melemah, Dapur Desa Tertekan: Anatomi Krisis Pangan di Ujung Rantai Pasok

Juni 7, 2026

“Mantan Ketua Pokja Adat MRPB ingatkan UU Otsus Papua. Tiga Raperdasus inisiatif DPR Papua Barat Daya wajib dapat persetujuan Majelis Rakyat Papua Barat Daya sebelum disahkan”.

Juni 7, 2026

Senator asal Papua Barat Daya dorong Prabowo evaluasi kabinet ekonomi. Sri Mulyani disebut sebagai opsi pengganti Purbaya untuk menjaga stabilitas rupiah dan memperluas kerja sama global

Juni 7, 2026

DPP GMNI Kawal Perjuangan Guru Jawa Timur, Tuntut Pencairan Tambahan 100% TPG

Juni 7, 2026

Perpisahan PAUD Paruak Sejawa: Partisipasi Semesta Desa Baodesa

Juni 7, 2026
Torehkan Prestasi, INISIATOR Apresiasi Kejati Sumsel Berantas Korupsi

Torehkan Prestasi, INISIATOR Apresiasi Kejati Sumsel Berantas Korupsi

Juni 7, 2026

Gerakan Nyata di Hari Lingkungan Hidup Sedunia: Satu Langkah untuk Iklim, Ketahanan Pangan, dan Pencegahan Stunting

Juni 5, 2026

DAD MIMIKA: ASPIRASI KE FREEPORT BOLEH SAJA, NAMUN MASYARAKAT ORANG PAPUA ASLI ( OPA) JANGAN TERPENGARUH “PENUMPANG GELAP”

Juni 5, 2026

Mahasiswa Farmasi Universitas Mataram Gelar Edukasi Gizi Seimbang dan Pencegahan Stunting di Desa Murbaya

Juni 5, 2026

Fraksi PDI-P DPR RI Kecam Pembubaran Nobar Film Pesta Babi oleh TNI. Dinilai Langgar Konstitusi, Tupoksi TNI, dan Membungkam Kebebasan Berekspresi

Juni 5, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, Juni 7, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Opini

Kedaulatan Rakyat Tak Bisa Diwakilkan: Menjaga Amanat Rakyat sebagai Fondasi Demokrasi yang Berdaulat

in Opini
0
Kedaulatan Rakyat Tak Bisa Diwakilkan: Menjaga Amanat Rakyat sebagai Fondasi Demokrasi yang Berdaulat
35
SHARES
387
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

YOGI SAPUTRA
Kabid Ideologi dan Politik DPC GMNI Sumbawa.

Wacana pengalihan mekanisme pemilihan kepala daerah dari pemilihan langsung oleh rakyat ke pemilihan melalui DPRD kembali mencuat dan menuai respons luas dari berbagai elemen politik dan masyarakat sipil. Isu ini dinilai berpotensi mencederai prinsip dasar demokrasi serta mengancam kedaulatan rakyat yang telah diperjuangkan sejak Reformasi 1998.

RelatedPosts

KEHANCURAN LINGKUNGAN PTFI JAUH LEBIH DAHSYAT DARI FILM PESTA BABI DI MERAUKE

PPMAN Nilai Penetapan Tersangka dan DPO oleh Polres Halmahera Utara terhadap Masyarakat Adat Penolak Aktivitas Tambang NHM Tidak Cermat dan Langgar HAM

Anomali LPG di Timika: Antara Kelumpuhan Teknokratis dan Anarki Pasar

Hak rakyat untuk memilih pemimpinnya secara langsung merupakan hak konstitusional yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Pasal 18 ayat (4) UUD 1945 menegaskan bahwa kepala daerah dipilih secara demokratis, yang dalam praktik ketatanegaraan Indonesia dimaknai sebagai pemilihan langsung oleh rakyat. Prinsip ini diperkuat oleh Pasal 22E ayat (1) UUD 1945 yang menyatakan bahwa pemilu dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 110/PUU-XXII/2025 menegaskan bahwa pemilihan kepala daerah merupakan bagian dari rezim pemilu. Oleh karena itu, setiap upaya menarik kembali hak pilih rakyat dan memindahkannya ke DPRD merupakan langkah mundur demokrasi yang bertentangan dengan semangat konstitusi.

Berbagai persoalan dalam pelaksanaan pilkada langsung, seperti politik uang, mahalnya biaya politik, manipulasi suara, maupun tingginya angka golput, tidak dapat dijadikan alasan untuk mencabut hak politik rakyat.
Persoalan-persoalan tersebut lahir dari lemahnya sistem dan tata kelola demokrasi elektoral, sehingga solusi yang diperlukan adalah perbaikan sistem secara menyeluruh, bukan pengalihan kedaulatan ke segelintir elite politik.

Alasan efisiensi anggaran maupun stabilitas politik juga tidak dapat dijadikan pembenaran untuk merampas hak politik rakyat. Demokrasi memang memiliki biaya, namun biaya tersebut merupakan investasi untuk menjaga legitimasi kekuasaan dan kedaulatan rakyat. Menyederhanakan persoalan demokrasi hanya pada aspek mahal atau rumitnya pilkada justru berpotensi melanggengkan oligarki dan mempersempit ruang partisipasi publik.

Pilkada langsung adalah amanat Reformasi dan simbol bahwa rakyat ditempatkan sebagai subjek utama dalam menentukan arah kepemimpinan daerah. Mengalihkan hak pilih ke DPRD sama artinya dengan memindahkan suara rakyat dari bilik suara ke ruang elite politik yang rawan kepentingan dan transaksi. Oleh karena itu, seluruh elemen bangsa diharapkan tetap konsisten menjaga demokrasi substantif dengan menolak segala bentuk upaya pelemahan kedaulatan rakyat. Negara seharusnya hadir untuk memperbaiki sistem pemilu, memperkuat pengawasan, menindak tegas praktik politik uang, serta memastikan pendidikan politik bagi masyarakat bukan justru mencabut hak pilih rakyat.Demokrasi tidak rusak karena rakyat memilih,Demokrasi rusak ketika suara rakyat dipindahkan dari tangannya sendiri.

Tags: DPC GMNI SumbawaGerakan Mahasiswa Nasional IndonesiaYogi Saputra
Share14SendShare
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

PERNYATAAN SIKAP ATAS TINDAKAN OKNUM APARAT YANG MEMASUKI PASTORAN KATEDRAL TIGA RAJA MIMIKA TANPA IZIN DAN ETIKA

April 28, 2026
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1

Marhaenisme Bung Karno: Obat Rakyat Kecil Lawan Ketimpangan & Hoax di Era Digital

Juni 7, 2026

Soekarno: Titik Koordinat Bangsa yang, Menyatukan Seluruh Ideologi demi Satu Tujuan — Indonesia Merdeka

Juni 7, 2026

Rupiah Melemah, Dapur Desa Tertekan: Anatomi Krisis Pangan di Ujung Rantai Pasok

Juni 7, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In