• Latest
  • Trending
  • All

Sukses Gelar Syukuran Natal dan Tahun Baru 2026, Belajar Toleransi dari Suku Wiyaghar di Papua Selatan

Januari 15, 2026

Dari Pemuda Untuk Negara , Pengurus Daerah Karang Taruna Kabupaten Mimika

April 22, 2026

Protokoler dan akumulasi kekecewaan pelayanan publik di Mimika ibarat BOM waktu yang meledak.

April 22, 2026

Kunjungi Raja Ampat, Senator PFM Minta Wapres Gibran Bangun 100 Rumah untuk Masyarakat Adat, Tanah 6 Hektare Sudah Disiapkan

April 22, 2026

Senator PFM: Operasi 49 Alat Berat di Imeko Ilegal, Stop Sebelum Ada Izin

April 21, 2026

Dugaan Korupsi Keuangan MRP PBD, DAP Doberai: Temuan Pansus LKPJ Gubernur Pintu Masuk Periksa Seklis MRP

April 21, 2026

Kenapa Senator PFM Fokus Berantas Korupsi di PBD? Karena Uang Rakyat Di Curi ( Korupsi) oleh Oknum Pejabat di PBD

April 21, 2026

Senator PFM Minta Wapres Gibran Selesaikan 310 Rumah Jokowi yang Belum Selesai di Sorong

April 21, 2026

Momen Hari Kartini 2026, Monika Priska Wanma: Perempuan Asli Papua Harus Rebut Peluang di Industri, Tambang, dan Konstruksi

April 21, 2026

Di Hadapan Wapres, Sekjend Forum Alumni Pimpinan Cipayung Dorong Pemerintah Bangun BLK Secara Masif

April 21, 2026

Forum Alumni Pimpinan Cipayung Mimika, Apresiasi kedatangan Wapres Di Papua Tengah Mimika

April 21, 2026

ANATOMI OTSUS DI PAPUA TENGAH: ANTARA ILUSI ARITMATIKADAN PENYANDERAAN KEWENANGAN

April 21, 2026

GMNI DKI Jakarta: MDCP RI–AS Jangan Jadi Pintu Ketergantungan Pertahanan

April 20, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, April 22, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Budaya

Sukses Gelar Syukuran Natal dan Tahun Baru 2026, Belajar Toleransi dari Suku Wiyaghar di Papua Selatan

in Budaya, Nusantara
0
46
SHARES
513
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Merauke — Sekitar 1.500 orang dari etnis Suku Wiyaghar menghadiri Syukuran Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 2026 yang digelar oleh Biro Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Suku Wiyaghar Papua Selatan, bertempat di Aula Wojtyla Keuskupan Agung Merauke (Rumah Bina Pangkat), Kelapa Lima, Sabtu (10/01/2026).

Kegiatan syukuran ini berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan semangat kebersamaan, sekaligus menjadi cerminan kuatnya nilai Toleransi antar umat beragama yang hidup dan terawat di tengah masyarakat Suku Wiyaghar.

RelatedPosts

Mudik dari Bali: ke Jawa, ke Lombok

Faya Naa: Aliansi Pengusaha OAP Desak Sagu, Singkong, dan Keladi Masuk Program Makanan Bergizi, Hashim Djojohadikusumo Beri Respons Positif

Membedah Paradoks Kwamki Narama, Antara Inersia Birokrasi dan Mandat Konstitusional Otsus

Ketua Panitia Pelaksana, Muh. Saleh Sangadji, yang merupakan bagian dari Suku Wiyaghar dan beragama Islam, menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya merupakan bukti nyata bahwa perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang dalam membangun persatuan dan keharmonisan.

