• Latest
  • Trending
  • All
Disorot Dunia, Konflik Cek Bocek Kini Jadi Atensi Aliansi Tambang Global (MSAA)

Disorot Dunia, Konflik Cek Bocek Kini Jadi Atensi Aliansi Tambang Global (MSAA)

Januari 22, 2026

Syamsul Hariyanto DPRD Tangsel Fraksi PDIP: RTRW Tangsel Harus Jadi Kontrak Sosial 20 Tahun untuk Warga

Mei 1, 2026

Amin Napitupulu Di Hari Buruh: Setiap Keringat Pekerja adalah Bagian dari Pembangunan Negeri

Mei 1, 2026
PNM Akan Dikelola Kementerian Keuangan, GMNI : PNM Harus Tetap Dengan Wajah Aslinya

PNM Akan Dikelola Kementerian Keuangan, GMNI : PNM Harus Tetap Dengan Wajah Aslinya

April 30, 2026

Gandeng Pemprov Bali, PT Aksara Cristy Legal Siap Luncurkan Mesin Olah Sampah Tanpa Asap

April 30, 2026

Atasi Krisis Sampah, PT Aksara Cristy Legal Siapkan Mesin Pirolisis Tanpa Pembakaran

April 30, 2026

Kuasa Hukum Dr. Togar Situmorang Sebut Vonis Tendensius, Ungkap DM ‘Siap Dipenjara’ Sebelum Palu Diketuk

April 30, 2026

“Perpustakaan Merah Putih Nawaripi Dapat Perhatian, Dinas Perpustakaan Mimika Lakukan Peninjauan”

April 30, 2026

“Akar Kegagalan Jakarta di Papua: Mengapa Aktivis Cipayung, BEM, dan KNPI Mulai Suarakan Papua Merdeka?”

April 29, 2026

YLBH Papua Tengah Desak Presiden Prabowo Minta Maaf Kepada Pihak Keuskupan Timika

April 29, 2026

DAD dan Korem 173/PVB Perkuat Ketahanan Pangan di Papua Tengah, Dorong Pangan Lokal dalam Program MBG

April 29, 2026

Salah satu Bakal Calon Ketua KNPI MIMIKA buka suara terkait Aksi agresif yang menghantui pemuka agama di mimika

April 29, 2026

TK/PAUD Merah Putih Nawaripi Terima Bantuan Printer dan ATK dari Pemerintah Kampung

April 29, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, Mei 1, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Disorot Dunia, Konflik Cek Bocek Kini Jadi Atensi Aliansi Tambang Global (MSAA)

in Ekonomi Bisnis
0
Disorot Dunia, Konflik Cek Bocek Kini Jadi Atensi Aliansi Tambang Global (MSAA)
41
SHARES
456
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Washington DC, Siasat ID – Konflik agraria di Blok Elang, Kabupaten Sumbawa, kini bukan lagi sekadar isu daerah. Kasus ini resmi menjadi sorotan dunia setelah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Daerah Sumbawa tampil dalam peluncuran koalisi internasional Mining Standards Accountability Alliance (MSAA) yang berpusat di Washington DC, Amerika Serikat.
Dalam forum global yang dihadiri oleh jaringan pengawas industri ekstraktif dari berbagai benua tersebut, Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) AMAN Sumbawa, Febriyan Anindita, S.H., memaparkan fakta bahwa standar “tambang bertanggung jawab” yang diklaim perusahaan, gagal melindungi hak-hak Masyarakat Adat Cek Bocek Selesek Reen Sury.


Masuknya kasus Cek Bocek dalam agenda peluncuran MSAA, sebuah aliansi yang didukung organisasi besar seperti Earthworks dan Public Citizen menandakan bahwa rantai pasok tembaga dari Sumbawa kini berada dalam radar pengawasan ketat pembeli global.

