
Timika, 27 Desember 2025 – Kapolsek Kwamki Narama, Ipda Yusak Sawaki, menyampaikan apresiasi dan harapan agar semangat Natal memperkuat perdamaian serta keamanan di wilayahnya. Hal ini disampaikan usai mengikuti Perayaan Natal Okumene bersama pemuda di Distrik Kwamki Narama, Sabtu (27/12/2025).
Kapolsek menyampaikan terima kasih kepada Kepala Distrik dan Ketua Panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan bertema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan” (Matius 1:21). Ia menekankan pentingnya peran serta seluruh masyarakat, khususnya pemuda, untuk saling mendukung dalam menjaga Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat).
Pernyataan ini disampaikan oleh Ipda Yusak Sawaki, selaku Kapolsek (Kepala Kepolisian Sektor) Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Pernyataan disampaikan pada Sabtu, 27 Desember 2025, bertepatan dengan pelaksanaan Perayaan Natal Okumene.
Lokus pembahasan adalah Distrik Kwamki Narama, dengan perhatian khusus pada situasi di Kampung Ambole (disebut juga Ngamole) yang disebut sedang mengalami konflik.
Pernyataan ini mengonfirmasi dan merespons langsung konflik yang sedang terjadi, sebagaimana sebelumnya disuarakan oleh pemuda (IPKN). Kapolsek mengungkapkan akar konflik diduga berasal dari persoalan perselingkuhan, yang telah memicu serangan dengan panah antar keluarga di Kampung Ambole. Seruan ini penting sebagai upaya preventif dan membangun kesadaran kolektif untuk perdamaian.
Kapolsek berharap momentum Natal dapat menjadi dasar untuk menciptakan hal-hal positif. Ia secara khusus meminta dukungan pemuda-pemudi untuk tidak lagi terlibat atau mendukung aksi saling serang (“pekak panah”). Kolaborasi antara pemuda, Kepala Distrik, dan Kepolisian diharapkan dapat menciptakan Kwamki Narama yang aman dan damai untuk menyambut tahun baru.
“Kami harapkan… untuk pemuda-pemudi yang ada di kampung-kampung dapat mendukung keamanan situasi Kamtibmas di sini,” ujar Ipda Yudas Yosak Sawaki.
“Tidak lagi melakukan pekak panah, atau saling panah terhadap saudara-saudara kita di kampung Ambole… supaya Kwamki Narama tetap aman, damai,” tambahnya.
Pernyataan Kapolsek ini menegaskan adanya situasi konflik yang memerlukan perhatian serupa dari berbagai pihak, seperti yang telah diserukan oleh Ketua IPKN sehari sebelumnya. Pendekatan yang disoroti adalah kolaborasi dan penyadaran melalui momentum keagamaan.









