JAKARTA, Siasat ID – Senator DPD RI Dapil Papua Barat Daya Paul Fincen Mayor mengapresiasi gaya kepemimpinan Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa. Cara komunikasi langsung ke rakyat lewat prosesi adat dan dialog dua bahasa dinilai wajib ditiru gubernur lain di Indonesia.
“Apa yang dilakukan Gubernur Meki Nawipa adalah bentuk cara komunikasi pemimpin dengan rakyatnya yang harus dicontoh oleh para gubernur lain di seluruh Indonesia,” tegas Paul Fincen (30/05/2026).
Apresiasi itu merespons kunjungan kerja bersejarah Meki Nawipa ke Kabupaten Puncak. Kehadiran orang nomor satu Papua Tengah disambut hangat warga melalui prosesi adat Bakar Batu. Tradisi sakral itu melambangkan perdamaian, kebersamaan, dan rasa syukur.
Yang bikin beda: untuk pertama kalinya dalam sejarah, dialog Gubernur dengan warga Puncak diterjemahkan langsung ke dua bahasa daerah sekaligus. Bahasa Dani dan Bahasa Damal. Langkah itu diambil agar seluruh lapisan masyarakat, terutama tokoh adat dan warga senior, paham utuh setiap pesan dan aspirasi. Tidak ada lagi sekat bahasa antara pemimpin dan rakyat.
Dalam dialog, Meki Nawipa menanamkan motivasi kuat. Ia menegaskan kunci kemajuan daerah ada di tangan masyarakat Puncak sendiri. Gubernur juga meyakinkan warga bahwa dengan potensi alam dan SDM yang ada, masyarakat Puncak mampu hidup sejahtera di tanah kelahirannya. Tidak perlu bergantung terus.
Melalui momentum Bakar Batu dan dialog lintas bahasa ini, Pemprov Papua Tengah berkomitmen merangkul kearifan lokal di setiap kebijakan. Kehadiran langsung Meki Nawipa di Puncak jadi bukti nyata: pemerintah hadir, pemerintah mau dengar, pemerintah siap turun ke bawah.