RelatedPosts

PNM Akan Dikelola Kementerian Keuangan, GMNI : PNM Harus Tetap Dengan Wajah Aslinya

ATR/BPN Siapkan Lahan PSN untuk Perumahan, GMNI Ingatkan Risiko Konflik Agraria

DPP GMNI Gelar Bakti Sosial Ekologis di Cilegon, Tegaskan Komitmen Lingkungan dan Ekonomi Kerakyatan

Buka Data Aliran Dana Rp 47 Miliar
Dalam paparannya yang disiarkan langsung secara internasional, Febriyan membongkar data finansial terkait aktivitas PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMNT).

“Kami membuktikan di hadapan forum internasional bahwa ada aliran dana belanja modal (Capex) sebesar US$ 3,03 Juta (sekitar Rp 47 Miliar) yang dialokasikan khusus untuk eksplorasi di Blok Elang. Dana ini digunakan untuk membiayai pengeboran dan masuknya alat berat ke wilayah adat yang masih bersengketa, tanpa persetujuan masyarakat (FPIC),” tegas Febriyan, Kamis (22/1/2026).

Ia menyebut dana tersebut sebagai “investasi aktif dalam perampasan lahan”, yang bertentangan dengan prinsip-prinsip keberlanjutan yang kerap digembar-gemborkan industri.

Skandal Klaim (Misleading)

Poin paling krusial yang diungkap dalam forum tersebut adalah konfirmasi tertulis dari lembaga sertifikasi The Copper Mark. AMAN Sumbawa menyatakan bahwa lembaga yang berbasis di Inggris tersebut telah mengakui bahwa klaim keberlanjutan PT AMNT dalam laporan tahunannya bersifat Misleading.

Perusahaan dinilai telah membangun persepsi keliru kepada investor seolah-olah sertifikasi di situs Batu Hijau juga mencakup kepatuhan HAM di wilayah ekspansi Elang.

“Pengakuan lembaga internasional ini memvalidasi laporan kami. Klaim ‘hijau’ perusahaan ternyata tidak diakui validitasnya oleh pemilik standar itu sendiri. Ini peringatan keras bagi investor bahwa ada risiko reputasi serius di balik operasi tambang ini,” tambah Febriyan.

Desakan kepada Pemerintah dan Pembeli Global

Melalui momentum peluncuran MSAA ini, AMAN Sumbawa menyerukan desakan:

Kepada Pemerintah: Melakukan moratorium (penghentian sementara) seluruh aktivitas eksplorasi di Hutan Dodo sampai konflik diselesaikan.

Kepada Pembeli (Buyers): Khususnya produsen kendaraan listrik (EV) seperti Tesla dan Ford, untuk menangguhkan pembelian tembaga yang berasal dari wilayah konflik agraria.

“Dunia kini mengawasi Sumbawa. Jangan sampai nama Indonesia tercoreng karena membiarkan pelanggaran hak masyarakat adat demi investasi yang tidak prosedural,” pungkasnya.

Tentang Mining Standards Accountability Alliance (MSAA):
MSAA adalah koalisi global organisasi masyarakat sipil dan perwakilan masyarakat adat yang bekerja untuk menuntut akuntabilitas standar industri pertambangan dan mencegah praktik greenwashing dalam rantai pasok transisi energi.

Tags: AMAN SumbawaPT AMNT
Share16SendShare
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

PERNYATAAN SIKAP ATAS TINDAKAN OKNUM APARAT YANG MEMASUKI PASTORAN KATEDRAL TIGA RAJA MIMIKA TANPA IZIN DAN ETIKA

April 28, 2026
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1

Syamsul Hariyanto DPRD Tangsel Fraksi PDIP: RTRW Tangsel Harus Jadi Kontrak Sosial 20 Tahun untuk Warga

Mei 1, 2026

Amin Napitupulu Di Hari Buruh: Setiap Keringat Pekerja adalah Bagian dari Pembangunan Negeri

Mei 1, 2026
PNM Akan Dikelola Kementerian Keuangan, GMNI : PNM Harus Tetap Dengan Wajah Aslinya

PNM Akan Dikelola Kementerian Keuangan, GMNI : PNM Harus Tetap Dengan Wajah Aslinya

April 30, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In