• Latest
  • Trending
  • All
Keluarga Korban Berharap APH Segera Usut Tuntas Pelaku Penganiayaan Terjadi di Ponpes Nurul Hakim Kediri Lombok Barat

Keluarga Korban Berharap APH Segera Usut Tuntas Pelaku Penganiayaan Terjadi di Ponpes Nurul Hakim Kediri Lombok Barat

November 5, 2024

PENGURUS DAERAH KARANG TARUNA MIMIKA Apresiasi Dukungan Dinas Sosial dan Koorwil Papua

April 17, 2026

GMNI Mimika Apresiasi Dinas Koperasi dan BRIDA, Dorong Kolaborasi Riset untuk UMKM

April 17, 2026

GSNI Lumajang Kobarkan Semangat Nasionalisme Melalui Seminar “Rise of Young Patriots

April 16, 2026

“Terkuak! Dugaan ‘Permainan Kotor’ di Balik Proyek Jila, Nama OAP Diduga Dipakai!”

April 16, 2026

DEWAN ADAT DAERAH MIMIKA PAPUA TENGAH PERSIAPKAN KONFERENSI WILAYAH MEEPAGO TAHUN 2026

April 15, 2026

Menuju Lomba Dayung, Pembersihan Kolam Nawaripi Masuki Tahap Akhir

April 15, 2026

“Kami Bukan Objek!” Aliansi OAP Semprot Keras Sosialisasi Perda UMKM Mimika

April 15, 2026

Motor Listrik dan Kaus Kaki disorot GMNI, Belanja Negara Dipertanyakan

April 14, 2026

“Pemerintah Kampung Nawaripi Wujudkan Peningkatan Pendidikan Anak Usia Dini, TK/PAUD Resmi Gunakan Gedung Baru”

April 14, 2026

Berkunjung ke Kadis PU Kepala Kampung Nawaripi Sampaikan BUMDes Nawaripi Terdaftar Kemenkumham, Bisa Ikut Tender Proyek

April 13, 2026

Kreativitas Persit Mimika Jadikan Batu Pyrite Papua, Aksesori Bernilai Tinggi

April 13, 2026

“Antara Data dan Derita: Jutaan Anak Belajar di Sekolah Rusak, Negara Diminta Bertindak”

April 12, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Polhukam

Keluarga Korban Berharap APH Segera Usut Tuntas Pelaku Penganiayaan Terjadi di Ponpes Nurul Hakim Kediri Lombok Barat

in Polhukam
0
Keluarga Korban Berharap APH Segera Usut Tuntas Pelaku Penganiayaan Terjadi di Ponpes Nurul Hakim Kediri Lombok Barat
64
SHARES
713
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Sumbawa, Siasat ID – Salah satu keluarga korban dugaan penyiksaan keberutalan oleh oknum-oknum disalah satu pondok pesantren yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat berharap agar aparat Pemegak Hukum (APH) segera mengusut tuntas dan memproses hukum atas perbuatan yang mengakibatkan luka pada keluarga kami yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

Menurut Akbar Hasbullah saat dikonfirmasi Jum’at (1/11) dikediamannya, mengatakan pihak keluarga sudah melaporkan kepada pihak penegak hukum dimana pengaduan kami ini berisikan terkait dugaan kejadian penganiayaan serta pengeroyokan yang diduga dilakukan
oleh puluhan santri dan dabir Ponpes Nurul Hakim Kediri Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat.

RelatedPosts

DPC GMNI Jayawijaya Minta Gubernur Papua Pegunungan Konsisten pada Hasil Seleksi DPR Otsus

DPP GMNI Desak Presiden dan DPR Segera Sahkan RUU PPRT

Komisi II DPRK Mimika Tinjau Fasilitas Peternakan, Adrian Andhika Thie Dorong Program Berbasis Dampak dan Kesejahteraan Peternak

Akbar juga mengatakan bahwa orang tua korban bersama kami selaku pihak keluarga sudah melakukan upaya hukum dalam bentuk laporan pengaduan kepada kepolisian Polres Lombok Barat, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB di Mataram. Serta dalam berbagai proses mengupayakan hingga ini agar dapat ditanggapi serius oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Upaya-upaya hukum atas kejadian tersebut kami dikuatkan berdasarkan penjelasan dan keterangan beberapa saksi mata di tempat kejadian, yang tegas menerangkan dugaan terjadi tindakan brutal main hakim sendiri, ungkap Akbar.

Pada kesempatan itu juga, Akbar menceritakan kronologi kejadian pada awal mula si korban diduga telah melakukan pencurian sejumlah uang, tanpa mengantongi barang bukti dan saksi-saksi yang menguatkan korban telah melakukan pencurian. Akibat kejadian tersebut korban mengalami beberapa luka bagian anggota tubuh serta kerusakan bagian mata dan mengalami depresi.

Hingga saat ini orang tua korban masih histeris dan sangat terpukul,
setelah mengetahui kondisi buah hati yang mereka titip percayakan di pengurus yayasan ponpes tersebut tidak lagi memberi semangat dalam keluarga seperti apa yang diharapkan. Sekali lagi kami bersama orang tua dan keluarga besar adik Kevin, meminta dengan sangat berharap agar pembina dan instansi yayasan Pondok Nurul Hakim dapat mendukung menegakkan kebenaran dan keadilan, agar nantinya tidak timbul korban lainnya atas dugaan keberingasan oknum-oknum yang dapat merusak pencitraan pondok pesantren.

Untuk membantu serta mendukung penuh upaya orang tua korban melalui koordinasi kepada pihak Ponpes Nurul Hakim agar mendapatkan tanggapan serius serta kepastian hukum dan perlakuan adil meminta para terduga pelaku segera ditahan oleh pihak Kepolisian sesuai Laporan Berdasarkan Keterangan Dan saksi-saksi serta hasil visum dokter.

Sekali lagi kami minta dikawal kasus ini selama proses hukum berlanjut di Kejaksaan Negeri Lombok Barat.

“Terkait kejadian yang terjadi kemarin di Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri Lombok Barat, kami selaku keluarga korban sesuai keterangan atas pengaduan yang telah dikaporkan epada lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB Mataram dan institusi Kepolisian, agar tetap kooperatif dalam nenangani laporan masyarakat serta kooperatif mengusut tuntas kasus ini,” pungkas Akbar.

Tags: Sumbawa
Share26SendShare
Redaksi NTB

Redaksi NTB

Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In