• Latest
  • Trending
  • All
Simon Haluk, Kader GMNI Papua Tengah, Kecam Keras Tindakan Kekerasan oleh Oknum Dinas Pendidikan Nabire

Simon Haluk, Kader GMNI Papua Tengah, Kecam Keras Tindakan Kekerasan oleh Oknum Dinas Pendidikan Nabire

Februari 21, 2025

Junk Fee: Ilusi Angka dan Remah Konsumsi Digital

Januari 18, 2026

Ibadah Syukur ke-89 Tahun Pekabaran Injil, Keluarga Besar A3 Mimika Teguhkan Iman dan Persaudaraan Lewat Ibadah Bersama

Januari 18, 2026

“YESUS – Sang Pencipta Impian” Karya Yulianus Mote Hadirkan Perspektif Rohani tentang Makna Impian

Januari 18, 2026

DPC GMNI Kabupaten Mimika dan Pemerintah Distrik Mimika Barat Jauh Perkuat Sinergi Pembangunan

Januari 18, 2026

MUSRENBANG KAMPUNG NAWARIPI TAHUN 2025 DESA MANDIRI NAWARIPI MENUJU DESA SWASEMBADA NAWARIPI

Januari 15, 2026
Tim Advokasi untuk Demokrasi Melawan Pembungkaman, Merawat Demokrasi: Aktivis dan Konten Kreator Laporkan Teror ke Polisi

Tim Advokasi untuk Demokrasi Melawan Pembungkaman, Merawat Demokrasi: Aktivis dan Konten Kreator Laporkan Teror ke Polisi

Januari 15, 2026

Ketua KNPI Jayawijaya Hengky Hilapok Temui Wapres Gibran, Dorong Pusat Konsolidasi Pemuda di Wamena

Januari 15, 2026

Dari Wamena, Pemuda Papua Pegunungan dan Wapres Gibran Satukan Harapan Pembangunan

Januari 14, 2026

Sinergi Pemerintah Pusat dan Desa, Bantuan Sembako Disalurkan ke Nawaripi Jaya

Januari 15, 2026

Gerbang Tertutup, Cita-Cita Tertahan: Aksi Pemalangan dan Darurat Pendidikan di Mimika

Januari 15, 2026

Musdus Nawaripi, Pemerintah Kampung Ingatkan Program Harus Berpihak ke Warga

Januari 15, 2026
Kedaulatan Rakyat Tak Bisa Diwakilkan: Menjaga Amanat Rakyat sebagai Fondasi Demokrasi yang Berdaulat

Kedaulatan Rakyat Tak Bisa Diwakilkan: Menjaga Amanat Rakyat sebagai Fondasi Demokrasi yang Berdaulat

Januari 11, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, Januari 19, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Edukasi

Simon Haluk, Kader GMNI Papua Tengah, Kecam Keras Tindakan Kekerasan oleh Oknum Dinas Pendidikan Nabire

in Edukasi, Nusantara
0
Simon Haluk, Kader GMNI Papua Tengah, Kecam Keras Tindakan Kekerasan oleh Oknum Dinas Pendidikan Nabire
36
SHARES
402
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Papua Tengah, Siasat ID – Simon Haluk, selaku kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Papua Tengah mengutuk keras tindakan tidak terpuji yang dilakukan oleh oknum Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, yang diduga menendang seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) saat penyampaian aspirasi.

Insiden ini terjadi ketika sejumlah siswa dan masyarakat menyampaikan aspirasi mereka terkait permasalahan pendidikan di Kabupaten Nabire. Namun, bukannya mendapatkan tanggapan yang baik, salah satu siswa justru mengalami perlakuan kekerasan dari seorang oknum yang seharusnya bertanggung jawab dalam dunia pendidikan.

