• Latest
  • Trending
  • All

DARAH SIPIL KEMBALI TUMPAH DI TEMBAGAPURA

Mei 9, 2026

Diskusi Film Pesta Babi soal Papua Dibubarkan di Dua Kampus, Akademisi: Otoritarianisme Dibangun Ulang

Mei 8, 2026

Menagih Kejujuran Teknokrasi: Di Balik Retorika Sampah dan Banjir Mimika

Mei 8, 2026

Refleksi GMNI Mimika: Antara Industri, Keadilan Sosial, dan Masa Depan SDM Papua

Mei 8, 2026

Dinkes Mimika Perketat Screening HIV dan Sifilis di THM, WPS Positif HIV Akan Dipulangkan

Mei 8, 2026

Krisis Drainase Mimika: Sungai Menyempit, Warga Menanggung Banjir

Mei 8, 2026

Driver Ojol Gelar Tasyakuran Usai Potongan Aplikasi Dipangkas Jadi 8 Persen

Mei 8, 2026

Menuju Konferensi Dewan Adat Papua Pleno XIX dari 7 Wilayah Adat PapuaDewan Adat Daerah Mimika Matangkan Persiapan Konsolidasi Masyarakat Adat Mimika 2026

Mei 8, 2026
DPD GMNI NTB dan BEMNUS Bali-Nusra Gelar Nobar Film Dokumenter, Soroti Krisis Lingkungan dan Ancaman terhadap Masyarakat Adat

DPD GMNI NTB dan BEMNUS Bali-Nusra Gelar Nobar Film Dokumenter, Soroti Krisis Lingkungan dan Ancaman terhadap Masyarakat Adat

Mei 7, 2026

Tingkatkan Kualitas Narasi,Museum Bala Datu Ranga Studi Banding ke Yogyakarta

Mei 7, 2026

Pakar: Beda Restorative dan Rehabilitative Justice Bagai Bumi-Langit, Penegak Hukum Narkotika Kerap Offside

Mei 7, 2026
Anomali LPG di Timika: Antara Kelumpuhan Teknokratis dan Anarki Pasar

Anomali LPG di Timika: Antara Kelumpuhan Teknokratis dan Anarki Pasar

Mei 7, 2026

Ahli Waris Girik C.428 Surati Komisi II DPR: Minta Kawal Audit HGB PT Jaya Real Property di Tangsel

Mei 7, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, Mei 9, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Uncategorized

DARAH SIPIL KEMBALI TUMPAH DI TEMBAGAPURA

in Uncategorized
0
23
SHARES
259
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Suara tembakan kembali memecah sunyi pegunungan Tembagapura. Di tengah situasi keamanan yang terus memanas, warga sipil kembali menjadi korban. Sedikitnya beberapa warga dilaporkan meninggal dunia dan lainnya mengalami luka-luka dalam insiden penembakan yang terjadi di kawasan Kali Kabur, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika.

Peristiwa tragis ini memicu kepanikan besar-besaran. Ratusan warga memilih meninggalkan lokasi dan mengungsi ke tempat yang dianggap lebih aman. Tangisan keluarga korban, kepanikan anak-anak, hingga ketakutan masyarakat menjadi gambaran nyata dari situasi mencekam yang kembali menghantui tanah Papua, khususnya Mimika.

RelatedPosts

Diskusi Film Pesta Babi soal Papua Dibubarkan di Dua Kampus, Akademisi: Otoritarianisme Dibangun Ulang

Menagih Kejujuran Teknokrasi: Di Balik Retorika Sampah dan Banjir Mimika

Refleksi GMNI Mimika: Antara Industri, Keadilan Sosial, dan Masa Depan SDM Papua

Menurut keterangan warga setempat, korban diduga merupakan masyarakat sipil yang sedang beraktivitas di sekitar area pendulangan. Namun hingga kini, penyebab pasti dan kronologi lengkap kejadian masih simpang siur. Aparat keamanan disebut telah melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak.

Insiden ini kembali memunculkan pertanyaan besar tentang jaminan keamanan masyarakat sipil di wilayah konflik. Di saat rakyat kecil hanya ingin bekerja dan bertahan hidup, nyawa mereka justru berada di tengah ancaman kekerasan bersenjata yang terus berulang.

Pemuda Muslim Mimika mendesak agar seluruh pihak menahan diri dan mengutamakan keselamatan warga sipil. Mereka menilai konflik berkepanjangan hanya akan meninggalkan trauma, ketakutan, dan penderitaan bagi masyarakat yang tidak terlibat langsung dalam pertikaian.

“Jangan jadikan rakyat kecil sebagai korban dari konflik yang tidak mereka inginkan. Tanah ini butuh kedamaian, bukan darah yang terus tumpah,” ujar salah satu Pemuda Muslim Mimika.

Hingga berita ini diterbitkan, situasi di beberapa titik sekitar Tembagapura dilaporkan masih dalam pengawasan aparat keamanan. Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, serta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keamanan dan kemanusiaan harus menjadi prioritas utama di Tanah Papua. Sebab ketika warga sipil kembali menjadi korban, maka sesungguhnya kemanusiaan sedang dipertaruhkan.

Share9SendShare
Redaksi Papua

Redaksi Papua

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

PERNYATAAN SIKAP ATAS TINDAKAN OKNUM APARAT YANG MEMASUKI PASTORAN KATEDRAL TIGA RAJA MIMIKA TANPA IZIN DAN ETIKA

April 28, 2026
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1

DARAH SIPIL KEMBALI TUMPAH DI TEMBAGAPURA

Mei 9, 2026

Diskusi Film Pesta Babi soal Papua Dibubarkan di Dua Kampus, Akademisi: Otoritarianisme Dibangun Ulang

Mei 8, 2026

Menagih Kejujuran Teknokrasi: Di Balik Retorika Sampah dan Banjir Mimika

Mei 8, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In