• Latest
  • Trending
  • All
Bagaimana Jika Kampus Tanpa Ormek ?: Menggugat Stigma Negatif terhadap Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus

Bagaimana Jika Kampus Tanpa Ormek ?: Menggugat Stigma Negatif terhadap Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus

Maret 6, 2024
Lestarikan Olahraga Tradisional, HIMAPOR FIP UMJ Adakan Gobak Sodor Competition

Lestarikan Olahraga Tradisional, HIMAPOR FIP UMJ Adakan Gobak Sodor Competition

Februari 10, 2026

Markus Maita: Bupati Mimika Wajib Melindungi Tanah Adat Mimika Wee

Februari 9, 2026

Markus Maita Ingatkan Kepala Distrik dan Desa Mimika Barat Jauh soal Wewenang Perizinan Sawit

Februari 8, 2026
MBG Hadir di SMK Ahmad Yani Jabung, Tingkatkan Kesehatan dan Konsentrasi Belajar Siswa

MBG Hadir di SMK Ahmad Yani Jabung, Tingkatkan Kesehatan dan Konsentrasi Belajar Siswa

Februari 8, 2026

Fermina Welerubun: Ketua DPC Wanita Katolik RI St. Stefanus Sempan Timika Perkuat Iman dan Pengabdian

Februari 8, 2026

LMHA Suku Kamoro MimikaWee Minta Pemda Segera Turunkan SK Definitif bagi Lima Pejabat Terpilih

Februari 5, 2026

“Masyarakat Kampung Nawaripi Mimika Serahkan Sumbangan Tabernakel ke Kapela Santa Theresia Piru, Maluku”

Februari 4, 2026
Lagu ‘Tau Samawa’: Manifesto Etos Kolektif dan Road Map Kebudayaan Masyarakat Sumbawa Kontemporer

Lagu ‘Tau Samawa’: Manifesto Etos Kolektif dan Road Map Kebudayaan Masyarakat Sumbawa Kontemporer

Februari 4, 2026
DPP IMORI Dukung Penuh Kapolri: Polri Harus Tetap Dibawah Presiden, Perubahan Struktur Akan Ciderai Amanat Reformasi

DPP IMORI Dukung Penuh Kapolri: Polri Harus Tetap Dibawah Presiden, Perubahan Struktur Akan Ciderai Amanat Reformasi

Februari 3, 2026
SMK Ahmad Yani Jabung Sukses Gelar UKK

SMK Ahmad Yani Jabung Sukses Gelar UKK

Februari 3, 2026
Teknologi Sederhana, Manfaat Besar: Mahasiswa KKN UNRAM Hadirkan Alat Pengering Bagi Warga Senaru Dalam Mengoptimalkan Produk Olahan Tumpang Sari

Teknologi Sederhana, Manfaat Besar: Mahasiswa KKN UNRAM Hadirkan Alat Pengering Bagi Warga Senaru Dalam Mengoptimalkan Produk Olahan Tumpang Sari

Februari 3, 2026
Insinerator Minim Asap Jadi Solusi Pengelolaan Sampah Residu di Desa Labuan Pandan

Insinerator Minim Asap Jadi Solusi Pengelolaan Sampah Residu di Desa Labuan Pandan

Februari 2, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, Februari 10, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Opini

Bagaimana Jika Kampus Tanpa Ormek ?: Menggugat Stigma Negatif terhadap Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus

in Opini
0
Bagaimana Jika Kampus Tanpa Ormek ?: Menggugat Stigma Negatif terhadap Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus
43
SHARES
477
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Oleh: M Fadil Tegar Syafian, Ketua Komisariat GmnI FH UWKs.

Tulisan ini saya buat atas respon daripada kondisi, dan lingkungan menyebalkan yang ada di kampus tercinta saya. Ada hal yang kopros serta menjijikan yang terus tumbuh bahkan mengakar dari budaya dikampus tersebut adalah keberadaan konflik horizontal antara ormek dan anti-ormek, padahal seharusnya yang terpenting bagi mahasiswa itu bukan background, tapi keberpihakan pada rakyat yang tertindas system, dan sumbangsih akademikmu
Iya benar sekali apa sumbangsihmu? Salah satu issu turunan yang hingga kini memberikan sebuah efek domino atau berkelanjutan yang berujung pada krisis pemahaman dan identitas pada diri mahasiswa itu sendiri?
Mari kita lihat sekali lagi apa esensi daripada Gerakan anti-Ormek ini? Tentunya jika saya melihat malah mereduksi daya kritis dan budaya intelektual yang terbangun, menjadi entitas yang konservatif, kolot, dan juga tradisi intektual. Tradisi intelektual ini mestinya dipahami sebagai upaya mendorong agar mahasiswa tidak berpikir monoperspektif, tapi lebih dari itu secara substasial Ketika dihadapkan dalam suatu problem dapat mengedepankan kehedak dengan pendekan interdisipliner, atau bahkan hingga transdisipliner.

