• Latest
  • Trending
  • All

Hilangnya Nuansa Nataru di Kwamki Narama, GMNI Mimika Nilai Pemda dan Aparat Gagal Jamin Keamanan

Januari 20, 2026

Syamsul Hariyanto DPRD Tangsel Fraksi PDIP: RTRW Tangsel Harus Jadi Kontrak Sosial 20 Tahun untuk Warga

Mei 1, 2026

Amin Napitupulu Di Hari Buruh: Setiap Keringat Pekerja adalah Bagian dari Pembangunan Negeri

Mei 1, 2026
PNM Akan Dikelola Kementerian Keuangan, GMNI : PNM Harus Tetap Dengan Wajah Aslinya

PNM Akan Dikelola Kementerian Keuangan, GMNI : PNM Harus Tetap Dengan Wajah Aslinya

April 30, 2026

Gandeng Pemprov Bali, PT Aksara Cristy Legal Siap Luncurkan Mesin Olah Sampah Tanpa Asap

April 30, 2026

Atasi Krisis Sampah, PT Aksara Cristy Legal Siapkan Mesin Pirolisis Tanpa Pembakaran

April 30, 2026

Kuasa Hukum Dr. Togar Situmorang Sebut Vonis Tendensius, Ungkap DM ‘Siap Dipenjara’ Sebelum Palu Diketuk

April 30, 2026

“Perpustakaan Merah Putih Nawaripi Dapat Perhatian, Dinas Perpustakaan Mimika Lakukan Peninjauan”

April 30, 2026

“Akar Kegagalan Jakarta di Papua: Mengapa Aktivis Cipayung, BEM, dan KNPI Mulai Suarakan Papua Merdeka?”

April 29, 2026

YLBH Papua Tengah Desak Presiden Prabowo Minta Maaf Kepada Pihak Keuskupan Timika

April 29, 2026

DAD dan Korem 173/PVB Perkuat Ketahanan Pangan di Papua Tengah, Dorong Pangan Lokal dalam Program MBG

April 29, 2026

Salah satu Bakal Calon Ketua KNPI MIMIKA buka suara terkait Aksi agresif yang menghantui pemuka agama di mimika

April 29, 2026

TK/PAUD Merah Putih Nawaripi Terima Bantuan Printer dan ATK dari Pemerintah Kampung

April 29, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, Mei 1, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Polhukam

Hilangnya Nuansa Nataru di Kwamki Narama, GMNI Mimika Nilai Pemda dan Aparat Gagal Jamin Keamanan

in Polhukam
0
32
SHARES
361
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Timika, Sabtu, 27 Desember 2025 — Nuansa damai Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kabupaten Mimika, khususnya di Distrik Kwamki Narama, nyaris tak terasa. Suasana yang seharusnya dipenuhi doa, sukacita, dan kebersamaan justru tergantikan oleh teriakan pembunuhan, bunyi tembakan, tarikan panah, serta simbol-simbol konflik yang mencederai nilai kemanusiaan dan kesakralan perayaan keagamaan.

RelatedPosts

DPC GMNI Jayawijaya Minta Gubernur Papua Pegunungan Konsisten pada Hasil Seleksi DPR Otsus

DPP GMNI Desak Presiden dan DPR Segera Sahkan RUU PPRT

Komisi II DPRK Mimika Tinjau Fasilitas Peternakan, Adrian Andhika Thie Dorong Program Berbasis Dampak dan Kesejahteraan Peternak

Peristiwa bentrokan antarkelompok masyarakat yang kembali pecah di wilayah tersebut menimbulkan keresahan luas dan kekhawatiran akan bertambahnya korban jiwa. Situasi ini mendapat sorotan tajam dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Mimika.

Bung Kafiar, selaku kader GMNI Kabupaten Mimika, menyampaikan duka dan keprihatinan mendalam atas kondisi keamanan yang memburuk di Kota Timika. Ia menilai Pemerintah Daerah (Pemda) bersama aparat keamanan terkesan melakukan pembiaran, sehingga konflik terus berulang dan menelan korban.

“Situasi ini sangat miris. Ketika masyarakat membutuhkan kehadiran negara, justru yang terlihat adalah pembiaran. Pemda bukannya mencari solusi, malah membiarkan perang suku terus terjadi. Ini menunjukkan kegagalan pihak keamanan dan pimpinan daerah dalam mengawal stabilitas keamanan,” tegas Bung Kafiar, Sabtu (27/12).

Menurutnya, kondisi sosial saat ini berada pada titik yang tidak baik, terlebih terjadi di momentum sakral Nataru. Ia mempertanyakan peran konkret aparat keamanan dan Pemda dalam mencegah konflik sejak dini.

“Kemana pihak keamanan? Kemana Pemda? Apakah harus menunggu korban semakin banyak baru turun tangan? Jabatan yang dipercayakan kepada pimpinan daerah itu seharusnya digunakan untuk melindungi rakyat,” ujarnya dengan nada kritis.

GMNI Kabupaten Mimika menilai bahwa konflik horizontal yang terus dibiarkan tidak hanya mengancam keselamatan masyarakat, tetapi juga masa depan orang Papua itu sendiri. Bung Kafiar mengingatkan bahwa berdasarkan data statistik, populasi Orang Asli Papua semakin menurun, sehingga perang antarsaudara harus segera dihentikan.

“Kitong sudah sedikit, jangan baku perang lagi. Mari bergandeng tangan, ciptakan suasana damai di bulan yang sakral ini, menyambut kelahiran Tuhan Yesus dengan hati yang penuh damai dan suka cita,” katanya.

Sebagai organisasi kader nasionalis, GMNI Kabupaten Mimika mendesak pimpinan daerah agar segera bertindak sebagai “orang tua” bagi seluruh masyarakat dengan mengambil langkah tegas, terukur, dan humanis untuk menghentikan konflik di Distrik Kwamki Narama.

GMNI juga meminta aparat keamanan untuk segera mengamankan situasi dan mencegah meluasnya konflik agar tidak kembali menelan korban jiwa.

“Kami keluarga besar GMNI Kabupaten Mimika meminta kepada Pemda dan pihak keamanan agar tidak lagi mendiamkan situasi ini. Negara harus hadir untuk menjamin keselamatan dan keberlangsungan hidup masyarakat,” pungkas Bung Kafiar.

Tags: GMNI Mimika
Share13SendShare
Redaksi Papua

Redaksi Papua

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

PERNYATAAN SIKAP ATAS TINDAKAN OKNUM APARAT YANG MEMASUKI PASTORAN KATEDRAL TIGA RAJA MIMIKA TANPA IZIN DAN ETIKA

April 28, 2026
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1

Syamsul Hariyanto DPRD Tangsel Fraksi PDIP: RTRW Tangsel Harus Jadi Kontrak Sosial 20 Tahun untuk Warga

Mei 1, 2026

Amin Napitupulu Di Hari Buruh: Setiap Keringat Pekerja adalah Bagian dari Pembangunan Negeri

Mei 1, 2026
PNM Akan Dikelola Kementerian Keuangan, GMNI : PNM Harus Tetap Dengan Wajah Aslinya

PNM Akan Dikelola Kementerian Keuangan, GMNI : PNM Harus Tetap Dengan Wajah Aslinya

April 30, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In