• Latest
  • Trending
  • All

Hentikan Bercanda tentang Virus Corona, Kasihani Kami yang Sedang Was-was

Maret 18, 2020

Junk Fee: Ilusi Angka dan Remah Konsumsi Digital

Januari 18, 2026

Ibadah Syukur ke-89 Tahun Pekabaran Injil, Keluarga Besar A3 Mimika Teguhkan Iman dan Persaudaraan Lewat Ibadah Bersama

Januari 18, 2026

“YESUS – Sang Pencipta Impian” Karya Yulianus Mote Hadirkan Perspektif Rohani tentang Makna Impian

Januari 18, 2026

DPC GMNI Kabupaten Mimika dan Pemerintah Distrik Mimika Barat Jauh Perkuat Sinergi Pembangunan

Januari 18, 2026

MUSRENBANG KAMPUNG NAWARIPI TAHUN 2025 DESA MANDIRI NAWARIPI MENUJU DESA SWASEMBADA NAWARIPI

Januari 15, 2026
Tim Advokasi untuk Demokrasi Melawan Pembungkaman, Merawat Demokrasi: Aktivis dan Konten Kreator Laporkan Teror ke Polisi

Tim Advokasi untuk Demokrasi Melawan Pembungkaman, Merawat Demokrasi: Aktivis dan Konten Kreator Laporkan Teror ke Polisi

Januari 15, 2026

Ketua KNPI Jayawijaya Hengky Hilapok Temui Wapres Gibran, Dorong Pusat Konsolidasi Pemuda di Wamena

Januari 15, 2026

Dari Wamena, Pemuda Papua Pegunungan dan Wapres Gibran Satukan Harapan Pembangunan

Januari 14, 2026

Sinergi Pemerintah Pusat dan Desa, Bantuan Sembako Disalurkan ke Nawaripi Jaya

Januari 15, 2026

Gerbang Tertutup, Cita-Cita Tertahan: Aksi Pemalangan dan Darurat Pendidikan di Mimika

Januari 15, 2026

Musdus Nawaripi, Pemerintah Kampung Ingatkan Program Harus Berpihak ke Warga

Januari 15, 2026
Kedaulatan Rakyat Tak Bisa Diwakilkan: Menjaga Amanat Rakyat sebagai Fondasi Demokrasi yang Berdaulat

Kedaulatan Rakyat Tak Bisa Diwakilkan: Menjaga Amanat Rakyat sebagai Fondasi Demokrasi yang Berdaulat

Januari 11, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, Januari 18, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Opini

Hentikan Bercanda tentang Virus Corona, Kasihani Kami yang Sedang Was-was

in Opini
0
23
SHARES
260
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Ribut Wijoto

SEMAKIN HARI VIRUS CORONA (Covid-19) semakin mendekat dalam kehidupan kami. Virus ini bukan lagi berita internasional. Bukan lagi fenomena mematikan yang terjadi di Wuhan, China. Tetapi dia telah merangsek dalam kehidupan pribadi kami. Mengubah cara hidup keseharian kami.

RelatedPosts

Junk Fee: Ilusi Angka dan Remah Konsumsi Digital

Kedaulatan Rakyat Tak Bisa Diwakilkan: Menjaga Amanat Rakyat sebagai Fondasi Demokrasi yang Berdaulat

Hantu Lebih Rasional dari Bulldozer

Bulan Februari 2020 kemarin, kami masih bisa tenang-tenang saja membaca pemberitaan tentang orang-orang yang jatuh sakit dan sebagian meninggal akibat virus corona. Bersimpati namun tanpa rasa khawatir. Kami malah heran dengan orang-orang, yang katanya, suka makan daging kelelawar. Hewan yang bagi kami sangat menjijikkan.

Ketika itu, kami memang menyadari bahwa virus corona sangat berbahaya. Virus yang mampu merenggut nyawa manusia. Tetapi kami tidak khawatir. Kami membaca corona seperti membaca berita tentang rudal-rudal yang melayang di atas wilayah Timur Tengah. Perisitiwa mematikan yang terjadi di tempat jauh. Sama sekali tidak membahayakan kami, kami yang berada di sini, di Indonesia.

Namun segalanya bergerak sangat cepat. Tiba-tiba kami mendapat pengumuman dari guru sekolah bahwa anak-anak kami diliburkan. Anak-anak kami disuruh belajar di rumah saja. Anak-anak kami dibekali banyak petuah tentang cara mengantisipasi penularan virus corona. Anak-anak kami disarankan untuk menghindari tempat-tempat ramai.