RelatedPosts

Lagu ‘Tau Samawa’: Manifesto Etos Kolektif dan Road Map Kebudayaan Masyarakat Sumbawa Kontemporer

Tubuh Kita, Pelajaran Hidup yang Sering Terlupakan

Demokrasi Desa yang Tersesat: Ketika Pemilihan Kepala Desa Hanya Mengejar Jabatan

Kemanakah peran anti-Ormek?
Dua hari yang lalu sekitar sore hari, di warung kopi dekat kampus, berdiskusi dengan kating yang sudah akan beranjak untuk menyambut kelulusannya, dia meng-klaim Ketika menjadi mahasiswa bahwa dia ini adalah sipaling anti-ORMEK ya sama denganku juga AO (Anak Ormek) yang dulu Ketika dalam prosesku mengikuti GMNI dialah yang paling sentiment.
Penampilannya necis, retorikanya selalu ngomongin tentang progesifitas, namun sayang sekali bagiku pikirannya konservatif, dan tindak lakunya sama sekali tidak bernyali revolusioner. Tentunya tidak serta-merta ini adalah pendapat subjektifku yang muncul, Ketika Masa ospek atau pkkmb Nampak garang sekali dan begitu seksi gaya bicaranya yang akhirnya mendapatkan perhatian tersendiri bagi Mahasiwa baru kala itu, namun seiring waktu pandangan itu berubah ketika ada beberapa moment yang bersifat mendesak seperti mencuatnya isu Ham seperti wadas hingga rempang, isu politik, SitNas dan sebagainya kok malah terkesan titip absen? Tidak ada kajian strategis, tidak advokasi, atau bahkan sekedar forum dialektis.
Dimana peran mahasiswa anti-ormek yang selalu mengagungkan gerombolan necisnya yang dengan akrab dengan sapaan KAMERADnya itu? Sebaliknya malah mahasiswa yang tergabung korps Pejunang pemikir (GmnI) yang membuat Gerakan preventif secara getol.

Inilah yang terjadi jika seluruh civitas akademika didalam kampus dengan ego dan kekolotannya menolak hadirnya ormek, Ormek selalu membawa beban moril ideologinya karena itu ormek seperti GMNI selalu menjaga tradisi intelektual sebab itu GMNI mengajarkan metode berpikir, mengedeapankan dialektika pemikiran dari bebagai disiplin ilmu, serta pemahaman akan politik, namun dikampus ini tidak sedikit orang yang terkesan alergi dengan istilah politik sehingga yang perlu ditekankan di sini adalah dunia politik tidak melulu mengenai hal-hal yang negatif seperti apa yang telah menjadi stigma masyarakat saat ini. Politik bukan hanya mengenai kekuasaan, kebijakan yang dikeluarkan oleh pejabat dan kegiatan partai politik. Makna politik sangatlah luas dan pemaknaan setiap orang dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya pengetahuan dan pengalaman masing-masing orang. Tanpa disadari dalam kehidupan kita sehari-hari terlebih sebagai makhluk sosial tidak lepas dari politik karena interaksi antar manusia memiliki kecenderungan untuk saling mempengaruhi. Adapun contohnya ketika dosen memberikan tugas untuk mahasiswa sebagai pengganti kelas yang kosong dikarenakan dosen berhalangan untuk memberikan materi, maka pemberian tugas tersebut merupakan politik.
Okrober tahun 2018 lalu, Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) telah menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 55 Tahun 2018 tentang Pembinaan Ideologi Pancasila Dalam Kegiatan Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi yang menggantikan Keputusan Dirjen Pendidikan Tinggi nomor 26 terbit tahun 2002 tentang pelarangan organisasi ekstra kampus, namun hingga kini tidak ada UKM pembinaan Ideologi yang dibentuk oleh kampus sebagai Upaya untuk mencegah pahama ekstremis, dan radikalisme agama.

Jika masih dengan kolot menolak kehadiran ormek apa yang kemudian kita harapkan dari sebuah kampus yang kehilangan tradisi intelektualnya? Kalau tradisi intelektualnya hilang maka idealismenya lenyap tak pernah ada Upaya-upaya untuk melakukan perlawanan atas kekuasaan yang makin dictator, kampus ini manjadi makin sunyi, bahkan kampus kehilangan potensi subversifnya, apa yang membuat kita layak jadi mahasiswa kalau keberanian saja tidak ada?.

Tags: Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia
Share17SendShare
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

PT. TAS. Gelar Pertemuan Lanjutan dengan Masyarakat Adat Mimika Barat Jauh, Bahas Operasional Perkebunan Kelapa Sawit

Desember 15, 2025
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1
Lestarikan Olahraga Tradisional, HIMAPOR FIP UMJ Adakan Gobak Sodor Competition

Lestarikan Olahraga Tradisional, HIMAPOR FIP UMJ Adakan Gobak Sodor Competition

Februari 10, 2026

Markus Maita: Bupati Mimika Wajib Melindungi Tanah Adat Mimika Wee

Februari 9, 2026

Markus Maita Ingatkan Kepala Distrik dan Desa Mimika Barat Jauh soal Wewenang Perizinan Sawit

Februari 8, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In