• Latest
  • Trending
  • All
GSNI Surabaya Sebut Wacana Penulisan Ulang Sejarah Indonesia Bentuk Penghianatan Integritas Bangsa

GSNI Surabaya Sebut Wacana Penulisan Ulang Sejarah Indonesia Bentuk Penghianatan Integritas Bangsa

Juni 13, 2025
PNM Akan Dikelola Kementerian Keuangan, GMNI : PNM Harus Tetap Dengan Wajah Aslinya

PNM Akan Dikelola Kementerian Keuangan, GMNI : PNM Harus Tetap Dengan Wajah Aslinya

April 30, 2026

Gandeng Pemprov Bali, PT Aksara Cristy Legal Siap Luncurkan Mesin Olah Sampah Tanpa Asap

April 30, 2026

Atasi Krisis Sampah, PT Aksara Cristy Legal Siapkan Mesin Pirolisis Tanpa Pembakaran

April 30, 2026

Kuasa Hukum Dr. Togar Situmorang Sebut Vonis Tendensius, Ungkap DM ‘Siap Dipenjara’ Sebelum Palu Diketuk

April 30, 2026

“Perpustakaan Merah Putih Nawaripi Dapat Perhatian, Dinas Perpustakaan Mimika Lakukan Peninjauan”

April 30, 2026

“Akar Kegagalan Jakarta di Papua: Mengapa Aktivis Cipayung, BEM, dan KNPI Mulai Suarakan Papua Merdeka?”

April 29, 2026

YLBH Papua Tengah Desak Presiden Prabowo Minta Maaf Kepada Pihak Keuskupan Timika

April 29, 2026

DAD dan Korem 173/PVB Perkuat Ketahanan Pangan di Papua Tengah, Dorong Pangan Lokal dalam Program MBG

April 29, 2026

Salah satu Bakal Calon Ketua KNPI MIMIKA buka suara terkait Aksi agresif yang menghantui pemuka agama di mimika

April 29, 2026

TK/PAUD Merah Putih Nawaripi Terima Bantuan Printer dan ATK dari Pemerintah Kampung

April 29, 2026

PERNYATAAN SIKAP ATAS TINDAKAN OKNUM APARAT YANG MEMASUKI PASTORAN KATEDRAL TIGA RAJA MIMIKA TANPA IZIN DAN ETIKA

April 28, 2026

DPP GMNI MENDESAK KEMENTERIAN KEHUTANAN MENINJAU KEMBALI STATUS TAMAN NASIONAL MUTIS TIMAU

April 28, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, Mei 1, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Budaya

GSNI Surabaya Sebut Wacana Penulisan Ulang Sejarah Indonesia Bentuk Penghianatan Integritas Bangsa

in Budaya, Edukasi, Opini
0
GSNI Surabaya Sebut Wacana Penulisan Ulang Sejarah Indonesia Bentuk Penghianatan Integritas Bangsa
35
SHARES
388
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Ketua DPC GsnI Surabaya, Reyki Khairan Ananta (dok/ist.)

Surabaya, Siasat ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) Surabaya menyampaikan keprihatinan mendalam terkait wacana penulisan ulang sejarah Indonesia yang belakangan mencuat di kalangan pemerintah, khususnya Kementrian Kebudayaan. Dalam pernyataan resmi yang dirilis hari ini, DPC GSNI Surabaya menegaskan bahwa sejarah tidak boleh ditulis ulang berdasarkan kepentingan politik atau narasi sepihak.

RelatedPosts

GSNI Lumajang Kobarkan Semangat Nasionalisme Melalui Seminar “Rise of Young Patriots

UMKABA Gelar Job Fair, Perkuat Skema Kuliah Sambil Kerja bagi Lulusan SMA/SMK

Perang dan Senjakala Kemanusiaan

Ketua DPC GSNI Surabaya, Reyki Khairan Ananta, menilai bahwa sejarah seharusnya berdiri tegak atas dasar objektivitas dan kebenaran ilmiah, bukan berdasarkan subjektivitas kekuasaan atau kepentingan elite tertentu.

“Kami menolak segala bentuk manipulasi sejarah, termasuk penghilangan, pemolesan, ataupun pengaburan peran tokoh-tokoh penting bangsa seperti Bung Karno,” tegas Reyki, Kamis (12/6/2025).

