
Pada Senin (12/1/2026) Pemerintah Kampung Nawaripi menggelar musyawarah rencana pembangunan tingkat dusun (Musdus) yang berlangsung di aula Kampung Nawaripi.
Musdus diikuti oleh Kepala Dusun I, Timotius Nawau dan Ketua Dusun III Yohanes B.Jurumara. Hadir pula sejumlah RT, Anggota Bamuskam, dan tokoh masyarakat di Kampung Nawaripi.
Bendahara Kampung Nawaripi Arden Temorubun mewakili kepala kampung dalam amanatnya menyampaikan dalam musyawarah ini RT-RT dapat menyampaikan usulan program yang akan diteruskan dalam musrembang kampung pada Rabu mendatang.
Program yang diusulkan kata Arden sebaiknya program yang berkepentingan langsung dengan masyarakat. Hal ini penting mengingat dana desa Kampung Nawaripi seauai data yang dikirim dari pusat tinggal Rp 375 juta saja.

Dana ini termasuk untuk membiayai BLT Ekstrim, Ketahanan Pangan, penanganan iklim, pelayanan kesehatan dasar (stunting), digitalisasi, koperasi merah putih, pasat karya tunai dan lain-lain.
Dengan program wajib seperti ini, kata dia RT dan Dusun sudah berpikir program yang betul-betul menyentuh ke warga. Misalnya BLT diberikan kepada mereka yang benar-benar miskin ekstrim. Bagi janda atau lansia yang masih bisa bekerja dipertimbangkan untuk dikasih.
“yang dikasih betul-betul mereka yang tidak mampu bekerja secara fisik. Hal ini kita putuskan dengan pertimbangan dana yang sangat kecil ini dibagi ke sekian warga di 20 RT ini,” terang Arden.
Sejumlah RT yang hadir menuturkan, pihaknya akan menyesuaikan dengan anggaran yang ada. Apanyang disampaikan mengenai usulan penerima BLT dengan kondisi keuangan yang ada bisa saja dalam kampung ini hanya 10-20 orang saja. Padahal di tiap RT ada banyak lansia dan mama-mama janda yang berhak menerima BLT ini.
Dalam forum musrembang nanti pihaknya akan sampaikan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat..(red)