RelatedPosts

Ibadah Syukur ke-89 Tahun Pekabaran Injil, Keluarga Besar A3 Mimika Teguhkan Iman dan Persaudaraan Lewat Ibadah Bersama

DPC GMNI Kabupaten Mimika dan Pemerintah Distrik Mimika Barat Jauh Perkuat Sinergi Pembangunan

Ketua KNPI Jayawijaya Hengky Hilapok Temui Wapres Gibran, Dorong Pusat Konsolidasi Pemuda di Wamena

Simon Haluk menyatakan bahwa tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. Ia meminta pihak berwajib agar segera memproses hukum oknum Dinas Pendidikan yang terlibat dalam insiden tersebut. Menurutnya, kejadian ini mencoreng dunia pendidikan dan melanggar hak-hak anak yang seharusnya dilindungi.

“Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh seorang pejabat pendidikan kepada siswa adalah sebuah bentuk pelecehan terhadap hak asasi manusia, khususnya hak anak untuk merasa aman dalam dunia pendidikan. Kami meminta aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus ini agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” ujar Simon Haluk (21/2).

Lebih lanjut, Simon juga menyoroti peran pihak keamanan yang bertugas saat kejadian. Ia melihat adanya kejanggalan karena pihak keamanan seolah membiarkan insiden tersebut terjadi tanpa adanya tindakan tegas.

“Kami juga mempertanyakan sikap aparat keamanan yang seharusnya bertugas melindungi masyarakat, termasuk para siswa yang sedang menyampaikan aspirasi mereka. Mengapa mereka membiarkan tindakan kekerasan itu terjadi tanpa adanya upaya untuk mencegah?” tambahnya.

Selain mengkritisi tindakan kekerasan yang terjadi, Simon Haluk juga menyoroti kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan di Papua Tengah. Ia menegaskan bahwa masyarakat Papua Tengah lebih membutuhkan pendidikan gratis daripada program makanan bergizi gratis. Menurutnya, pendidikan gratis akan memberikan dampak jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.

“Kami meminta agar Presiden mendengar aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat dan pelajar Papua Tengah. Pendidikan gratis harus menjadi prioritas utama dalam membangun masa depan generasi Papua yang lebih baik,” tegasnya.

Kejadian ini telah menimbulkan kecaman dari berbagai pihak, termasuk aktivis pendidikan dan masyarakat yang peduli terhadap kesejahteraan anak-anak di Papua Tengah. Mereka berharap ada keadilan bagi siswa yang menjadi korban dan adanya tindakan tegas terhadap oknum yang terlibat.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut. Publik menunggu langkah tegas dari pihak kepolisian serta Pemerintah Kabupaten Nabire dalam menangani kasus ini agar tidak terulang kembali di masa mendatang.

Kekerasan dalam dunia pendidikan adalah tindakan yang tidak dapat diterima dalam bentuk apa pun. Pendidikan seharusnya menjadi tempat yang aman bagi siswa untuk belajar dan berkembang, bukan menjadi ruang di mana mereka mengalami kekerasan dari pihak yang seharusnya mendukung mereka. Dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, diharapkan kasus ini segera ditindaklanjuti dengan adil dan transparan, ucapnya.

Tags: NabirePapua Tengah
Share14SendShare
Siasat ID

Siasat ID

surel: siasatindonesia [at] gmail.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

PT. TAS. Gelar Pertemuan Lanjutan dengan Masyarakat Adat Mimika Barat Jauh, Bahas Operasional Perkebunan Kelapa Sawit

Desember 15, 2025
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1

Junk Fee: Ilusi Angka dan Remah Konsumsi Digital

Januari 18, 2026

Ibadah Syukur ke-89 Tahun Pekabaran Injil, Keluarga Besar A3 Mimika Teguhkan Iman dan Persaudaraan Lewat Ibadah Bersama

Januari 18, 2026

“YESUS – Sang Pencipta Impian” Karya Yulianus Mote Hadirkan Perspektif Rohani tentang Makna Impian

Januari 18, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In