• Latest
  • Trending
  • All

Sukses Gelar Syukuran Natal dan Tahun Baru 2026, Belajar Toleransi dari Suku Wiyaghar di Papua Selatan

Januari 15, 2026

“TANAH PAPUA BUKAN TANAH KOSONG: DEWAN ADAT PERTANYAKAN HASIL JOB FAIR 2023 DAN NASIB ANAK DAERAH”

Mei 13, 2026

NORMAN DITUBUN APRESIASI PENYERAHAN SK PERPANJANGAN MASA JABATAN 133 KEPALA KAMPUNG DI MIMIKA

Mei 13, 2026

Buku “Prabowo dan Tantangan Penyelesaian Konflik Papua” Tuai Reaksi: Dari “Tamparan” hingga Seruan Rekonsiliasi

Mei 13, 2026

Menulis di Tengah Bisu: Ketika Pena Menjadi Perlawanan di Papua

Mei 13, 2026
DPW IMORI NTB Soroti Kesiapan Porprov 2026: Evaluasi Sistem Pembinaan hingga Potensi PON 2028

DPW IMORI NTB Soroti Kesiapan Porprov 2026: Evaluasi Sistem Pembinaan hingga Potensi PON 2028

Mei 12, 2026
Jelang Aksi Demontrasi di Titik Strategis, Aliansi PPS Kab. Sumbawa Ajak Masyarakat Berjuang Bersama

Jelang Aksi Demontrasi di Titik Strategis, Aliansi PPS Kab. Sumbawa Ajak Masyarakat Berjuang Bersama

Mei 12, 2026

OTONOMI KHUSUS TIDAK TURUN DARI LANGIT & OTSUS BUKAN HADIAH PEMERINTAH INDONESIA: OTSUS 2001 LAHIR KARENA TUNTUTAN PAPUA BARAT MERDEKA

Mei 12, 2026

Bupati Berau Minta PT TRH Utamakan Penyelesaian Humanis atas Sengketa Lahan Warga

Mei 12, 2026

Kejagung Tetapkan Pemilik PT TSHI Tersangka Korupsi Tambang Nikel Sultra

Mei 12, 2026

PEREMPUAN BUKAN SASARAN: GMNI TUNTUT PENGUSUTAN TUNTAS PENEMBAKAN DI TEMBAGAPURA

Mei 12, 2026

Sambut Kenaikan Isa Almasih, Penggiat Demokrasi Tangerang: Rawat Kebinekaan Lewat Kebijakan, Bukan Slogan

Mei 12, 2026

Antara Inisiatif Distrik dan Kelumpuhan DLH: Menimbang Keadilan dalam Penanganan Sampah Mimika

Mei 12, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, Mei 13, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Budaya

Sukses Gelar Syukuran Natal dan Tahun Baru 2026, Belajar Toleransi dari Suku Wiyaghar di Papua Selatan

in Budaya, Nusantara
0
47
SHARES
521
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Merauke — Sekitar 1.500 orang dari etnis Suku Wiyaghar menghadiri Syukuran Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 2026 yang digelar oleh Biro Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Suku Wiyaghar Papua Selatan, bertempat di Aula Wojtyla Keuskupan Agung Merauke (Rumah Bina Pangkat), Kelapa Lima, Sabtu (10/01/2026).

Kegiatan syukuran ini berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan semangat kebersamaan, sekaligus menjadi cerminan kuatnya nilai Toleransi antar umat beragama yang hidup dan terawat di tengah masyarakat Suku Wiyaghar.

RelatedPosts

Tingkatkan Kualitas Narasi,Museum Bala Datu Ranga Studi Banding ke Yogyakarta

Mudik dari Bali: ke Jawa, ke Lombok

Faya Naa: Aliansi Pengusaha OAP Desak Sagu, Singkong, dan Keladi Masuk Program Makanan Bergizi, Hashim Djojohadikusumo Beri Respons Positif

Ketua Panitia Pelaksana, Muh. Saleh Sangadji, yang merupakan bagian dari Suku Wiyaghar dan beragama Islam, menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya merupakan bukti nyata bahwa perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang dalam membangun persatuan dan keharmonisan.

