
Jayawijaya, Papua Pegunungan — Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya, pada Selasa–Rabu (13–14 Januari 2026). Kunjungan ini dimanfaatkan oleh kalangan pemuda, khususnya Dewan Pengurus Daerah (DPD) II KNPI Kabupaten Jayawijaya, untuk menyampaikan sejumlah aspirasi strategis terkait kepemudaan, keamanan, dan konsolidasi organisasi.
Ketua DPD II KNPI Jayawijaya, Hengky Hilapok, menyampaikan langsung kepada Wapres Gibran salah satu aspirasi utama, yakni permohonan pembangunan sekretariat permanen KNPI di Ibu Kota Provinsi Papua Pegunungan, Wamena. Sekretariat tersebut diharapkan menjadi pusat konsolidasi seluruh Organisasi Kepemudaan (OKP), Ormas, serta elemen Cipayung Plus dalam satu wadah yang disebut Honai KNPI.
“Tujuan kami adalah menghimpun dan membina seluruh OKP dan ormas kepemudaan agar kader-kader dari GMNI, GMKI, HMI, PMKRI, PMII, dan organisasi lainnya dapat berkolaborasi secara aktif di bawah KNPI,” ujar Hengky Hilapok.
Selain kepada Wapres, aspirasi tersebut juga didukung oleh Bupati Jayawijaya, yang secara terbuka menegaskan bahwa tidak ada dualisme kepemimpinan KNPI di Kabupaten Jayawijaya. Bupati memastikan bahwa seluruh komando organisasi KNPI berada di bawah kepemimpinan Hengky Hilapok sebagai Ketua DPD II KNPI Jayawijaya, dan hal tersebut telah disampaikan langsung kepada Wakil Presiden.
Dalam kesempatan yang sama, KNPI Jayawijaya juga mendorong penarikan personel TNI non-organik dari wilayah Papua Pegunungan. Aspirasi tersebut disampaikan sebagai bagian dari harapan pemuda akan pendekatan keamanan yang lebih humanis dan dialogis.

Selanjutnya, pada kegiatan yang berlangsung di Stadion Wamena, Ketua KNPI Jayawijaya bersama jajaran pemuda kembali menyampaikan aspirasi kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. KNPI meminta agar penempatan TNI non-organik di seluruh wilayah Tanah Papua dievaluasi dan ditarik secara bertahap.
Menanggapi hal tersebut, KSAD menyatakan bahwa evaluasi akan dilakukan dalam tahun berjalan. Selain itu, KSAD juga berkomitmen mendukung konsolidasi pemuda hingga tingkat distrik dan kampung, serta menjanjikan bantuan satu set alat musik untuk mendukung aktivitas kepemudaan KNPI Jayawijaya.
Atas perhatian dan respons yang diberikan, Ketua KNPI Jayawijaya Hengky Hilapok menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wapres Gibran Rakabuming Raka, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, serta seluruh pihak yang telah turun langsung mendengar aspirasi pemuda dan masyarakat Jayawijaya.
“Kami berharap kunjungan ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi awal dari kebijakan nyata yang menyentuh kebutuhan pemuda dan masyarakat Papua Pegunungan,” tutupnya.








