• Latest
  • Trending
  • All

“DPP GMNI Kritik Peran Bahlil: “Investasi Jangan Jadi Luka Bagi Masyarakat Adat Papua”

Februari 18, 2026

KNPI Desak Bupati Jayawijaya Segera Evaluasi Jabatan Direktur RSUD Wamena dan Kapus Asologaima.

April 18, 2026

OPINI: GUGATAN ETIS DARI PUNCAK; POTRET BURAM NEKROPOLITIK DI PAPUA TENGAH

April 18, 2026

PENGURUS DAERAH KARANG TARUNA MIMIKA Apresiasi Dukungan Dinas Sosial dan Koorwil Papua

April 17, 2026

GMNI Mimika Apresiasi Dinas Koperasi dan BRIDA, Dorong Kolaborasi Riset untuk UMKM

April 17, 2026

GSNI Lumajang Kobarkan Semangat Nasionalisme Melalui Seminar “Rise of Young Patriots

April 16, 2026

“Terkuak! Dugaan ‘Permainan Kotor’ di Balik Proyek Jila, Nama OAP Diduga Dipakai!”

April 16, 2026

DEWAN ADAT DAERAH MIMIKA PAPUA TENGAH PERSIAPKAN KONFERENSI WILAYAH MEEPAGO TAHUN 2026

April 15, 2026

Menuju Lomba Dayung, Pembersihan Kolam Nawaripi Masuki Tahap Akhir

April 15, 2026

“Kami Bukan Objek!” Aliansi OAP Semprot Keras Sosialisasi Perda UMKM Mimika

April 15, 2026

Motor Listrik dan Kaus Kaki disorot GMNI, Belanja Negara Dipertanyakan

April 14, 2026

“Pemerintah Kampung Nawaripi Wujudkan Peningkatan Pendidikan Anak Usia Dini, TK/PAUD Resmi Gunakan Gedung Baru”

April 14, 2026

Berkunjung ke Kadis PU Kepala Kampung Nawaripi Sampaikan BUMDes Nawaripi Terdaftar Kemenkumham, Bisa Ikut Tender Proyek

April 13, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Uncategorized

“DPP GMNI Kritik Peran Bahlil: “Investasi Jangan Jadi Luka Bagi Masyarakat Adat Papua”

in Uncategorized
0
29
SHARES
319
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

JAKARTA – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) melalui Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Yance Andrisal, putra daerah asal Papua, mengeluarkan kritik tegas terhadap arah kebijakan pembangunan di Tanah Papua. Menurutnya, Bahlil Lahadalia yang memiliki kedekatan khusus dengan Presiden belum menjalankan perannya secara optimal sebagai representasi kepentingan masyarakat adat Papua di lingkaran utama kekuasaan.

Posisi Strategis yang Harus Berpihak pada Masyarakat Lokal

RelatedPosts

KNPI Desak Bupati Jayawijaya Segera Evaluasi Jabatan Direktur RSUD Wamena dan Kapus Asologaima.

OPINI: GUGATAN ETIS DARI PUNCAK; POTRET BURAM NEKROPOLITIK DI PAPUA TENGAH

PENGURUS DAERAH KARANG TARUNA MIMIKA Apresiasi Dukungan Dinas Sosial dan Koorwil Papua

Posisi Bahlil sebagai “pembisik” Presiden seharusnya melahirkan kebijakan yang menyentuh akar persoalan ekonomi di Bumi Cenderawasih. Keterwakilan Papua di kabinet semestinya menjadi motor penggerak program pemberdayaan yang meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat lokal, bukan sekadar berperan sebagai fasilitator masuknya modal asing.

Realita: Pemetaan Wilayah untuk Kepentingan Korporasi

Namun realita yang terjadi justru berlawanan. GMNI mengamati adanya tren pemetaan wilayah adat yang masif, yang diduga bukan bertujuan untuk perlindungan hukum bagi warga, melainkan untuk mempermudah inventarisasi lahan guna kepentingan korporasi. Langkah ini sangat berisiko karena seringkali dilakukan tanpa persetujuan dari masyarakat yang telah mendiami tanah tersebut secara turun-temurun.

Izin Investasi Berlebihan Melukai Kedaulatan Adat

Kritik tajam juga diarahkan pada pemberian izin investasi yang dianggap berlebihan di Papua belakangan ini. Pemberian izin konsesi dalam skala besar dinilai telah melukai perasaan dan kedaulatan masyarakat adat. Bagi GMNI, pembangunan yang hanya mengejar angka pertumbuhan tanpa mempertimbangkan eksistensi hak ulayat adalah bentuk pembangunan yang tidak memiliki nurani.

“Tanah Papua bukan tanah kosong. Setiap jengkalnya memiliki pemilik adat,” tegas Yance dalam keterangannya. Ia menambahkan, kebijakan yang hanya fokus pada eksploitasi sumber daya alam melalui tangan investor justru akan memperlebar jurang ketimpangan dan memicu konflik agraria yang tidak berkesudahan di wilayah paling timur Indonesia.

Desakan: Ubah Paradigma Pembangunan

GMNI mendesak pemerintah segera mengubah paradigma pembangunan dari yang bersifat top-down dan ekstraktif menjadi pembangunan berbasis penguatan kapasitas ekonomi kreatif masyarakat adat. Program seperti bantuan permodalan bagi UMKM berbasis adat dan akses pasar untuk komoditas lokal dianggap jauh lebih mendesak dibandingkan hanya mendatangkan ekskavator perusahaan besar.

Persoalan identitas dan ruang hidup masyarakat adat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang sampai ke meja Presiden. GMNI mengingatkan, mengabaikan suara masyarakat lokal demi kelancaran investasi hanya akan meninggalkan luka sosial yang sulit disembuhkan, yang pada gilirannya dapat mengganggu stabilitas keamanan di Papua.

Berpegang pada Nilai Marhaenisme

Sebagai organisasi yang menjunjung tinggi nilai Marhaenisme, DPP GMNI menegaskan bahwa keberpihakan kepada rakyat kecil, khususnya masyarakat adat, adalah harga mati. Bahlil Lahadalia diharapkan kembali pada khitahnya sebagai putra daerah yang memahami penderitaan rakyatnya sendiri, bukan justru menjadi jembatan bagi kapitalisme global yang menggerus tanah leluhur.

Tuntutan Audit Transparan

Pada bagian akhir, GMNI menyatakan akan terus mengawal isu ini dan menuntut adanya audit transparan terhadap seluruh izin investasi yang telah diberikan di Papua. Pembangunan Papua haruslah berfokus pada memanusiakan manusia Papua, memberikan mereka kedaulatan penuh atas tanahnya, serta memastikan bahwa kekayaan alam yang ada benar-benar digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat adat itu sendiri.

Share12SendShare
Redaksi Papua

Redaksi Papua

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

Rolling Jabatan di Mimika Dipertanyakan, GMNI: Dimana Keterlibatan OAP Dimana Hak Kesulungan Amungme, Kamoro, dan 5 Suku Kerabat

Maret 11, 2026
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1

KNPI Desak Bupati Jayawijaya Segera Evaluasi Jabatan Direktur RSUD Wamena dan Kapus Asologaima.

April 18, 2026

OPINI: GUGATAN ETIS DARI PUNCAK; POTRET BURAM NEKROPOLITIK DI PAPUA TENGAH

April 18, 2026

PENGURUS DAERAH KARANG TARUNA MIMIKA Apresiasi Dukungan Dinas Sosial dan Koorwil Papua

April 17, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In