
MIMIKA | Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui penguatan penanganan penyakit kusta. Komitmen itu diwujudkan lewat Workshop Pelacakan Kasus Kusta bagi petugas Pustu dan Klinik Pemda yang digelar di Hotel Grand Tembaga, Timika, Selasa (19/5).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga 20 Mei 2026 tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Mimika yang diwakili Kepala Bidang Pengendalian Penyakit (P2), Linus Dumatubun. Workshop ini menjadi bagian dari langkah strategis Dinkes Mimika dalam memperkuat kapasitas tenaga kesehatan di tingkat pelayanan dasar.
Dalam sambutannya, Linus menegaskan bahwa peningkatan kemampuan tenaga kesehatan sangat penting agar kasus kusta dapat ditemukan lebih cepat dan ditangani secara tepat. Menurut dia, deteksi dini menjadi kunci utama untuk mencegah kecacatan sekaligus memutus rantai penularan di masyarakat.
“Dinas Kesehatan terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal. Petugas pustu dan klinik merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di kampung-kampung,” ujar Linus.

Ia mengatakan, pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan tidak hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga edukasi dan pencegahan penyakit menular. Karena itu, pelatihan dan workshop bagi tenaga kesehatan terus dilakukan secara berkelanjutan.
Workshop tersebut diikuti tenaga kesehatan dari berbagai pustu dan klinik pemerintah di Kabupaten Mimika. Para peserta dibekali materi mengenai deteksi dini kusta, pemeriksaan fisik dan saraf, tata laksana pengobatan, hingga strategi pelacakan kasus aktif di masyarakat.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga menjadi ruang koordinasi antarpetugas kesehatan untuk memperkuat sistem pelaporan dan penanganan kasus di wilayah kerja masing-masing. Dengan koordinasi yang baik, pelayanan kesehatan diharapkan semakin cepat dan tepat sasaran.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Mimika berharap pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus meningkat, khususnya dalam pengendalian penyakit menular tropis terabaikan seperti kusta. Langkah tersebut sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih responsif, berkualitas, dan menjangkau hingga wilayah terpencil di Mimika.












