• Latest
  • Trending
  • All
Cedo Oha, Jejak Peradaban Masyarakat Do Ompu

Cedo Oha, Jejak Peradaban Masyarakat Do Ompu

November 13, 2023

PENGURUS DAERAH KARANG TARUNA MIMIKA Apresiasi Dukungan Dinas Sosial dan Koorwil Papua

April 17, 2026

GMNI Mimika Apresiasi Dinas Koperasi dan BRIDA, Dorong Kolaborasi Riset untuk UMKM

April 17, 2026

GSNI Lumajang Kobarkan Semangat Nasionalisme Melalui Seminar “Rise of Young Patriots

April 16, 2026

“Terkuak! Dugaan ‘Permainan Kotor’ di Balik Proyek Jila, Nama OAP Diduga Dipakai!”

April 16, 2026

DEWAN ADAT DAERAH MIMIKA PAPUA TENGAH PERSIAPKAN KONFERENSI WILAYAH MEEPAGO TAHUN 2026

April 15, 2026

Menuju Lomba Dayung, Pembersihan Kolam Nawaripi Masuki Tahap Akhir

April 15, 2026

“Kami Bukan Objek!” Aliansi OAP Semprot Keras Sosialisasi Perda UMKM Mimika

April 15, 2026

Motor Listrik dan Kaus Kaki disorot GMNI, Belanja Negara Dipertanyakan

April 14, 2026

“Pemerintah Kampung Nawaripi Wujudkan Peningkatan Pendidikan Anak Usia Dini, TK/PAUD Resmi Gunakan Gedung Baru”

April 14, 2026

Berkunjung ke Kadis PU Kepala Kampung Nawaripi Sampaikan BUMDes Nawaripi Terdaftar Kemenkumham, Bisa Ikut Tender Proyek

April 13, 2026

Kreativitas Persit Mimika Jadikan Batu Pyrite Papua, Aksesori Bernilai Tinggi

April 13, 2026

“Antara Data dan Derita: Jutaan Anak Belajar di Sekolah Rusak, Negara Diminta Bertindak”

April 12, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Budaya

Cedo Oha, Jejak Peradaban Masyarakat Do Ompu

in Budaya
0
Cedo Oha, Jejak Peradaban Masyarakat Do Ompu
25
SHARES
281
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Dompu, Siasat.Id – Cedo Oha (centong nasi) ini merupakan centong yang digunakan oleh masyarakat Bima – Dompu pada umumnya di masa lalu. Jadi sebelum masyarakat mengenal centong buatan pabrik seperti sekarang ini, maka centong inilah yang digunakan untuk mengambil nasi dalam roa (priuk).

Cedo ini terbuat dari batok kelapa yang kemudian dipasangkan kayu ditengahnya dengan pengait dari potongan kayu agar kuat dan tidak mudah copot. Batok kelapa ini dibuat sedemikian rupa dan disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya. Bahkan tidak semua orang bisa membuat Cedo ini dan dibutuhkan keahlian khusus dalam m
pembuatannya.

RelatedPosts

Mudik dari Bali: ke Jawa, ke Lombok

Simfoni Hidup Kaum Rebahan

Kerukunan Kampung Maluku Tenggara di Mimika, Papua Tengah Gelar Acara Badendang Sebagai Wadah Silaturahmi

Bahkan konon, jika menggunakan Cedo ini, nasi akan memberi rasa yang berbeda ketimbang menggunakan centong plastik. Karena diyakini batok kelapa sebagai bahan baku dalam pembuatan Cedo ini mengandung aroma yang khas jika digunakan untuk menanak nasi.

Namun sayang, penggunaan Cedo ini sudah jarang lagi digunakan oleh masyarakat. Entah apa alasannya, belum ada riset ilmiah yang mengungkapkan kurangnya minat masyarakat menggunakan lagi Cedo yang terbuat dari batok kelapa ini. Yang sebenarnya, Cedo ini bisa bertahan lama, bahkan puluhan tahun lamanya.

Bukan saja sudah jarang digunakan lagi, bahkan sebagian orang sudah tidak mengingat kapan terakhir mereka menggunakan Cedo ini saat menanak nasi. Karena banjirnya barang buatan pabrik yang masuk ke desa-desa nampaknya memberi dampak yang begitu signifikan terhadap bergesernya penggunaan peralatan kehidupan yang dinilai tradisional kemudian beralih ke peralatan buatan pabrik.

Maemunah (60) satu di antara masyarakat Do Ompu wilayah Dompu selatan yang masih sesekali menggunakan Cedo ini dalam kesehariannya di dapur. Karena selain sebagai alat mengambil nasi di dalam priuk, Cedo ini pun juga bisa digunakan untuk mengambil kuah.

“Cedo ini sudah lama sejak orang tua saya dulu, dan sesekali masih saya gunakan walau di dapur juga sudah ada beberapa Cedo plastik” ungkpanya, Sabtu, (11/11/23).

Diakuinya, Cedo tradisional memiliki beragam bentuk, tergantung keahlian pembuatnya. Namun demikian tetap menggunakan bahan baku dari batok kelapa. Menurutnya, bertahan lama dan tidaknya tergantung cara penggunaan dan batok kelapanya.

“Kan ada batok kelapa yang kropos dan biasanya hanya beberapa tahun saja digunakan sangat cepat rusak dan kayunya pun sebagai gagangnya juga harus bagus” terangnya.

Pada masyarakat sekarang, lanjutnya, memang sudah jarang menggunakan Cedo seperti ini. Mereka lebih memilih dan membeli Cedo yang dijual orang di kios-kios atau ada mobil yang menjual segala peralatan rumah tangga yang sering masuk ke gang-gang kampung.

“Mungkin lebih praktis ya kalau menggunakan Cedo plastik dan tidak berat jika di bawa ke sawah atau ladang” tutupnya

Tags: BimaDompu
Share10SendShare
Siasat ID

Siasat ID

surel: siasatindonesia [at] gmail.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

Rolling Jabatan di Mimika Dipertanyakan, GMNI: Dimana Keterlibatan OAP Dimana Hak Kesulungan Amungme, Kamoro, dan 5 Suku Kerabat

Maret 11, 2026
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1

PENGURUS DAERAH KARANG TARUNA MIMIKA Apresiasi Dukungan Dinas Sosial dan Koorwil Papua

April 17, 2026

GMNI Mimika Apresiasi Dinas Koperasi dan BRIDA, Dorong Kolaborasi Riset untuk UMKM

April 17, 2026

GSNI Lumajang Kobarkan Semangat Nasionalisme Melalui Seminar “Rise of Young Patriots

April 16, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In