• Latest
  • Trending
  • All

Cinta Sejati: Bukan Soal Rasa, Tapi Komitmen yang Dijaga

Mei 15, 2025

Syamsul Hariyanto DPRD Tangsel Fraksi PDIP: RTRW Tangsel Harus Jadi Kontrak Sosial 20 Tahun untuk Warga

Mei 1, 2026

Amin Napitupulu Di Hari Buruh: Setiap Keringat Pekerja adalah Bagian dari Pembangunan Negeri

Mei 1, 2026
PNM Akan Dikelola Kementerian Keuangan, GMNI : PNM Harus Tetap Dengan Wajah Aslinya

PNM Akan Dikelola Kementerian Keuangan, GMNI : PNM Harus Tetap Dengan Wajah Aslinya

April 30, 2026

Gandeng Pemprov Bali, PT Aksara Cristy Legal Siap Luncurkan Mesin Olah Sampah Tanpa Asap

April 30, 2026

Atasi Krisis Sampah, PT Aksara Cristy Legal Siapkan Mesin Pirolisis Tanpa Pembakaran

April 30, 2026

Kuasa Hukum Dr. Togar Situmorang Sebut Vonis Tendensius, Ungkap DM ‘Siap Dipenjara’ Sebelum Palu Diketuk

April 30, 2026

“Perpustakaan Merah Putih Nawaripi Dapat Perhatian, Dinas Perpustakaan Mimika Lakukan Peninjauan”

April 30, 2026

“Akar Kegagalan Jakarta di Papua: Mengapa Aktivis Cipayung, BEM, dan KNPI Mulai Suarakan Papua Merdeka?”

April 29, 2026

YLBH Papua Tengah Desak Presiden Prabowo Minta Maaf Kepada Pihak Keuskupan Timika

April 29, 2026

DAD dan Korem 173/PVB Perkuat Ketahanan Pangan di Papua Tengah, Dorong Pangan Lokal dalam Program MBG

April 29, 2026

Salah satu Bakal Calon Ketua KNPI MIMIKA buka suara terkait Aksi agresif yang menghantui pemuka agama di mimika

April 29, 2026

TK/PAUD Merah Putih Nawaripi Terima Bantuan Printer dan ATK dari Pemerintah Kampung

April 29, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, Mei 1, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Opini

Cinta Sejati: Bukan Soal Rasa, Tapi Komitmen yang Dijaga

in Opini, Serba Serbi
0
35
SHARES
387
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Oleh : Tegar KKWP

Di zaman ketika “cinta” mudah sekali diucapkan namun sulit dipertanggungjawabkan, kita perlu duduk sejenak dan berpikir ulang:
Apa sebenarnya cinta itu? Apakah ia hanya sekadar rasa nyaman, jantung berdebar, atau senyuman manis saat mendengar pesan suara dari ayang?
Atau apakah cinta sejati memiliki makna yang jauh lebih dalam dan menuntut kedewasaan dari dua insan yang memilih untuk tetap tinggal?

RelatedPosts

Perang dan Senjakala Kemanusiaan

Seni Menjadi Pria Modern yang Berkualitas di Era Digital

Mudik dari Bali: ke Jawa, ke Lombok

Cinta sejati bukanlah kebetulan. Ia bukan juga bunga yang tumbuh liar tanpa akar. Ia adalah pohon besar yang tumbuh dari benih komitmen, disiram oleh kejujuran, dan dijaga dengan pengorbanan. Cinta sejati tidak datang karena kita “jatuh”, tapi karena kita memilih untuk tetap berdiri bersama, sekalipun dunia berubah.

Seringkali cinta disamakan dengan rasa. Tapi rasa adalah hal yang mudah berubah tergantung suasana hati, musim hidup, dan keadaan. Jika cinta dibangun di atas rasa, maka begitu rasa itu redup, ikatan itu pun goyah. Maka, cinta sejati tidak cukup hanya dirasa..
ia harus disepakati, dipahami, dan dijaga.

Banyak orang mencari cinta, tapi lupa bahwa cinta tidak harus dicari. Dulu, banyak pernikahan yang dimulai dari perjodohan Tanpa embel-embel pacaran bertahun-tahun. Tapi justru cinta lahir dan tumbuh dari situ: karena mereka tahu bahwa cinta bukan tentang menemukan orang yang “cocok”, tapi tentang menjadi pribadi yang layak dicintai dan berkomitmen untuk mencintai.

Komitmen adalah kunci utama. Ketika dua orang memutuskan untuk saling menjaga, saling memahami dan saling menanggung konsekuensi dari cinta mereka, maka dari situlah cinta sejati benar-benar hidup. Cinta sejati bukan soal siapa yang buat kita bahagia, tapi siapa yang tetap tinggal dan berjuang ketika kebahagiaan terasa jauh.

Namun, ini bukan berarti cinta harus kaku, atau dingin tanpa rasa. Justru di dalam komitmen itulah muncul rasa yang paling tulus. Rasa tenang karena tahu kamu tidak akan ditinggalkan. Rasa hangat karena tahu bahwa kamu dipilih, bukan hanya disukai. Rasa aman karena tahu bahwa kalian berdua sedang membangun sesuatu yang lebih besar dari sekadar perasaan sesaat.

Kita perlu berhenti memandang cinta sebagai hal yang impulsif dan romantis belaka. Cinta tidak seharusnya di slewengkan dengan nafsu yang dibungkus kata-kata indah. Jika cinta hanyalah pembenaran untuk mengejar kesenangan sendiri, maka ia kehilangan nilai sakralnya.

Cinta yang sejati akan mengajak kita berpikir. Ia bukan candu yang memabukkan, tapi cahaya yang menuntun. Ia akan mengajarkan tanggung jawab, bukan sekadar keintiman. Ia akan menuntut kesetiaan, bukan hanya kesenangan. Dan ia akan menumbuhkan makna, bukan hanya momen.

Jadi, bagi kamu yang sedang mencintai atau sedang menanti cinta: tanyakan pada dirimu, apakah yang kau cari adalah rasa… atau komitmen?
Karena sejatinya, rasa bisa datang dan pergi. Tapi komitmen yang tulus itulah yang akan menjaga cinta tetap hidup, bahkan ketika semua rasa telah diuji oleh waktu… (っ˘ω˘ς )

Tags: cinta
Share14SendShare
Siasat ID

Siasat ID

surel: siasatindonesia [at] gmail.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

PERNYATAAN SIKAP ATAS TINDAKAN OKNUM APARAT YANG MEMASUKI PASTORAN KATEDRAL TIGA RAJA MIMIKA TANPA IZIN DAN ETIKA

April 28, 2026
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1

Syamsul Hariyanto DPRD Tangsel Fraksi PDIP: RTRW Tangsel Harus Jadi Kontrak Sosial 20 Tahun untuk Warga

Mei 1, 2026

Amin Napitupulu Di Hari Buruh: Setiap Keringat Pekerja adalah Bagian dari Pembangunan Negeri

Mei 1, 2026
PNM Akan Dikelola Kementerian Keuangan, GMNI : PNM Harus Tetap Dengan Wajah Aslinya

PNM Akan Dikelola Kementerian Keuangan, GMNI : PNM Harus Tetap Dengan Wajah Aslinya

April 30, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In