• Latest
  • Trending
  • All

KNPI Desak Bupati Jayawijaya Segera Evaluasi Jabatan Direktur RSUD Wamena dan Kapus Asologaima.

April 18, 2026

OPINI: GUGATAN ETIS DARI PUNCAK; POTRET BURAM NEKROPOLITIK DI PAPUA TENGAH

April 18, 2026

PENGURUS DAERAH KARANG TARUNA MIMIKA Apresiasi Dukungan Dinas Sosial dan Koorwil Papua

April 17, 2026

GMNI Mimika Apresiasi Dinas Koperasi dan BRIDA, Dorong Kolaborasi Riset untuk UMKM

April 17, 2026

GSNI Lumajang Kobarkan Semangat Nasionalisme Melalui Seminar “Rise of Young Patriots

April 16, 2026

“Terkuak! Dugaan ‘Permainan Kotor’ di Balik Proyek Jila, Nama OAP Diduga Dipakai!”

April 16, 2026

DEWAN ADAT DAERAH MIMIKA PAPUA TENGAH PERSIAPKAN KONFERENSI WILAYAH MEEPAGO TAHUN 2026

April 15, 2026

Menuju Lomba Dayung, Pembersihan Kolam Nawaripi Masuki Tahap Akhir

April 15, 2026

“Kami Bukan Objek!” Aliansi OAP Semprot Keras Sosialisasi Perda UMKM Mimika

April 15, 2026

Motor Listrik dan Kaus Kaki disorot GMNI, Belanja Negara Dipertanyakan

April 14, 2026

“Pemerintah Kampung Nawaripi Wujudkan Peningkatan Pendidikan Anak Usia Dini, TK/PAUD Resmi Gunakan Gedung Baru”

April 14, 2026

Berkunjung ke Kadis PU Kepala Kampung Nawaripi Sampaikan BUMDes Nawaripi Terdaftar Kemenkumham, Bisa Ikut Tender Proyek

April 13, 2026

Kreativitas Persit Mimika Jadikan Batu Pyrite Papua, Aksesori Bernilai Tinggi

April 13, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Uncategorized

KNPI Desak Bupati Jayawijaya Segera Evaluasi Jabatan Direktur RSUD Wamena dan Kapus Asologaima.

in Uncategorized
0
23
SHARES
260
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Nyawa rakyat bukan bahan eksperimen birokrasi. Insiden yang menimpa Ullia Hubi adalah puncak gunung es dari bobroknya manajemen kesehatan di Jayawijaya. Jika nyawa manusia tidak lagi menjadi prioritas, maka pimpinan instansi terkait telah kehilangan legitimasi moral untuk menjabat.

Hasil klarifikasi.
Sabtu 18 April 2026. Pukul 12:05
Tempat, Aula Rumah sakit Wamena.
Pihak-pihak yang turut hadir dalam klarifikasi sebagai berikut:

RelatedPosts

OPINI: GUGATAN ETIS DARI PUNCAK; POTRET BURAM NEKROPOLITIK DI PAPUA TENGAH

PENGURUS DAERAH KARANG TARUNA MIMIKA Apresiasi Dukungan Dinas Sosial dan Koorwil Papua

GMNI Mimika Apresiasi Dinas Koperasi dan BRIDA, Dorong Kolaborasi Riset untuk UMKM

  1. Ketua DPRD dan DPRD Komisi C Jayawijaya
  2. Kepala Dinas kesehatan Wamena
  3. Kepala direktur Rumah sakit Wamena
  4. Kepala Puskesmas Asologaima
  5. KNPI Jayawijaya
  6. Ketua Mahasiswa Jayawijaya
  7. Keluarga Korban.

Terkait kasus Ade Ullia Hubi, dimediasi langsung oleh Ketua DPRD dan DPRD Komisi C yang membidani Pendidikan dan kesehatan.

HASIL KLARIFIKASI.

Kesalahan Puskesmas Asologaima.
Pihak puskesmas Asologaima tidak memastikan kondisi pasien darurat atau tidak lalu berikan rujukan tanpa pengawasan dari tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Asologaima dan sumber rujukan itupun bukan dari dokter, namun dari perawat yang bertugas hari itu. Dan pasien tersebut tidak diantar dengan mobil operasional.

