• Latest
  • Trending
  • All

LINDA GUMELAR PRIHATIN KEKERASAN TERHADAP ANAK SERING TERJADI

Oktober 26, 2012

Jelang Idul Fitri, Toko Miras di Mimika Masih Bebas Beroperasi: Keseriusan Pemda dan Aparat Dipertanyakan

Maret 6, 2026
Sudah 22 Tahun, Mengapa RUU PPRT Tak Juga Disahkan?: RDP Koalisi Masyarakat Sipil Bersama DPR RI

Sudah 22 Tahun, Mengapa RUU PPRT Tak Juga Disahkan?: RDP Koalisi Masyarakat Sipil Bersama DPR RI

Maret 6, 2026

Oknum Pengusaha di Desa Labuhan Alas Diduga Serobot Lahan Milik Daerah, Lembaga FPPK Minta Inspektorat dan Kabag Aset Pemda Sumbawa Segera Turun Kroscek

Maret 4, 2026

DPC GMNI Merauke Tegaskan Sikap, Desak DPD GMNI Tanah Papua Segera Gelar Konferda

Maret 4, 2026

Musrenbang Kampung Hiripau 2026 Berjalan Lancar, Lima Usulan Prioritas Jadi Fokus Pembangunan

Maret 3, 2026

GMNI Desak Prabowo Subianto Keluar dari Board of Peace, Soroti Inkonsistensi AS–Israel di Tengah Konflik Iran

Maret 2, 2026

Koordinator Penyelesaian Kasus Ajak Intelektual Abun Jaga Persatuan dalam Isu Pelecehan Adat Woun/Wofle

Maret 2, 2026

DUKUNG SENATOR PAUL FINSEN MAYOR DALAM MEMPERJUANGKAN ASPIRASI RAKYAT PAPUA

Maret 2, 2026

Kepala Seksi Kerusakan Lingkungan, DLH Luncurkan Sistem “Papa Berseri”, Dorong Pengolahan Sampah Terpadu Berbasis Masyarakat

Maret 2, 2026
Kabid Hukum DPP GMNI Desak Polri Usut Tuntas Dugaan Kekerasan Oknum Polisi yang Menyebabkan Kematian Pelajar di Tual

Kabid Hukum DPP GMNI Desak Polri Usut Tuntas Dugaan Kekerasan Oknum Polisi yang Menyebabkan Kematian Pelajar di Tual

Maret 1, 2026

Pemerintah Distrik Wania Dukung Peningkatan SDM Kamoro melalui Pelatihan Welder di LPK Merah Putih Nawaripi

Februari 28, 2026

Kepala Distrik Mimika Barat Jauh Gelar Musrenbang 2026 di Potowai Buru

Februari 28, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, Maret 7, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Edukasi

LINDA GUMELAR PRIHATIN KEKERASAN TERHADAP ANAK SERING TERJADI

in Edukasi, Pemerintahan
0
23
SHARES
259
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Mataram, Fokus NTB – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak Linda Gumelar mengaku prihatin kasus kekerasan terhadap anak masih sering terjadi secara fisik di rumah tangga maupun sebagai pekerja dengan jenis pekerjaan berbahaya.

         “Kekerasan terhadap anak (usia 18 tahu ke bawah) menjadi keprihatinan kita semua, bisa berupa kekerasan fisik di rumah tangga dan sebagai pekerja dengan pekerjaan yang berbahaya,” katanya seusai memberikan pemaparan pada Rapast Kerja Nasional Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Mataram, Selasa.

RelatedPosts

SMK Ahmad Yani Jabung Sukses Gelar UKK

Teknologi Sederhana, Manfaat Besar: Mahasiswa KKN UNRAM Hadirkan Alat Pengering Bagi Warga Senaru Dalam Mengoptimalkan Produk Olahan Tumpang Sari

Bersama Menjaga yang Masih Lestari: Sinergi Mahasiswa KKN PMD UNRAM, Pemerintah Desa, Pemuda, dan Masyarakat dalam Pelestarian Hutan Lindung Desa Teniga

         Selain itu, katanya, dengan kemajuan teknologi informasi banyak terjadi pelecehan seksual melalui internet, website dan melalui berbagai media sosial. Ini harus menjadi perhatian utama bagi pemerintah dalam membentuk anak sebagai generasi yang disiapkan ke depan.

         Ia mengatakan, regulasi yang mengatur tentang perlindungan anak cukup banyak, seperti Undang-undang perlindungan anak, namun hingga kini masih belum tersosialisasi dengan baik, sehingga masyarakat belum memahami dengan baik mengenai hak dan kewajiban anak. Ini harus dimulai dari keluarga.

         “Saat ini kami sedang melakukan langkah-langkah melalui kabupaten/kota menuju layak anak. Dengan program ini insya Allah anak-anak yang lahir akan tumbuh dan berkembang dengan baik,” katanya.

         Menurut dia, bentuknya adalah suatu komitmen bersama antara eksekutif, legislatif dan masyarakat untuk membangun kota yang ramah anak. Ini harus dimulai dari kaluarga.

         “Ini sudah kita lakukan dan hingga kini sudah 104 kbupaten/kota yang menuju layak anak, namun ini baru pencanangan menujukota layak anak. Khusus NTB akan dilaksanakan pada 2013,” katanya.

         Menurut Linda, indikator kota layak anak ini,  antara lain dari sisi peraturan, pemenuhan hak anak dari sisi pendidikan, kesehatan dan tempat bermain dan dari sisi perlindungan hukum.

         “Kita mengharapkan dengan terlaksananya program kabupaten/kota layak anak, maka para anak-anak bisa tumbuh dengan baik dan sehat. Ini penting dalam rangka melahirkan anak-anak Indonesia yang berkualitas,” kata Lilda.

         Menurut data Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) selama 2011 terjadinya 2.386 kasus kekserasan terhadap anak. Artinya setiap bulan lembaga perlindungan anak ini menerima laporan 200 kasus. 
   Angka tersebut meningkat 98 persen dari tahun lalu dengan jumlah 1.234 pengaduan. Kemudian perceraian orangtua juga mengakibatkan ratusan ribu anak di Indonesia terpaksa harus menjadi korban terpisah dari salah satu orangtuanya. (Ant)

Share9SendShare
Siasat ID

Siasat ID

surel: siasatindonesia [at] gmail.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

Ketua Dewan Adat Suku Abun SE Sorong Raya Kecam dan Ancam Tindak Tegas Oknum Pelecehan Adat Wofle

Februari 14, 2026
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1

Jelang Idul Fitri, Toko Miras di Mimika Masih Bebas Beroperasi: Keseriusan Pemda dan Aparat Dipertanyakan

Maret 6, 2026
Sudah 22 Tahun, Mengapa RUU PPRT Tak Juga Disahkan?: RDP Koalisi Masyarakat Sipil Bersama DPR RI

Sudah 22 Tahun, Mengapa RUU PPRT Tak Juga Disahkan?: RDP Koalisi Masyarakat Sipil Bersama DPR RI

Maret 6, 2026

Oknum Pengusaha di Desa Labuhan Alas Diduga Serobot Lahan Milik Daerah, Lembaga FPPK Minta Inspektorat dan Kabag Aset Pemda Sumbawa Segera Turun Kroscek

Maret 4, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In