• Latest
  • Trending
  • All

PERAN PEREMPUAN DALAM DINAMIKA MODERN:Refleksi dan Gagasan Vinechya D. Munua pada Dies Natalis GMNI ke-72

Maret 23, 2026

“Kisruh KNPI Waropen, GMNI Warning Keras: Tolak Kepengurusan Tanpa SK Kemenkumham”

Maret 26, 2026

“GMNI Biak Numfor Tegaskan: MRP Harus Kembali ke Roh Perjuangan atau Kehilangan Legitimasinya”

Maret 26, 2026

“Hegemoni Pembangunan di Mimika: Antara Klaim Keberhasilan dan Realitas yang Tersembunyi”

Maret 26, 2026

Gereja Baptis West Papua Gelar Komperensi Pilih Pimpinan Wilayah Yang Baru

Maret 25, 2026

GMNI Desak Sanksi Tegas Selly Kareth: Ucapan Rasis Ganggu SARA dan Picu Konflik

Maret 25, 2026

“Gubernur di Persimpangan: Lindungi Rakyat atau Gusur Tanah Adat Demi Polda?”

Maret 25, 2026

Meritokrasi ASN Mimika Dipertanyakan, Cipayung Terbelah: Aktivis Soroti Cacat Prosedur dan Krisis Integritas

Maret 20, 2026

Bupati Mimika Paparkan Mekanisme Rotasi ASN di Forum Alumni Cipayung

Maret 19, 2026

GMNI MERAUKE: PEMBANGUNAN HARUS BERPIHAK, BUKAN MENINGGALKAN RAKYAT

Maret 19, 2026

Personil Koramil 06 Agimuga dan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXV Kodim 1710/Mimika Menggelar Aksi Berbagi Takjil.

Maret 18, 2026
Mudik dari Bali: ke Jawa, ke Lombok

Mudik dari Bali: ke Jawa, ke Lombok

Maret 18, 2026
Menanam Harapan di Jantung Jayawijaya: Aksi Naila M. Wenda Melawan Krisis Iklim

Menanam Harapan di Jantung Jayawijaya: Aksi Naila M. Wenda Melawan Krisis Iklim

Maret 18, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, Maret 27, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Uncategorized

PERAN PEREMPUAN DALAM DINAMIKA MODERN:Refleksi dan Gagasan Vinechya D. Munua pada Dies Natalis GMNI ke-72

in Uncategorized
0
35
SHARES
385
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Jakarta, 23 Maret 2026 – Dalam momentum Dies Natalis ke-72 Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Ketua DPP GMNI Bidang Pergerakan Sarinah (Perempuan), Vinechya D. Munua, menyampaikan refleksi kritis sekaligus gagasan strategis terkait posisi dan tantangan perempuan di era modern yang terus berkembang.

Menurut Vinechya D. Munua, perubahan zaman yang begitu cepat tidak serta-merta menghapus persoalan perempuan, melainkan hanya mengubah bentuk tantangannya. Ia menyoroti fenomena yang disebut sebagai “beban ganda digital dan sosial.”

RelatedPosts

“Kisruh KNPI Waropen, GMNI Warning Keras: Tolak Kepengurusan Tanpa SK Kemenkumham”

“GMNI Biak Numfor Tegaskan: MRP Harus Kembali ke Roh Perjuangan atau Kehilangan Legitimasinya”

“Hegemoni Pembangunan di Mimika: Antara Klaim Keberhasilan dan Realitas yang Tersembunyi”

Perempuan masa kini, jelasnya, dihadapkan pada standar ganda yang melelahkan. Di satu sisi, perempuan dituntut untuk cerdas secara intelektual, adaptif terhadap teknologi, dan mandiri secara ekonomi. Namun di sisi lain, ekspektasi domestik tradisional masih melekat kuat.

Selain itu, ia juga menyoroti adanya komodifikasi diri perempuan di era media sosial. Tekanan untuk tampil sempurna sesuai standar global dinilai berpotensi menjauhkan perempuan dari jati diri serta akar budaya lokalnya.

Tak hanya itu, percepatan dinamika zaman turut menciptakan kesenjangan baru, khususnya bagi perempuan yang memiliki keterbatasan akses terhadap informasi. Hal ini semakin memperlebar jarak antara perempuan di wilayah perkotaan dan daerah.

Dalam pandangannya, solusi strategis bagi perempuan adat, khususnya perempuan Papua, terletak pada konsep “kedaulatan berbasis pengetahuan.”

Ia menekankan pentingnya pendidikan yang kontekstual, yakni pendidikan yang tidak mencabut perempuan dari identitas budaya mereka. Perempuan Papua harus mampu menguasai teknologi tanpa kehilangan nilai-nilai ke-Papua-annya.

Selain itu, perlindungan terhadap ruang hidup menjadi hal yang krusial. Vinechya menegaskan bahwa pengakuan terhadap hak ulayat merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan kehidupan perempuan adat. Hilangnya tanah dan hutan adat akan berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi dan sosial perempuan.

Lebih lanjut, ia mendorong adanya kolaborasi lintas generasi. Sinergi antara kearifan lokal para mama-mama di kampung dengan kapasitas intelektual mahasiswi di kampus dinilai penting dalam membangun gerakan perempuan yang kuat dan berakar.

Sebagai pimpinan nasional, Vinechya D. Munua menyampaikan kesan positif terhadap perkembangan Pergerakan Sarinah di tubuh GMNI. Ia mengaku bangga melihat perempuan GMNI kini semakin berani bersuara dan mengambil peran strategis, tidak lagi sekadar pelengkap organisasi.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai perjuangan sebagaimana yang diwariskan oleh Soekarno, bahwa Sarinah adalah fondasi dalam membangun peradaban bangsa. Oleh karena itu, perempuan harus tetap mengakar pada realitas sosial dan tidak terjebak pada eksistensi semu.

Sebagai penutup, ia menyampaikan harapan agar GMNI, khususnya melalui bidang Pergerakan Sarinah, mampu melahirkan kepemimpinan perempuan yang otentik dan progresif. Ia juga menegaskan bahwa perempuan Papua dan perempuan adat lainnya harus menjadi subjek utama dalam pembangunan, bukan sekadar objek kebijakan.

Merdeka!!!

Share14SendShare
Redaksi Papua

Redaksi Papua

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

Rolling Jabatan di Mimika Dipertanyakan, GMNI: Dimana Keterlibatan OAP Dimana Hak Kesulungan Amungme, Kamoro, dan 5 Suku Kerabat

Maret 11, 2026
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1

“Kisruh KNPI Waropen, GMNI Warning Keras: Tolak Kepengurusan Tanpa SK Kemenkumham”

Maret 26, 2026

“GMNI Biak Numfor Tegaskan: MRP Harus Kembali ke Roh Perjuangan atau Kehilangan Legitimasinya”

Maret 26, 2026

“Hegemoni Pembangunan di Mimika: Antara Klaim Keberhasilan dan Realitas yang Tersembunyi”

Maret 26, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In