• Latest
  • Trending
  • All

Diskusi Film Pesta Babi soal Papua Dibubarkan di Dua Kampus, Akademisi: Otoritarianisme Dibangun Ulang

Mei 8, 2026

DARAH SIPIL KEMBALI TUMPAH DI TEMBAGAPURA

Mei 9, 2026

Menagih Kejujuran Teknokrasi: Di Balik Retorika Sampah dan Banjir Mimika

Mei 8, 2026

Refleksi GMNI Mimika: Antara Industri, Keadilan Sosial, dan Masa Depan SDM Papua

Mei 8, 2026

Dinkes Mimika Perketat Screening HIV dan Sifilis di THM, WPS Positif HIV Akan Dipulangkan

Mei 8, 2026

Krisis Drainase Mimika: Sungai Menyempit, Warga Menanggung Banjir

Mei 8, 2026

Driver Ojol Gelar Tasyakuran Usai Potongan Aplikasi Dipangkas Jadi 8 Persen

Mei 8, 2026

Menuju Konferensi Dewan Adat Papua Pleno XIX dari 7 Wilayah Adat PapuaDewan Adat Daerah Mimika Matangkan Persiapan Konsolidasi Masyarakat Adat Mimika 2026

Mei 8, 2026
DPD GMNI NTB dan BEMNUS Bali-Nusra Gelar Nobar Film Dokumenter, Soroti Krisis Lingkungan dan Ancaman terhadap Masyarakat Adat

DPD GMNI NTB dan BEMNUS Bali-Nusra Gelar Nobar Film Dokumenter, Soroti Krisis Lingkungan dan Ancaman terhadap Masyarakat Adat

Mei 7, 2026

Tingkatkan Kualitas Narasi,Museum Bala Datu Ranga Studi Banding ke Yogyakarta

Mei 7, 2026

Pakar: Beda Restorative dan Rehabilitative Justice Bagai Bumi-Langit, Penegak Hukum Narkotika Kerap Offside

Mei 7, 2026
Anomali LPG di Timika: Antara Kelumpuhan Teknokratis dan Anarki Pasar

Anomali LPG di Timika: Antara Kelumpuhan Teknokratis dan Anarki Pasar

Mei 7, 2026

Ahli Waris Girik C.428 Surati Komisi II DPR: Minta Kawal Audit HGB PT Jaya Real Property di Tangsel

Mei 7, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, Mei 9, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Diskusi Film Pesta Babi soal Papua Dibubarkan di Dua Kampus, Akademisi: Otoritarianisme Dibangun Ulang

in Uncategorized
0
24
SHARES
272
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

JAKARTA, — Film Pesta Babi adalah cermin kengerian yang terjadi di Papua Selatan. Film ini mengangkat kisah masyarakat adat yang berjuang melawan eksploitasi tak berujung dan bayang-bayang militerisme demi proyek 2,5 juta hektare lahan.

Seharusnya, film ini menjadi alat belajar di kampus agar mahasiswa tidak berjarak dengan realitas. Namun, kenyataannya berbanding terbalik:

RelatedPosts

DARAH SIPIL KEMBALI TUMPAH DI TEMBAGAPURA

Menagih Kejujuran Teknokrasi: Di Balik Retorika Sampah dan Banjir Mimika

Refleksi GMNI Mimika: Antara Industri, Keadilan Sosial, dan Masa Depan SDM Papua

Di Universitas Mataram, acara diskusi dibubarkan oleh birokrasi kampus.
Di UNDIKMA, polisi dikerahkan masuk ke ruang akademik.

Pertanyaannya: Apa yang salah dengan menonton film dan berdiskusi?

Apakah kebenaran tentang Papua begitu menakutkan bagi akreditasi atau finansial kampus?

Ini adalah peringatan keras. Kita tidak sedang berada dalam demokrasi yang sekadar cacat, melainkan otoritarianisme yang dibangun ulang.

Mari jaga ruang aman kita sebelum semuanya dibungkam habis.

Apa Itu Film Pesta Babi?
Film dokumenter ini bukan sekadar tontonan, melainkan saksi bisu atas kondisi masyarakat adat di Papua Selatan yang terhimpit Proyek Strategis Nasional. Pemerintah pusat di Jakarta menjalankan proyek pembukaan hutan seluas 2,5 juta hektare di Merauke, Boven Digoel, dan Mappi dengan dalih ketahanan pangan dan energi.

Realitas yang Didokumentasikan
Film ini mengungkap sisi gelap pembangunan: konflik agraria dan perampasan ruang hidup; kerusakan lingkungan akibat eksploitasi kapital; serta militerisme yang membayangi setiap aktivitas masyarakat adat. Negara hadir sebagai aktor utama di balik kengerian yang terjadi di daerah lain.

Mengapa Kampus Harus Menonton?
Film ini adalah instrumen pendidikan penting. Kampus seharusnya memastikan mahasiswa tidak berjarak dari realitas sosial. Dunia akademik perlu menyadari bahwa eksploitasi alam, penindasan manusia, dan bahaya militerisme bagi warga sipil adalah fakta nyata yang masih terjadi hingga hari ini.

Ironi Pembungkaman di Unram
Alih-alih memfasilitasi diskusi, Universitas Mataram justru membatasi ruang kritis. Pada 7 Mei 2026, Wakil Rektor 3 bersama puluhan Satpam membubarkan paksa nonton bareng dan diskusi film Pesta Babi di lingkungan kampus tanpa alasan yang jelas.

Polisi Masuk Kampus
Kejadian serupa menimpa mahasiswa UNDIKMA pada 27 April 2026. Saat mahasiswa khidmat menyaksikan film, pihak kepolisian datang membubarkan agenda atas instruksi Rektor. Otoritas kampus gagal menjelaskan mengapa diskusi ilmiah ini dianggap sebagai ancaman.

Pertanyaan Besar untuk Akademisi
Apa salahnya sebuah film ditonton dan didiskusikan oleh mahasiswa? Apakah merugikan finansial? Apakah menurunkan akreditasi? Atau justru, kampus bukan lagi ruang aman bagi pemikiran kritis yang membangun?

Wajah Asli Otoritarianisme
Pembubaran paksa diskusi ilmiah adalah bentuk pengkhianatan ilmu pengetahuan terhadap kekuasaan yang otoriter. Inilah wajah rezim anti-demokrasi yang disokong militerisme. Mereka tak lagi segan menunjukkan kecenderungan otoritarianisme di institusi pendidikan yang seharusnya menjamin kebebasan berpendapat.

Peringatan untuk Kita Semua
Ini adalah peringatan keras bagi mahasiswa dan rakyat Indonesia. Kita tidak sedang berada dalam sistem demokrasi yang sekadar cacat, melainkan otoritarianisme yang dibangun ulang dan dibungkus dengan stabilitas semu ala kekuasaan yang menindas.

Share10SendShare
Redaksi Papua

Redaksi Papua

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

PERNYATAAN SIKAP ATAS TINDAKAN OKNUM APARAT YANG MEMASUKI PASTORAN KATEDRAL TIGA RAJA MIMIKA TANPA IZIN DAN ETIKA

April 28, 2026
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1

DARAH SIPIL KEMBALI TUMPAH DI TEMBAGAPURA

Mei 9, 2026

Diskusi Film Pesta Babi soal Papua Dibubarkan di Dua Kampus, Akademisi: Otoritarianisme Dibangun Ulang

Mei 8, 2026

Menagih Kejujuran Teknokrasi: Di Balik Retorika Sampah dan Banjir Mimika

Mei 8, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In