• Latest
  • Trending
  • All
Perluas Ruang Berkarya Musisi Jalanan, Ganjar: Harus Buat Lebih Banyak Event

Perluas Ruang Berkarya Musisi Jalanan, Ganjar: Harus Buat Lebih Banyak Event

September 4, 2023

Junk Fee: Ilusi Angka dan Remah Konsumsi Digital

Januari 18, 2026

Ibadah Syukur ke-89 Tahun Pekabaran Injil, Keluarga Besar A3 Mimika Teguhkan Iman dan Persaudaraan Lewat Ibadah Bersama

Januari 18, 2026

“YESUS – Sang Pencipta Impian” Karya Yulianus Mote Hadirkan Perspektif Rohani tentang Makna Impian

Januari 18, 2026

DPC GMNI Kabupaten Mimika dan Pemerintah Distrik Mimika Barat Jauh Perkuat Sinergi Pembangunan

Januari 18, 2026

MUSRENBANG KAMPUNG NAWARIPI TAHUN 2025 DESA MANDIRI NAWARIPI MENUJU DESA SWASEMBADA NAWARIPI

Januari 15, 2026
Tim Advokasi untuk Demokrasi Melawan Pembungkaman, Merawat Demokrasi: Aktivis dan Konten Kreator Laporkan Teror ke Polisi

Tim Advokasi untuk Demokrasi Melawan Pembungkaman, Merawat Demokrasi: Aktivis dan Konten Kreator Laporkan Teror ke Polisi

Januari 15, 2026

Ketua KNPI Jayawijaya Hengky Hilapok Temui Wapres Gibran, Dorong Pusat Konsolidasi Pemuda di Wamena

Januari 15, 2026

Dari Wamena, Pemuda Papua Pegunungan dan Wapres Gibran Satukan Harapan Pembangunan

Januari 14, 2026

Sinergi Pemerintah Pusat dan Desa, Bantuan Sembako Disalurkan ke Nawaripi Jaya

Januari 15, 2026

Gerbang Tertutup, Cita-Cita Tertahan: Aksi Pemalangan dan Darurat Pendidikan di Mimika

Januari 15, 2026

Musdus Nawaripi, Pemerintah Kampung Ingatkan Program Harus Berpihak ke Warga

Januari 15, 2026
Kedaulatan Rakyat Tak Bisa Diwakilkan: Menjaga Amanat Rakyat sebagai Fondasi Demokrasi yang Berdaulat

Kedaulatan Rakyat Tak Bisa Diwakilkan: Menjaga Amanat Rakyat sebagai Fondasi Demokrasi yang Berdaulat

Januari 11, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, Januari 18, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Budaya

Perluas Ruang Berkarya Musisi Jalanan, Ganjar: Harus Buat Lebih Banyak Event

in Budaya, Pemerintahan
0
Perluas Ruang Berkarya Musisi Jalanan, Ganjar: Harus Buat Lebih Banyak Event
24
SHARES
264
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Semarang, Siasat ID – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong perluasan ruang berkarya bagi musisi jalanan. Menurut Ganjar, untuk mendorong musisi jalanan naik kelas tidak hanya berhenti pada pendataan dan sertifikasi. Harus lebih banyak lagi ruang ekspresi bagi para musisi jalanan untuk menunjukkan kreativitas dan karyanya kepada publik.

“Ini menarik ya. Satu, musisi jalanan terlibat langsung bahkan beberapa ikut dalam pembuatan public policy. Menurut saya itu sangat bagus.”

RelatedPosts

Junk Fee: Ilusi Angka dan Remah Konsumsi Digital

“YESUS – Sang Pencipta Impian” Karya Yulianus Mote Hadirkan Perspektif Rohani tentang Makna Impian

Sinergi Pemerintah Pusat dan Desa, Bantuan Sembako Disalurkan ke Nawaripi Jaya

“Kedua, Dirjen Kebudayan memberikan fasilitas kurasi. Ruang-ruang seperti ini perlu makin banyak lagi,” kata Ganjar saat menghadiri Pentas Apresiasi Musisi Jalanan “Pengamen Naik Kelas” yang digelar oleh Institut Musisi Jalanan di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Kota Semarang, Minggu (3/9/2023) malam.

