• Latest
  • Trending
  • All

MENHUT: INDONESIA MEMILIKI KEANEKARAGAMAN HAYATI TINGGI

Oktober 26, 2012

Marhaenisme Bung Karno: Obat Rakyat Kecil Lawan Ketimpangan & Hoax di Era Digital

Juni 7, 2026

Soekarno: Titik Koordinat Bangsa yang, Menyatukan Seluruh Ideologi demi Satu Tujuan — Indonesia Merdeka

Juni 7, 2026

Rupiah Melemah, Dapur Desa Tertekan: Anatomi Krisis Pangan di Ujung Rantai Pasok

Juni 7, 2026

“Mantan Ketua Pokja Adat MRPB ingatkan UU Otsus Papua. Tiga Raperdasus inisiatif DPR Papua Barat Daya wajib dapat persetujuan Majelis Rakyat Papua Barat Daya sebelum disahkan”.

Juni 7, 2026

Senator asal Papua Barat Daya dorong Prabowo evaluasi kabinet ekonomi. Sri Mulyani disebut sebagai opsi pengganti Purbaya untuk menjaga stabilitas rupiah dan memperluas kerja sama global

Juni 7, 2026

DPP GMNI Kawal Perjuangan Guru Jawa Timur, Tuntut Pencairan Tambahan 100% TPG

Juni 7, 2026

Perpisahan PAUD Paruak Sejawa: Partisipasi Semesta Desa Baodesa

Juni 7, 2026
Torehkan Prestasi, INISIATOR Apresiasi Kejati Sumsel Berantas Korupsi

Torehkan Prestasi, INISIATOR Apresiasi Kejati Sumsel Berantas Korupsi

Juni 7, 2026

Gerakan Nyata di Hari Lingkungan Hidup Sedunia: Satu Langkah untuk Iklim, Ketahanan Pangan, dan Pencegahan Stunting

Juni 5, 2026

DAD MIMIKA: ASPIRASI KE FREEPORT BOLEH SAJA, NAMUN MASYARAKAT ORANG PAPUA ASLI ( OPA) JANGAN TERPENGARUH “PENUMPANG GELAP”

Juni 5, 2026

Mahasiswa Farmasi Universitas Mataram Gelar Edukasi Gizi Seimbang dan Pencegahan Stunting di Desa Murbaya

Juni 5, 2026

Fraksi PDI-P DPR RI Kecam Pembubaran Nobar Film Pesta Babi oleh TNI. Dinilai Langgar Konstitusi, Tupoksi TNI, dan Membungkam Kebebasan Berekspresi

Juni 5, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, Juni 7, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

MENHUT: INDONESIA MEMILIKI KEANEKARAGAMAN HAYATI TINGGI

in Pemerintahan
0
23
SHARES
260
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Mataram, Fokus NTB –Menteri Kehutanan (Menhut) Zulkifli Hasan mengatakan, Indonesia adalah negara dengan keanekaragaman hayati yang tinggi baik ekosistem daratan (terestrial) maupun laut (marine).

         “Karena itu, maka pembangunan Indonesia ke depan harus berbasis kepada sumberdaya alam hayati dan dengan menggunakan pendekatan ekosistem (ecosystem approach),” katanya pada Rakernas Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di objek wisata Senggigi, Selasa.

RelatedPosts

Wakil Bupati Merauke Soroti Kenaikan Kasus HIV/AIDS pada Remaja, Tekankan Peran Keluarga

Dugaan Penyelewengan Anggaran, Ketua Korak Desak Kejari Sumbawa Turun Tangan Usut Desa Boak

Institut Sarinah: Pergantian Pimpinan Ombudsman Berdasar Meritokrasi dan Afirmasi Perempuan

         Ia mengatakan, artinya semua tindakan kegiatan untuk pembangunan harus mempertimbangkan dampaknya terhadap ekosistem. Dengan demikian maka pembangunan di sektor kehutanan ke depan harus mengandalkan unsur-unsur lingkungan hidup, yaitu ekosistem, spesies dan genetik.

         Dia mengatakan, sumberdaya alam hayati yang ada di dalam hutan akan menjadi tumpuan dalam menjaga dan meningkatkan ketahanan nasional yang dimulai dari ketahanan dan kedaulatan pangan serta kesehatan, dan sumberdaya alam hayati menyediakan keduanya.

         Menurut dia, ketahanan dan kedaulatan pangan ditopang oleh keaneragaman spesies dan genetik, sedangkan kesehatan oleh keanekaragaman ekosistem.

         Untuk itu, kata Zulkifli, maka keberadaan sumberdaya alam hayati dalam rangka pengelolaan hutan berkelanjutan tentunya dijadikan referensi para generasi muda dalam menghadapi tekanan-tekanan globalisasi.

         “Hal ini penting saya sampaikan karena adanya kecenderungan global yang memposisikan sumberdaya hutan Indonesia hanya difokuskan kepada kepentingan global terutama dalam kaitannya dengan kepentingan konservasi dan perubahan iklim global,” katanya.

         Disisi lain, katanya, perlu disadari bahwa hutan Indonesia harus mampu menjadi pendorong pembangunan ekonomi bangsa ini dengan tetap memelihara keutuhan ekosistem hutan dan biodiversitasnya yang pada akhirnya akan meningkatkan kemakmuran rakyat.

         Menurut dia, pengelolaan hutan berkelanjutan juga akan menjamin keberlangsungan pembangunan dan pertumbuhan sektor lain seperti pertanian, industri, perdagangan dan pariwisata. Dengan pemahaman tersebut, maka hutan harus dipandang sebagai sumberdaya yang utuh.

         “Kita harus meninggalkan pandangan bahwa hanya kayu yang dapat dimanfaatkan dari kumpulan tegakan pohon. Hal ini membawa implikasi bahwa sistem ‘nilai dan etika’ yang mendasari pembangunan karakter bangsa harus berubah,” ujarnya.

         Perubahan paradigma ini, menurut Zulkifli, sebagai anak bangsa untuk melakukan penyesuaian terhadap kerangka pikir dengan mendahulukan kepentingan bangsa dan negara melalui tiga pilar utama proses pembentukan karakter bangsa.

         “Kita harus mampu menentukan dan mengembangkan sistem nilai serta etika yang mendasari proses perubahan kerangka pikir ini. Dalam kaitan ini saya berpendapat bahwa baik buruknya penentuan sistem nilai, sangat tergantung dari kualitas pendidikan setiap  individu masyarakat yang sangat majemuk ini serta filosofi yang digunakan dalam mengembangkan sistem nilai,” kata Menhut. (Ant)

Share9SendShare
Siasat ID

Siasat ID

surel: siasatindonesia [at] gmail.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

PERNYATAAN SIKAP ATAS TINDAKAN OKNUM APARAT YANG MEMASUKI PASTORAN KATEDRAL TIGA RAJA MIMIKA TANPA IZIN DAN ETIKA

April 28, 2026
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1

Marhaenisme Bung Karno: Obat Rakyat Kecil Lawan Ketimpangan & Hoax di Era Digital

Juni 7, 2026

Soekarno: Titik Koordinat Bangsa yang, Menyatukan Seluruh Ideologi demi Satu Tujuan — Indonesia Merdeka

Juni 7, 2026

Rupiah Melemah, Dapur Desa Tertekan: Anatomi Krisis Pangan di Ujung Rantai Pasok

Juni 7, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In