Sejarah yang Direkayasa Adalah Pengkhianatan terhadap Bangsa, DPC GSNI Surabaya menyatakan bahwa sejumlah narasi sejarah saat ini banyak yang telah mengalami distorsi. Beberapa fakta sejarah penting, seperti peran Ir. Soekarno dalam membentuk jati diri dan arah ideologi bangsa, perlahan-lahan mulai dipinggirkan dari buku pelajaran maupun narasi publik.

Sebaliknya, masa Orde Baru yang diduga melakukan banyak pelanggaran hak asasi manusia justru dikhawatirkan akan dibersihkan dari cacat sejarahnya melalui penulisan ulang tersebut. Menurut GSNI, ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap integritas sejarah dan terhadap generasi muda yang berhak mendapatkan pendidikan sejarah yang utuh dan jujur. Sejarah Orde Baru penuh dengan represi, pembungkaman, dan pelanggaran HAM seperti peristiwa 1965, Petrus, Talangsari, hingga reformasi 1998. Jika sejarah-sejarah ini dihapus atau dibersihkan dari luka, maka kita sedang mengulang kekeliruan masa lalu.

Revisi Kurikulum Sejarah, apa yang Sebenarnya Terjadi?Pernyataan GSNI ini muncul di tengah kontroversi mengenai penulisan Sejarah ulang nasional sekaligus revisi kurikulum sejarah nasional yang sejak 2020 hingga kini terus mengalami evaluasi oleh Kemendikbudristek. (Sebelum dipecah menjadi tiga kementrian). Salah satu isu yang sempat mencuat adalah rencana pengurangan atau bahkan penghapusan pembelajaran sejarah sebagai mata pelajaran wajib di jenjang SMA/SMK, yang sempat memicu polemik luas di masyarakat.

Meski Kementerian sempat mengklarifikasi bahwa sejarah tetap menjadi bagian penting dalam kurikulum, kekhawatiran mengenai adanya “penyesuaian narasi” tetap menjadi sorotan. Banyak pihak, termasuk sejarawan dan pengamat pendidikan, menilai ada kecenderungan memutihkan beberapa sisi gelap sejarah nasional.

GSNI Serukan Keterlibatan Sejarawan Independen DPC GSNI Surabaya juga mendesak pemerintah agar melibatkan sejarawan independen dan akademisi dalam setiap upaya penulisan sejarah. Proses penulisan sejarah seharusnya dilakukan dengan pendekatan akademik yang transparan, berdasarkan bukti-bukti yang dapat diverifikasi, serta terbuka terhadap kritik dan diskusi.

“Sejarah bukan milik pemerintah, bukan pula milik rezim. Sejarah adalah milik rakyat dan kebenaran. Oleh sebab itu, prosesnya harus demokratis dan akuntabel,” ujar Reyki.

Menjaga Ingatan Kolektif Bangsa, GSNI menegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarahnya—baik gemilang maupun kelamnya.

“Penulisan sejarah ulang bukanlah masalah apabila dilakukan untuk memperkaya perspektif dan memperbaiki kesalahan faktual, tetapi menjadi berbahaya jika digunakan sebagai alat kontrol narasi untuk mengaburkan kebenaran demi kepentingan penguasa,” ujar Reyki.

Kami menyerukan kepada seluruh elemen bangsa, khususnya pelajar dan mahasiswa, untuk menjaga ingatan kolektif kita terhadap sejarah. Jangan biarkan sejarah ditulis ulang hanya untuk menyenangkan mereka yang berkuasa.

“Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah, Bangsa yang besar adalah bangsa yang tak melupakan sejarahnya. Jangan sekali-kali melupakan Sejarah,” Bung Karno.

Tags: Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI)GSNI SurabayaKemendikbud Ristek RIWacana Penulisan Ulang Sejarah Indonesia
Share14SendShare
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

PERNYATAAN SIKAP ATAS TINDAKAN OKNUM APARAT YANG MEMASUKI PASTORAN KATEDRAL TIGA RAJA MIMIKA TANPA IZIN DAN ETIKA

April 28, 2026
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1
PNM Akan Dikelola Kementerian Keuangan, GMNI : PNM Harus Tetap Dengan Wajah Aslinya

PNM Akan Dikelola Kementerian Keuangan, GMNI : PNM Harus Tetap Dengan Wajah Aslinya

April 30, 2026

Gandeng Pemprov Bali, PT Aksara Cristy Legal Siap Luncurkan Mesin Olah Sampah Tanpa Asap

April 30, 2026

Atasi Krisis Sampah, PT Aksara Cristy Legal Siapkan Mesin Pirolisis Tanpa Pembakaran

April 30, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In