• Latest
  • Trending
  • All
Kenapa Telur Kecoa Sulit Dibasmi dan Cepat Menetas?

Kenapa Telur Kecoa Sulit Dibasmi dan Cepat Menetas?

Oktober 30, 2025

Kampung Nawaripi jadi Teladan perdamaian di Mimika.

Januari 5, 2026

Legalitas Lengkap, Kontribusi Nyata : BUMDes Nawaripi Jaya Resmi Terdaftar di Kemendes PDTT, Siap Berkontribusi untuk Mimika

Januari 5, 2026
GMNI Lombok Timur Sukses Gelar PPAB dan Resmikan Sekretariat Baru

GMNI Lombok Timur Sukses Gelar PPAB dan Resmikan Sekretariat Baru

Januari 4, 2026

Agustinus Yekwam Tegaskan Aparat Harus Humanis, GMNI Tambrauw Minta Teguran Koramil

Januari 3, 2026
Kaleidoskop 2025: Tahun Fondasi, Bukan Tahun Seremonial

Kaum Muda dan Tahun Bangkit 2026: Mesin Kebangkitan Bangsa

Januari 1, 2026

Mahasiswa Farmasi UNRAM Edukasi Warga Tanjung Karang Manfaatkan Daun Katang-Katang untuk Luka Ringan

Desember 30, 2025
Tingkatkan Pengetahuan Mahasiswa, Green Institute Gelar Pelatihan Pengembangan Kebun Pangan Bergizi di Universitas Teknologi Sumbawa

Tingkatkan Pengetahuan Mahasiswa, Green Institute Gelar Pelatihan Pengembangan Kebun Pangan Bergizi di Universitas Teknologi Sumbawa

Desember 30, 2025

Konflik dan Kegelapan di Mimika: Sukacita Natal Tertutup Awan Konflik dan Kelambanan Pemerintah

Desember 28, 2025
Kaleidoskop 2025: Tahun Fondasi, Bukan Tahun Seremonial

Kaleidoskop 2025: Tahun Fondasi, Bukan Tahun Seremonial

Desember 28, 2025

Hilangnya Nuansa Nataru di Kwamki Narama, GMNI Mimika Nilai Pemda dan Aparat Gagal Jamin Keamanan

Desember 28, 2025

Ketua KNPI Mimika Awen M. Katagame: Konflik Kwamki Narama Cederai Makna Natal dan Perdamaian‎

Desember 28, 2025

Natal Oikumene Pemuda Kwamki Narama, Kepala Distrik Edwin Hanuebi: Pemuda Kunci Perdamaian Daerah

Desember 28, 2025
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, Januari 5, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Pariwara

Kenapa Telur Kecoa Sulit Dibasmi dan Cepat Menetas?

in Pariwara
0
Kenapa Telur Kecoa Sulit Dibasmi dan Cepat Menetas?
25
SHARES
278
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Kecoa jadi salah satu hama yang paling sulit dikendalikan di Indonesia. Mulai dari rumah tinggal di perkotaan, apartemen, restoran, hotel, hingga gudang penyimpanan.

Satu hal yang membuat kecoa terasa sulit diberantas adalah telurnya yang bandel. Anda mungkin merasa sudah mengusir kecoa dewasa, tapi beberapa minggu kemudian mereka muncul lagi. Nah, kemungkinan besar itu karena telur kecoa yang tersembunyi sudah menetas.

RelatedPosts

Krisis Energi dan Dampaknya pada Operasional Reefer Container

Wisuda Perdana Stembi Al-Aziziyah Randudongkal Pemalang Cetak SDM Berdampak Global

Genset Handal untuk Bisnis Andal, Bina Pertiwi Pilihan Utama di Indonesia

Kenapa telur kecoa bisa begitu kuat dan cepat berkembang? Yuk, kita bahas lebih detail.

1. Telur Kecoa Dilindungi oleh Ootheca

Telur kecoa tidak terbentuk begitu saja, melainkan berada dalam sebuah kantung bernama ootheca. Lapisan ini sangat keras dan berfungsi seperti perisai alami. Bahkan, ootheca mampu melindungi belasan telur di dalamnya dari:

  • Tekanan atau benturan ringan.
  • Kondisi lingkungan yang berubah, seperti suhu dan kelembapan.
  • Cairan pembersih rumah tangga biasa.

Bayangkan, dalam satu ootheca bisa terdapat 10 hingga 40 butir telur tergantung spesies kecoanya. 

Jadi, meskipun Anda berhasil membasmi satu kecoa betina yang sedang membawa ootheca, ada kemungkinan kantung telurnya sudah ditinggalkan di sudut ruangan. Itulah alasan populasi kecoa bisa cepat kembali.

2. Lokasi Persembunyian Telur Sangat Tersembunyi

Kecoa dikenal pintar mencari tempat aman untuk bertelur. Biasanya mereka memilih area yang gelap, lembap, dan jarang disentuh manusia. Beberapa lokasi favoritnya antara lain:

  • Belakang kulkas dan kompor.
  • Bawah wastafel dapur.
  • Retakan dinding atau celah di lantai.
  • Kardus bekas atau tumpukan kertas.
  • Sela-sela furnitur kayu atau lemari.

