• Latest
  • Trending
  • All
Simon Haluk, Kader GMNI Papua Tengah, Kecam Keras Tindakan Kekerasan oleh Oknum Dinas Pendidikan Nabire

Simon Haluk, Kader GMNI Papua Tengah, Kecam Keras Tindakan Kekerasan oleh Oknum Dinas Pendidikan Nabire

Februari 21, 2025
PNM Akan Dikelola Kementerian Keuangan, GMNI : PNM Harus Tetap Dengan Wajah Aslinya

PNM Akan Dikelola Kementerian Keuangan, GMNI : PNM Harus Tetap Dengan Wajah Aslinya

April 30, 2026

Gandeng Pemprov Bali, PT Aksara Cristy Legal Siap Luncurkan Mesin Olah Sampah Tanpa Asap

April 30, 2026

Atasi Krisis Sampah, PT Aksara Cristy Legal Siapkan Mesin Pirolisis Tanpa Pembakaran

April 30, 2026

Kuasa Hukum Dr. Togar Situmorang Sebut Vonis Tendensius, Ungkap DM ‘Siap Dipenjara’ Sebelum Palu Diketuk

April 30, 2026

“Perpustakaan Merah Putih Nawaripi Dapat Perhatian, Dinas Perpustakaan Mimika Lakukan Peninjauan”

April 30, 2026

“Akar Kegagalan Jakarta di Papua: Mengapa Aktivis Cipayung, BEM, dan KNPI Mulai Suarakan Papua Merdeka?”

April 29, 2026

YLBH Papua Tengah Desak Presiden Prabowo Minta Maaf Kepada Pihak Keuskupan Timika

April 29, 2026

DAD dan Korem 173/PVB Perkuat Ketahanan Pangan di Papua Tengah, Dorong Pangan Lokal dalam Program MBG

April 29, 2026

Salah satu Bakal Calon Ketua KNPI MIMIKA buka suara terkait Aksi agresif yang menghantui pemuka agama di mimika

April 29, 2026

TK/PAUD Merah Putih Nawaripi Terima Bantuan Printer dan ATK dari Pemerintah Kampung

April 29, 2026

PERNYATAAN SIKAP ATAS TINDAKAN OKNUM APARAT YANG MEMASUKI PASTORAN KATEDRAL TIGA RAJA MIMIKA TANPA IZIN DAN ETIKA

April 28, 2026

DPP GMNI MENDESAK KEMENTERIAN KEHUTANAN MENINJAU KEMBALI STATUS TAMAN NASIONAL MUTIS TIMAU

April 28, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, Mei 1, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Edukasi

Simon Haluk, Kader GMNI Papua Tengah, Kecam Keras Tindakan Kekerasan oleh Oknum Dinas Pendidikan Nabire

in Edukasi, Nusantara
0
Simon Haluk, Kader GMNI Papua Tengah, Kecam Keras Tindakan Kekerasan oleh Oknum Dinas Pendidikan Nabire
36
SHARES
404
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Papua Tengah, Siasat ID – Simon Haluk, selaku kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Papua Tengah mengutuk keras tindakan tidak terpuji yang dilakukan oleh oknum Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, yang diduga menendang seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) saat penyampaian aspirasi.

Insiden ini terjadi ketika sejumlah siswa dan masyarakat menyampaikan aspirasi mereka terkait permasalahan pendidikan di Kabupaten Nabire. Namun, bukannya mendapatkan tanggapan yang baik, salah satu siswa justru mengalami perlakuan kekerasan dari seorang oknum yang seharusnya bertanggung jawab dalam dunia pendidikan.

RelatedPosts

GSNI Lumajang Kobarkan Semangat Nasionalisme Melalui Seminar “Rise of Young Patriots

UMKABA Gelar Job Fair, Perkuat Skema Kuliah Sambil Kerja bagi Lulusan SMA/SMK

Faya Naa: Aliansi Pengusaha OAP Desak Sagu, Singkong, dan Keladi Masuk Program Makanan Bergizi, Hashim Djojohadikusumo Beri Respons Positif

Simon Haluk menyatakan bahwa tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. Ia meminta pihak berwajib agar segera memproses hukum oknum Dinas Pendidikan yang terlibat dalam insiden tersebut. Menurutnya, kejadian ini mencoreng dunia pendidikan dan melanggar hak-hak anak yang seharusnya dilindungi.

“Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh seorang pejabat pendidikan kepada siswa adalah sebuah bentuk pelecehan terhadap hak asasi manusia, khususnya hak anak untuk merasa aman dalam dunia pendidikan. Kami meminta aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus ini agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” ujar Simon Haluk (21/2).

Lebih lanjut, Simon juga menyoroti peran pihak keamanan yang bertugas saat kejadian. Ia melihat adanya kejanggalan karena pihak keamanan seolah membiarkan insiden tersebut terjadi tanpa adanya tindakan tegas.

“Kami juga mempertanyakan sikap aparat keamanan yang seharusnya bertugas melindungi masyarakat, termasuk para siswa yang sedang menyampaikan aspirasi mereka. Mengapa mereka membiarkan tindakan kekerasan itu terjadi tanpa adanya upaya untuk mencegah?” tambahnya.

Selain mengkritisi tindakan kekerasan yang terjadi, Simon Haluk juga menyoroti kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan di Papua Tengah. Ia menegaskan bahwa masyarakat Papua Tengah lebih membutuhkan pendidikan gratis daripada program makanan bergizi gratis. Menurutnya, pendidikan gratis akan memberikan dampak jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.

“Kami meminta agar Presiden mendengar aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat dan pelajar Papua Tengah. Pendidikan gratis harus menjadi prioritas utama dalam membangun masa depan generasi Papua yang lebih baik,” tegasnya.

Kejadian ini telah menimbulkan kecaman dari berbagai pihak, termasuk aktivis pendidikan dan masyarakat yang peduli terhadap kesejahteraan anak-anak di Papua Tengah. Mereka berharap ada keadilan bagi siswa yang menjadi korban dan adanya tindakan tegas terhadap oknum yang terlibat.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut. Publik menunggu langkah tegas dari pihak kepolisian serta Pemerintah Kabupaten Nabire dalam menangani kasus ini agar tidak terulang kembali di masa mendatang.

Kekerasan dalam dunia pendidikan adalah tindakan yang tidak dapat diterima dalam bentuk apa pun. Pendidikan seharusnya menjadi tempat yang aman bagi siswa untuk belajar dan berkembang, bukan menjadi ruang di mana mereka mengalami kekerasan dari pihak yang seharusnya mendukung mereka. Dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, diharapkan kasus ini segera ditindaklanjuti dengan adil dan transparan, ucapnya.

Tags: NabirePapua Tengah
Share14SendShare
Siasat ID

Siasat ID

surel: siasatindonesia [at] gmail.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

PERNYATAAN SIKAP ATAS TINDAKAN OKNUM APARAT YANG MEMASUKI PASTORAN KATEDRAL TIGA RAJA MIMIKA TANPA IZIN DAN ETIKA

April 28, 2026
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1
PNM Akan Dikelola Kementerian Keuangan, GMNI : PNM Harus Tetap Dengan Wajah Aslinya

PNM Akan Dikelola Kementerian Keuangan, GMNI : PNM Harus Tetap Dengan Wajah Aslinya

April 30, 2026

Gandeng Pemprov Bali, PT Aksara Cristy Legal Siap Luncurkan Mesin Olah Sampah Tanpa Asap

April 30, 2026

Atasi Krisis Sampah, PT Aksara Cristy Legal Siapkan Mesin Pirolisis Tanpa Pembakaran

April 30, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In