
PEMERINTAH KABUPATEN MIMIKA | DINAS KESEHATAN Senin, 18 Mei 2026 – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menyelenggarakan Workshop Skrining dan Pengobatan Frambusia di Hotel Grand Tembaga, Timika, guna memperkuat kapasitas tenaga kesehatan di tingkat pelayanan dasar dalam mendeteksi dan menangani penyakit endemis tersebut.
TIMIKA, 18 Mei 2026 — Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat upaya penanggulangan penyakit frambusia di wilayahnya. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah penyelenggaraan Workshop Skrining dan Pengobatan Frambusia bagi petugas Pustu dan Klinik Pemda yang digelar di Hotel Grand Tembaga, Timika, Senin (18/5/26).
Kegiatan itu dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika yang diwakili Kepala Bidang Pengendalian Penyakit (P2), Linus Dumatubun. Dalam sambutannya, Linus menegaskan bahwa frambusia masih menjadi persoalan kesehatan yang memerlukan perhatian serius, terutama di wilayah Papua.
Linus menyampaikan bahwa peningkatan jumlah temuan kasus dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perlunya penguatan kapasitas tenaga kesehatan di tingkat pelayanan dasar agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
“Petugas kesehatan di lapangan harus mampu melakukan deteksi dini, menemukan kasus secara aktif, dan memastikan pasien mendapatkan pengobatan yang sesuai agar penularan bisa ditekan.”
— Linus Dumatubun, Kepala Bidang P2 Dinas Kesehatan Mimika

Data Temuan Kasus Frambusia di Kabupaten Mimika
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Mimika, pada tahun 2023 ditemukan dua kasus frambusia dari 15.324 orang yang diperiksa. Angka tersebut meningkat signifikan pada 2024 menjadi 38 kasus dengan cakupan pemeriksaan mencapai 25.642 orang. Sementara itu, pada 2025 ditemukan 41 kasus dari hasil skrining terhadap 98.646 orang.
Menurut Linus, peningkatan angka kasus juga dipengaruhi semakin luasnya kegiatan skrining yang dilakukan pemerintah daerah. “Semakin banyak masyarakat yang diperiksa, maka peluang menemukan kasus juga semakin besar. Ini menunjukkan kegiatan skrining berjalan lebih aktif,” ujarnya.
Langkah-Langkah Pengendalian Frambusia
Selama ini, Dinas Kesehatan Mimika telah menjalankan berbagai langkah pengendalian, mulai dari penemuan kasus di lingkungan sekolah, investigasi kontak, pengobatan bagi penderita, hingga pelaksanaan Pengobatan Pencegahan Massal (POPM). Upaya-upaya tersebut dilakukan secara terkoordinasi untuk menekan laju penularan penyakit di masyarakat.

Pelaksanaan Workshop
Workshop tersebut diikuti oleh petugas dari 35 Puskesmas Pembantu (Pustu), lima Klinik Pemda, serta staf Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika. Para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif mengenai tata laksana diagnosis, prosedur pengobatan, pemeriksaan laboratorium, hingga sistem pencatatan dan pelaporan kasus.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika berharap kemampuan tenaga kesehatan dalam menangani frambusia terus meningkat sehingga target eradikasi penyakit tersebut di wilayah Kabupaten Mimika dapat tercapai sesuai dengan program nasional pengendalian frambusia.
Informasi Lebih Lanjut:
Bidang Pengendalian Penyakit (P2) — Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Jl. Cendrawasih No. 1, Timika, Papua Tengah