> “Kegiatan ini adalah wujud nyata bahwa Suku Wiyaghar menjunjung tinggi nilai toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan. Kami ingin menunjukkan bahwa perbedaan agama justru memperkuat ikatan kekeluargaan,” ujar Muh. Saleh Sangadji.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, di antaranya Pemerintah Provinsi Papua Selatan, Pemerintah Kabupaten Merauke, Senator DPD RI Daerah Pemilihan Papua Selatan Bapak Friz Tobo Wakasu, DPRP Afirmasi Suku Wiyaghar, Majelis Rakyat Papua Selatan (MRPS) perwakilan adat Suku Wiyaghar, serta para ASN Suku Wiyaghar di tingkat kabupaten dan provinsi Papua Selatan.

> “Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran sekitar 1.500 orang yang berasal dari 7 rumpun Suku Wiyaghar yang bermukim di Kabupaten Merauke. Sementara itu, diketahui terdapat 16 rumpun lainnya yang tersebar di empat kabupaten serta wilayah lain di Papua,” Pungkasnya

Syukuran Natal dan Tahun Baru ini mengusung tema umum “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24), dengan tiga subtema utama, yaitu:

1. Dengan kelahiran Yesus Kristus, kita menyatukan harapan baru Suku Wiyaghar.

2. Suku Wiyaghar adalah peziarah harapan yang baru.

3. Suku Wiyaghar sebagai harapan janji perdamaian dan kesejahteraan.

Dalam terang Natal 2025/2026, masyarakat Wiyaghar memandang masa depan dengan iman dan pengharapan yang baru. 

Natal tidak hanya dimaknai sebagai perayaan kelahiran Yesus Kristus, tetapi juga sebagai tanda kehadiran Tuhan yang tidak pernah meninggalkan umat-Nya, termasuk Orang Wiyaghar di tanah leluhur Papua Selatan.

> “Harapan masa depan Orang Wiyaghar digambarkan sebagai masa depan yang dipulihkan oleh kasih Tuhan, di mana anak-anak Wiyaghar bertumbuh dalam iman, memperoleh pendidikan yang baik, serta tetap mengenal adat dan jati diri mereka,” Harapnya

Menurut, Muh. Saleh Sangadji, mereka dipersiapkan menjadi generasi yang cerdas, beriman, dan berani berdiri sejajar dengan suku-suku lain tanpa kehilangan identitas budaya.

Selain itu, keluarga-keluarga Wiyaghar diharapkan hidup dalam damai, saling menopang, saling mengampuni, serta menjauhi perpecahan akibat ego dan kepentingan sempit. Orang tua menjadi teladan, pemuda menjadi harapan, dan anak-anak menjadi janji Tuhan bagi masa depan.

> Melalui momentum Natal dan Tahun Baru ini, Orang Wiyaghar diajak untuk bangkit, mengambil peran aktif dalam pembangunan, menjaga keharmonisan bermasyarakat dan bernegara, serta merawat tanah, hutan, dan laut sebagai anugerah Tuhan demi keberlanjutan generasi mendatang.

Syukuran Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 ini menjadi titik awal lembaran baru bagi Orang Wiyaghar: masyarakat adat yang bermartabat, sejahtera, diberkati, serta konsisten menjaga toleransi antar umat beragama dari lingkup terkecil, yaitu keluarga, sekaligus menolak segala bentuk intoleransi yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Tags: Papua Selatan
Share18SendShare
Redaksi Papua

Redaksi Papua

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

Rolling Jabatan di Mimika Dipertanyakan, GMNI: Dimana Keterlibatan OAP Dimana Hak Kesulungan Amungme, Kamoro, dan 5 Suku Kerabat

Maret 11, 2026
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1

Dari Pemuda Untuk Negara , Pengurus Daerah Karang Taruna Kabupaten Mimika

April 22, 2026

Protokoler dan akumulasi kekecewaan pelayanan publik di Mimika ibarat BOM waktu yang meledak.

April 22, 2026

Kunjungi Raja Ampat, Senator PFM Minta Wapres Gibran Bangun 100 Rumah untuk Masyarakat Adat, Tanah 6 Hektare Sudah Disiapkan

April 22, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In