Menurut Ganjar, kurasi musisi jalanan dengan pendataan dan sertifikasi adalah cara yang harus dilalui oleh pengamen agar bisa naik kelas. Kurasi ini harus dilakukan dari banyak sisi, misalnya kualitas permainan dan panggung pertunjukan. Harapannya adalah menciptakan satu pertunjukan berkelas sehingga membuat publik memberikan perhatian lebih.

“Mainnya bagus, performnya bagus, sekarang panggungnya juga dikurasi, lighting dan sound-nya. Maka ketika perform itu dilihat, wow. Sekarang itu mau digerakkan terus-menerus,” jelasnya.

Selain itu, musisi jalanan yang sudah tersertifikasi dan melalui kurasi harus didorong untuk lebih kreatif dengan menciptakan lagu original. Sebab selama ini yang dilakukan oleh musisi jalanan lebih banyak meng-cover lagu-lagu yang sudah terkenal.

“Harapannya nanti mereka tidak hanya cover lagu tetapi mereka bisa punya original song dan kemudian ia tampilkan. Ini akan merangsang kreativitas siapapun pengamen jalanan, yang tidak jalanan, anak muda, new comer dan lain sebagainya semua dilakukan,” ungkapnya.

Sejauh ini sertifikasi musisi jalanan yang dilakukan oleh Institut Musisi Jalanan (IMJ) didukung oleh Dirjen Kebudayan terlah mendata ribuan musisi jalanan. Sekitar 550 musisi jalanan sudah memiliki lisensi atau sertifikat yang sah.

Maka dari itu, ruang ekspresi untuk menampilkan kreativitas itu harus diperbanyak. Ganjar mengusulkan agar dibuat event atau festival. Jika perlu Ganjar ingin ada tempat yang secara berkelanjutan dapat digunakan musisi jalanan tampil.

“Saya usul tadi, ada dong festivalnya. Ada dong tempatnya,” lanjut Ganjar.

Terakhir, Ganjar ingin karya-karya dari musisi jalanan itu mendapatkan nilai yang sesuai. Misalnya ketika para musisi sudah membuat lirik dan lagu original bahkan sampai terkenal dan diputar di mana-mana, royalti kepada musisi harus diberikan.

“Kalau mereka sudah menuliskan lirik lagunya, bagus, terkenal, diputar di bus kota, restoran, hotel atau tempat hiburan royaltinya dibayar, itu cuma 2 persen kok. Kalau itu terjadi, penegakan hukumnya dilakukan, maka orang akan sangat menghormati seniman beserta karyanya,”

Sekretaris Dirjen Kebudayan Kemendikbud, Fitra Arda, mengatakan kurasi dan sertifikasi itu sudah mulai dilakukan. Dimulai pada tahun 2017 ketika melibatkan musisi jalanan dalam pembuatan undang-undang pemajuan kebudayaan.

“Kita merancang bagaimana seluruh seniman mendapatkan tempat. Maka kita kurasi dan sertifikasi mereka.Kita tidak mau teman musisi jalanan ditangkap satpol PP. IMJ itu ruang untuk manajemen talenta karena kami ingin musisi jalanan menjadi agen perubahan dan menyadarkan masyarakat bahwa mereka seniman yang menghasilkan karya,” katanya.

Tags: Ganjar PranowoInstitut Musisi Jalanan
Share10SendShare
Siasat ID

Siasat ID

surel: siasatindonesia [at] gmail.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

PT. TAS. Gelar Pertemuan Lanjutan dengan Masyarakat Adat Mimika Barat Jauh, Bahas Operasional Perkebunan Kelapa Sawit

Desember 15, 2025
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1

Junk Fee: Ilusi Angka dan Remah Konsumsi Digital

Januari 18, 2026

Ibadah Syukur ke-89 Tahun Pekabaran Injil, Keluarga Besar A3 Mimika Teguhkan Iman dan Persaudaraan Lewat Ibadah Bersama

Januari 18, 2026

“YESUS – Sang Pencipta Impian” Karya Yulianus Mote Hadirkan Perspektif Rohani tentang Makna Impian

Januari 18, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In