Di lingkungan rumah tangga Indonesia, dapur dan kamar mandi jadi spot paling sering ditemukan telur kecoa. 

Sedangkan di restoran atau hotel, area pantry dan gudang penyimpanan makanan jadi lokasi utama. Karena sulit dijangkau, telur bisa bertahan lama tanpa terlihat.

3. Proses Menetas yang Cepat

Waktu menetas telur kecoa bisa berbeda-beda, tetapi rata-rata antara 30 sampai 50 hari. Spesies kecoa Jerman (German cockroach), yang banyak ditemui di perkotaan Indonesia, bahkan bisa menetas lebih cepat dari itu.

Artinya, hanya butuh waktu sekitar satu bulan sejak ootheca disimpan hingga kecoa muda lahir. Kalau lingkungan mendukung, mereka bisa berkembang biak lagi hanya dalam beberapa bulan. Inilah sebabnya populasi kecoa terasa terus bertambah meskipun sudah dibersihkan berkali-kali.

4. Tidak Terganggu oleh Semprotan Serangga Biasa

Banyak orang mengandalkan semprotan serangga (insektisida aerosol) untuk membunuh kecoa. Memang efektif untuk kecoa dewasa yang terkena langsung, tapi tidak dengan telur. Lapisan ootheca membuat telur kebal terhadap sebagian besar semprotan.

Jadi, meskipun Anda sudah rajin menyemprot, telur tetap bisa bertahan. Setelah menetas, kecoa muda akan muncul kembali, dan siklusnya berulang. Inilah alasan kenapa pengendalian kecoa tidak bisa hanya mengandalkan insektisida rumah tangga.

5. Dampak Buruk Bila Telur Menetas Tidak Terkendali

Mungkin Anda bertanya-tanya, seberapa serius masalah telur kecoa kalau dibiarkan? Jawabannya: cukup serius, terutama untuk kesehatan dan kenyamanan.

  • Di rumah: kecoa bisa mencemari makanan, meninggalkan bau tidak sedap, dan memicu alergi pada anak-anak maupun orang dewasa.
  • Di restoran atau hotel: munculnya kecoa bisa menurunkan kepercayaan pelanggan dan merusak reputasi.
  • Di gudang atau kantor: kecoa bisa merusak dokumen, barang penyimpanan, bahkan perangkat elektronik.

Semakin lama telur dibiarkan menetas, semakin banyak kecoa yang harus Anda hadapi.

6. Cara Efektif Mengatasi Telur Kecoa

Untuk memutus siklus hidup kecoa, Anda perlu melakukan langkah-langkah yang lebih menyeluruh, bukan hanya fokus pada kecoa dewasa. Beberapa langkah pencegahan dan pengendalian antara lain:

  • Rutin membersihkan area lembap seperti kolong wastafel, belakang kulkas, dan kamar mandi.
  • Menutup celah dan retakan di dinding atau lantai yang bisa jadi tempat persembunyian.
  • Mengelola sampah dengan baik, jangan biarkan tumpukan sampah menginap terlalu lama.
  • Menggunakan perangkap kecoa untuk memantau keberadaan mereka.
  • Mengandalkan jasa pengendalian hama profesional yang punya metode dan bahan khusus untuk menembus lapisan ootheca.

Langkah terakhir inilah yang paling efektif, terutama jika masalah kecoa sudah meluas. Kalau Anda merasa kecoa di rumah atau tempat usaha sudah sulit dikendalikan, saatnya beralih ke solusi profesional bersama Pestigo.

Pestigo adalah penyedia jasa pengelolaan hama dan rayap yang berpengalaman. Tim Pestigo tidak hanya fokus pada kecoa dewasa, tapi juga melakukan inspeksi detail untuk menemukan lokasi telur tersembunyi. 

Dengan bahan dan teknik khusus, Pestigo mampu menargetkan telur kecoa yang biasanya kebal terhadap metode biasa. Hasilnya, rumah maupun bisnis Anda bisa terbebas dari ancaman kecoa dalam jangka panjang.Hubungi Pestigo sekarang juga untuk mendapatkan perlindungan terbaik bagi rumah maupun bisnis kamu.

Tags: Pestigo
Share10SendShare
Siasat ID

Siasat ID

surel: siasatindonesia [at] gmail.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022
Pilkades Batu Bangka Diminta Pemungutan Suara Ulang, Ada Persoalan Data Pemilih

Pilkades Batu Bangka Diminta Pemungutan Suara Ulang, Ada Persoalan Data Pemilih

November 4, 2022
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1

Kampung Nawaripi jadi Teladan perdamaian di Mimika.

Januari 5, 2026

Legalitas Lengkap, Kontribusi Nyata : BUMDes Nawaripi Jaya Resmi Terdaftar di Kemendes PDTT, Siap Berkontribusi untuk Mimika

Januari 5, 2026
GMNI Lombok Timur Sukses Gelar PPAB dan Resmikan Sekretariat Baru

GMNI Lombok Timur Sukses Gelar PPAB dan Resmikan Sekretariat Baru

Januari 4, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In