
TIMIKA, 28 April 2026 – Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Mimika menyatakan keprihatinan mendalam dan mengecam keras tindakan oknum aparat keamanan yang diduga masuk ke dalam lingkungan Pastoran Gereja Katedral Tiga Raja Mimika tanpa mengindahkan etika, kesantunan, serta prosedur yang berlaku.
Tindakan tersebut telah memicu reaksi keras dari umat Katolik di Mimika, mengingat Pastoran adalah ruang privat bagi para imam (Pastor) dan merupakan bagian dari wilayah sakral Gereja yang harus dihormati oleh siapa pun, termasuk aparat negara.
Masuknya aparat tanpa izin yang jelas merupakan bentuk pelanggaran terhadap privasi dan dapat dikategorikan sebagai tindakan yang mengintimidasi pelayan Gereja.
Ketua Pemuda Katolik Komcab Mimika Bung NORIS LETSOIN, dalam pernyataannya menegaskan:
“Gereja dan Pastoran adalah simbol kedamaian. Tindakan oknum aparat yang masuk tanpa etika ke rumah pastoran bukan hanya melanggar norma kesopanan, tetapi juga mencederai semangat kemitraan antara aparat dan tokoh agama di tanah Mimika. Kami menuntut penghormatan penuh terhadap ruang-ruang sakral kami.”
Sehubungan dengan peristiwa ini, Pemuda Katolik Komcab Mimika.
menyatakan sikap sebagai berikut:
- Mengecam Keras tindakan oknum aparat yang memasuki kediaman para Pastor di Pastoran Katedral Tiga Raja Mimika tanpa prosedur resmi dan etika yang patut.
- Menuntut Penjelasan Terbuka dari pimpinan satuan terkait mengenai motif di balik tindakan oknum tersebut guna menghindari spekulasi dan keresahan di tengah umat.
- Mendesak Penegakan Disiplin terhadap oknum-oknum yang terlibat agar menjadi pelajaran berharga bahwa institusi agama memiliki marwah yang harus dijaga dan tidak boleh diintervensi secara sewenang-wenang.
- Mengimbau Seluruh Kader Pemuda Katolik dan Umat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, namun tetap waspada serta bersatu dalam mengawal kehormatan Gereja dan para Imam kita.
- Meminta Jaminan Keamanan dari pihak Kepolisian dan TNI di Mimika agar ruang-ruang ibadah dan kediaman tokoh agama tetap menjadi tempat yang aman dan bebas dari segala bentuk tekanan.
Pemuda Katolik Komcab Mimika akan terus berkoordinasi dengan pihak Keuskupan dan Paroki untuk memastikan masalah ini diselesaikan secara tuntas sesuai dengan hukum dan rasa keadilan.
Pro Ecclesia et Patria! (Demi Gereja dan Tanah Air!)
Pro Bono Publico! (Demi Kebaikan Publik!)