> “Kegiatan ini adalah wujud nyata bahwa Suku Wiyaghar menjunjung tinggi nilai toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan. Kami ingin menunjukkan bahwa perbedaan agama justru memperkuat ikatan kekeluargaan,” ujar Muh. Saleh Sangadji.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, di antaranya Pemerintah Provinsi Papua Selatan, Pemerintah Kabupaten Merauke, Senator DPD RI Daerah Pemilihan Papua Selatan Bapak Friz Tobo Wakasu, DPRP Afirmasi Suku Wiyaghar, Majelis Rakyat Papua Selatan (MRPS) perwakilan adat Suku Wiyaghar, serta para ASN Suku Wiyaghar di tingkat kabupaten dan provinsi Papua Selatan.

> “Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran sekitar 1.500 orang yang berasal dari 7 rumpun Suku Wiyaghar yang bermukim di Kabupaten Merauke. Sementara itu, diketahui terdapat 16 rumpun lainnya yang tersebar di empat kabupaten serta wilayah lain di Papua,” Pungkasnya

Syukuran Natal dan Tahun Baru ini mengusung tema umum “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24), dengan tiga subtema utama, yaitu:

1. Dengan kelahiran Yesus Kristus, kita menyatukan harapan baru Suku Wiyaghar.

2. Suku Wiyaghar adalah peziarah harapan yang baru.

3. Suku Wiyaghar sebagai harapan janji perdamaian dan kesejahteraan.

Dalam terang Natal 2025/2026, masyarakat Wiyaghar memandang masa depan dengan iman dan pengharapan yang baru. 

Natal tidak hanya dimaknai sebagai perayaan kelahiran Yesus Kristus, tetapi juga sebagai tanda kehadiran Tuhan yang tidak pernah meninggalkan umat-Nya, termasuk Orang Wiyaghar di tanah leluhur Papua Selatan.

> “Harapan masa depan Orang Wiyaghar digambarkan sebagai masa depan yang dipulihkan oleh kasih Tuhan, di mana anak-anak Wiyaghar bertumbuh dalam iman, memperoleh pendidikan yang baik, serta tetap mengenal adat dan jati diri mereka,” Harapnya

Menurut, Muh. Saleh Sangadji, mereka dipersiapkan menjadi generasi yang cerdas, beriman, dan berani berdiri sejajar dengan suku-suku lain tanpa kehilangan identitas budaya.

Selain itu, keluarga-keluarga Wiyaghar diharapkan hidup dalam damai, saling menopang, saling mengampuni, serta menjauhi perpecahan akibat ego dan kepentingan sempit. Orang tua menjadi teladan, pemuda menjadi harapan, dan anak-anak menjadi janji Tuhan bagi masa depan.

> Melalui momentum Natal dan Tahun Baru ini, Orang Wiyaghar diajak untuk bangkit, mengambil peran aktif dalam pembangunan, menjaga keharmonisan bermasyarakat dan bernegara, serta merawat tanah, hutan, dan laut sebagai anugerah Tuhan demi keberlanjutan generasi mendatang.

Syukuran Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 ini menjadi titik awal lembaran baru bagi Orang Wiyaghar: masyarakat adat yang bermartabat, sejahtera, diberkati, serta konsisten menjaga toleransi antar umat beragama dari lingkup terkecil, yaitu keluarga, sekaligus menolak segala bentuk intoleransi yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Tags: Papua Selatan
Share19SendShare
Redaksi Papua

Redaksi Papua

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

PERNYATAAN SIKAP ATAS TINDAKAN OKNUM APARAT YANG MEMASUKI PASTORAN KATEDRAL TIGA RAJA MIMIKA TANPA IZIN DAN ETIKA

April 28, 2026
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1

“TANAH PAPUA BUKAN TANAH KOSONG: DEWAN ADAT PERTANYAKAN HASIL JOB FAIR 2023 DAN NASIB ANAK DAERAH”

Mei 13, 2026

NORMAN DITUBUN APRESIASI PENYERAHAN SK PERPANJANGAN MASA JABATAN 133 KEPALA KAMPUNG DI MIMIKA

Mei 13, 2026

Buku “Prabowo dan Tantangan Penyelesaian Konflik Papua” Tuai Reaksi: Dari “Tamparan” hingga Seruan Rekonsiliasi

Mei 13, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In