Lombok Utara, Siasat ID – Mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram UNRAM Tahun 2026 melaksanakan program kerja “Sore Ceria”, sebuah kegiatan penguatan literasi bagi anak-anak di Desa Santong, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Program ini mendapat dukungan langsung berupa Perpustakaan Keliling dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lombok Utara.
Kegiatan Sore Ceria dilaksanakan pada sore hari (20/1/2026) dan menyasar anak-anak usia sekolah dasar di sekitar Desa Santong. Program ini dikemas secara edukatif dan menyenangkan melalui aktivitas membaca bersama, mendongeng, permainan literasi, serta pengenalan berbagai buku bacaan yang sesuai dengan usia dan minat anak-anak.
Kehadiran mobil perpustakaan keliling dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lombok Utara menjadi daya tarik tersendiri. Beragam koleksi buku yang dibawa memberikan akses bacaan yang lebih luas, sekaligus menumbuhkan minat baca anak-anak yang selama ini masih terbatas akibat minimnya fasilitas literasi di desa.
Salah satu orang tua peserta kegiatan menyampaikan apresiasinya terhadap program tersebut. Ia menilai Sore Ceria mampu menghadirkan suasana belajar yang positif dan bermanfaat bagi anak-anak.
“Anak-anak jadi lebih semangat membaca dan mengisi waktu sore dengan kegiatan yang mendidik. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ungkapnya.
Perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lombok Utara menyampaikan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat sejak usia dini.
“Perpustakaan keliling hadir untuk mendekatkan buku kepada anak-anak. Kolaborasi dengan mahasiswa KKN PMD UNRAM sangat membantu menjangkau anak-anak secara langsung di lingkungan desa,” ujarnya.

Ketua KKN PMD Universitas Mataram Desa Santong 2, Pengki Saputra, menjelaskan bahwa Program Sore Ceria merupakan bentuk komitmen mahasiswa dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia desa.
“Kami ingin menciptakan ruang belajar yang ramah dan menyenangkan agar anak-anak mencintai membaca sejak dini. Dengan dukungan perpustakaan keliling, anak-anak Desa Santong mendapatkan akses bacaan yang lebih beragam,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi perkembangan anak-anak di Desa Santong. “Literasi adalah fondasi masa depan. Semoga Sore Ceria menjadi pemantik semangat belajar anak-anak dan dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat,” tutup Pengki.
Melalui Program Sore Ceria ini, KKN PMD UNRAM berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam penguatan literasi anak serta memperkuat sinergi antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat Desa Santong.
