Kesalahan Pihak Rumah Sakit Umum Wamena.
Setelah sesampainya di Rumah sakit umum wamena, pihak keluarga korban antar Rujukan ke IGD dan Dokter setelah lihat isi Rujukan arahkan keluarga korban ke Loket pendaftaran untuk mengikuti aturan administrasi dan setelah keluar dari IGD dan mau kasih turun pasien dari Mobil angkutan umum, namun pasien tersebut sudah mengalami kondisi darurat dan kembali bawah Rujukan itu dengan pasien isi dalam kain lalu bawah masuk ke Dokter yang sama untuk menangani terlebih dahulu, namun respon yang sama. Petugas arahkan pasien ke loket tanpa ketahui kondisi pasiennya, sehingga sesampainya ke loket dan antri dengan nomor antrean jauh, sehingga pasien sdh kritis dengan penyakit sesak nafas dan keluarga korban lapor kepada pihak loket bahwa, pasien atas nama Ullia Hubi sedang darurat, sehingga pihak loket arahkan keluarga korban ke IGD dan sesampainya di IGD, Ade Ullia H langsung koma.

  1. Direktur RSUD Wamena, dr Charles Christian Ratulangi, SPOg, Gagal Memanusiakan Manusia Sebagai pucuk pimpinan, Direktur bertanggung jawab penuh atas perilaku represif petugas IGD yang mengabaikan pasien. Pengabaian ini adalah bukti kegagalan Direktur dalam menanamkan etika profesi dan nilai kemanusiaan pada bawahannya.
  2. Kapus Asologaima Ibu Regina Tabuni, telah melakukan kelalaian fatal dengan membiarkan rujukan keluar tanpa koordinasi yang pasti. Mengirim pasien kritis ke RSUD tanpa memastikan ketersediaan fasilitas adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab dan telah merugikan nyawa. Puskesmas di bawah kepemimpinannya gagal menjadi penyangga medis yang kompeten.

TUNTUTAN RADIKAL KNPI JAYAWIJAYA.
Demi memulihkan kepercayaan publik dan menjamin keselamatan rakyat di 8 Kabupaten Papua Pegunungan, KNPI Jayawijaya desak kepada Bupati Jayawijaya untuk segera mencopot Direktur RSUD Wamena dan Kepala Puskesmas Asologaima dari jabatannya. Kepemimpinan mereka telah gagal melindungi hak dasar warga negara.

KNPI MINTA REFORMASI TOTAL.
Mengganti pimpinan lama dengan figur yang memiliki integritas, empati tinggi, dan mampu bekerja di bawah tekanan wilayah konflik/pedalaman, bukan sekadar pejabat yang duduk di belakang meja.

PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM.
Kelalaian yang menyebabkan ancaman nyawa bagi Ullia Hubi harus diusut secara hukum. Jabatan tidak boleh menjadi perisai dari jeratan pidana pengabaian pasien (Pasal 190 UU Kesehatan).

KNPI Jayawijaya memberikan waktu 3×24 jam bagi pemerintah daerah dalam hal pimpinan eksekutif dan legislatif untuk merespons tuntutan ini. Jika tidak ada tindakan tegas berupa sanksi pencopotan, maka kami atas nama pemuda akan melakukan konsolidasi massa untuk memastikan bahwa, suara rakyat didengar di depan gerbang kekuasaan.

Jangan tunggu ada nisan baru di tanah ini hanya karena birokrasi yang bebal. Copot mereka yang gagal, atau kami yang bergerak!

Wamena, 18 April 2026

Oleh : Ketua DPD II KNPI KABUPATEN JAYAWIJAYA

Share9SendShare
Redaksi Papua

Redaksi Papua

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

Rolling Jabatan di Mimika Dipertanyakan, GMNI: Dimana Keterlibatan OAP Dimana Hak Kesulungan Amungme, Kamoro, dan 5 Suku Kerabat

Maret 11, 2026
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1

KNPI Desak Bupati Jayawijaya Segera Evaluasi Jabatan Direktur RSUD Wamena dan Kapus Asologaima.

April 18, 2026

OPINI: GUGATAN ETIS DARI PUNCAK; POTRET BURAM NEKROPOLITIK DI PAPUA TENGAH

April 18, 2026

PENGURUS DAERAH KARANG TARUNA MIMIKA Apresiasi Dukungan Dinas Sosial dan Koorwil Papua

April 17, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In