Timika, Siasat ID – Kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMAN I Berjalan aman tanpa ada gangguan dari pihak-pihak yang mengklaim masalah tanah. Bahkan KepalanKampung Nawaripi, Norman Ditubun sudah bertemu Ibu Albina tidak boleh ganggu proses belajar mengajar.
“Ibu Albina mengklaim bahwa tanah di SMAN I miliknya dan belum pernah dibayar. Dan kepala kampung minta tidak boleh ganggu kegiatan belajar mengajar anak-anak. Apalagi anak kelas tiga ada ujian dan Ibu bersedia tidak ada ganggu. Dan ada isu akan ada demo besar-besaran itu tidak benar,” kata Norman.
Dia mengakui memang sudah ada Pemalangan dari hari sebelumnya tapi dirinya tidak tahu dan tidak mendapat laporan dari pihak sekolah. Dan saya baru terima perintah Ibu Kepala Distrik untuk amankan agar tidak asa aksi hari ini. Dan dirinya jalankan perintah itu dengan bertemu Ibu Albina agar tidak ada aksi lagi dan jangan palang lagi supaya belajar mengajar tetap jalan seperti biasa.
Ini perintah Ibu Kepala Distrik Wania kepada Kepala Kampung Nawaripi
terkait situasi pagar SMAN 1 Mimika yang digembok oleh pihak yang mengklaim lahan.milik mereka. Perintahnya adalah:
- Koordinasi dengan pihak sekolah dan keamanan sekolah besok pagi, memastikan akses siswa aman dan tertib.
- Pastikan tidak ada potensi kerumunan, provokasi, atau tindakan sepihak dari warga. Jaga suasana tetap kondusif.
- Lakukan pemantauan situasi di sekitar area sekolah dan laporkan jika ada perubahan atau eskalasi.
- Semua langkah harus persuasif dan damai, tanpa konfrontasi. Kita tunggu proses hukum dan koordinasi pemerintah.
Keselamatan siswa adalah prioritas. Terima kasih atas kerja sama dan kewaspadaan.
Dengan menjalankan perintah ini terang dia hari ini dirinya telah ke SMAN I dan bertemu pihak yang mengklaim tanah ini dan tidak ada aksi pemalangan dan siswa kelas tiga yang mempersiapkan ujian sudah jalan baik. Segala urusan selanjutnya akan diselesaikan Ibu Albina dan rekan-rekannya dengan Pemerintah Daerah dan Dinas Pendidikan. (red)