Sebagai murid, tentu saja, anak-anak kami patuh pada petuah gurunya. Mereka lalu minta dibelikan masker. Mereka tidak berani bebergian jauh. Mereka banyak bercerita tentang bahaya virus corona. Yang kata anak-anak kami, bersalaman dengan penderita saja, virus corona otomatis menular. Dan kami tidak punya pilihan lain kecuali membenarkan apa-apa yang dipetuahkan oleh guru dari anak-anak kami. Sekaligus, kami merasa was-was.

Lebih was-was lagi, di media massa -baik televisi, portal berita online, maupun di media sosial- kami mendapai pemberitaan tentang jumlah korban virus corona yang tidak pernah susut, justru semakin banyak. Wilayah yang terkena wabah juga kian meluas. Tidak lagi di pusat kota, virus corona merambat cepat ke daerah-daerah terpencil. Siapapun bisa tiba-tiba terjangkit, termasuk kami.

Satu hal yang membuat kami merasa semakin tidak nyaman, ada saja orang-orang yang membuat fenomena pandemi virus corona sebagai bahan candaan. Lelucon. Seakan-akan fenomena virus corona adalah lahan basah untuk olok-olok. Bahan untuk meledek orang lain. Bahan untuk tertawa lebar.

Kalimat plesetan mereka bikin. Misalnya, istilah corona diplesetkan menjadi singkatan dari ‘comunitas rondo (janda) merana’. Tak hanya kalimat plesetan. Meme-meme juga tersebar. Anehnya, kreativitas tak simpatik itu mudah sekali menjadi viral.

Lebih parah lagi, ada pula yang tega membuat berita bohong. Hoaks. Dengan nada seakan-akan bijak dan seakan-akan membawa kebaikan, mereka membuka kalimat dengan seruan “hati-hati, virus corona sudah menyebar di Mojo***, satu orang meninggal”. Padahal informasi itu sama sekali tidak benar.

Tolonglah,jaga hati kami yang sedang was-was dengan kesehatan anak-anak kami. Kesehatan keluarga kami, saudara-saudara kami.

Berempatilah pada pasien-pasien yang saat ini sedang diisolasi oleh pihak rumah sakit. Jaga perasaan pihak keluarga pasien yang dilanda kecemasan. Keluarga pasien yang cemas sekaligus takut tertular virus corona.

Hormatilah dokter dan perawat yang berjuang menyembuhkan pasien. Sementara mereka sendiri sewaktu-waktu juga bisa tertular.

Jagalah perasaan pedih pengusaha travel yang tiba-tiba sepi order karena klien takut bebergian, penjual alat tulis yang sepi pembeli karena sekolah prei, pengusaha hotel yang okupansinya melorot drastis sementara dia tetap harus membayar gaji karyawan, tukang parkir tempat wisata yang terpaksa seharian menganggur. Selain berbahaya bagi kesehatan, virus corona benar-benar memukul sektor ekonomi.

Sekali lagi, berhentilah membua virus corona sebagai bahan candaan. Taruhlah kreativitas kalian ke tempat-tempat yang semestinya.

Kita bisa memangkas persebaran wabah virus corona, untuk sementara waktu, dengan mengubah cara hidup kita sendiri. Dimulai dari diri kita sendiri. Caranya dengan menahan diri tidak terlalu banyak keluar rumah, meminimalisir kontak fisik dengan khalayak ramai, selalu menjaga kebersihan badan, dan memperbanyak ibadah. Berdoa. Bagaimanapun juga, perlindungan diri paling kokoh adalah keselamatan yang diberikan oleh Allah SWT.

Semoga wabah virus corona segera teratasi. Amin. []

Share9SendShare
Siasat ID

Siasat ID

surel: siasatindonesia [at] gmail.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

PT. TAS. Gelar Pertemuan Lanjutan dengan Masyarakat Adat Mimika Barat Jauh, Bahas Operasional Perkebunan Kelapa Sawit

Desember 15, 2025
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1

Junk Fee: Ilusi Angka dan Remah Konsumsi Digital

Januari 18, 2026

Ibadah Syukur ke-89 Tahun Pekabaran Injil, Keluarga Besar A3 Mimika Teguhkan Iman dan Persaudaraan Lewat Ibadah Bersama

Januari 18, 2026

“YESUS – Sang Pencipta Impian” Karya Yulianus Mote Hadirkan Perspektif Rohani tentang Makna Impian

Januari 18, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In