• Latest
  • Trending
  • All

Situasi Tapal Batas Mimika-Deiyai Memprihatinkan, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRK Mimika: Ini Persoalan Kemanusiaan, Negara Harus Bergerak Cepat

Februari 11, 2026

Aliansi Peduli Pegusaha OAP: Pangan Lokal (KELADI, SINGKONG, SAGU) Harus Jadi Menu MBG

Maret 16, 2026

Pengangkatan DPRK Jalur Otsus Jayawijaya Diminta Sesuai Hasil Pansel, Forum Pribumi KNPI Siap Turun Aksi

Maret 15, 2026

“Ketua PA Alumni GMNI Mimika Justin Homer: Jika Tak Lindungi Hak OAP, MRP Lebih Baik Dievaluasi!”

Maret 15, 2026

MEMBEDAH PARADOKS KWAMKI NARAMA Antara Inersia Birokrasi dan Mandat Konstitusional Otsus

Maret 14, 2026

KNPI dan IPKN Gelar Buka Puasa Bersama serta Dialog Interaktif di Kwamki Narama

Maret 14, 2026
Ketua Bidang Kemaritiman DPP GMNI Buka Konfercab GMNI Lombok Timur

Ketua Bidang Kemaritiman DPP GMNI Buka Konfercab GMNI Lombok Timur

Maret 13, 2026
GMNI Lombok Timur Gelar Konferensi Cabang, Hamran: Harap Lahir Pemimpin yang Naik Kelas

GMNI Lombok Timur Gelar Konferensi Cabang, Hamran: Harap Lahir Pemimpin yang Naik Kelas

Maret 13, 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Bulog Serap Ribuan Kilogram Gabah Petani Pragaan

Dukung Ketahanan Pangan, Bulog Serap Ribuan Kilogram Gabah Petani Pragaan

Maret 13, 2026
Pimpinan DPR Sahkan RUU PPRT Menjadi RUU Inisiatif DPR

Pimpinan DPR Sahkan RUU PPRT Menjadi RUU Inisiatif DPR

Maret 12, 2026

Dominasi Non-OAP di Jabatan Strategis Picu Kritik: Otonomi Khusus Papua Dianggap Melenceng

Maret 12, 2026

Suara dari KNPI: Kembalikan Fungsi Keamanan Organik, Hentikan Mobilisasi non Organik.

Maret 12, 2026

Papua Tengah Bergejolak, Aktivis GMNI Desak Evaluasi MRP dan Audit Dana Negara

Maret 12, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, Maret 16, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Situasi Tapal Batas Mimika-Deiyai Memprihatinkan, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRK Mimika: Ini Persoalan Kemanusiaan, Negara Harus Bergerak Cepat

in Uncategorized
0
30
SHARES
329
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Timika, 11 Februari 2026. – Persoalan tapal batas antara Kabupaten Mimika dan Kabupaten Deiyai yang tak kunjung tuntas memantik pernyataan tegas dari Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika. Konflik berkepanjangan di wilayah perbatasan, khususnya di Kapiraya, dinilai telah bergeser menjadi persoalan kemanusiaan yang serius dan membutuhkan intervensi negara segera.

Selaku Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRK Mimika, dalam pernyataan resminya ia mendesak seluruh pihak untuk mengedepankan langkah damai dan tidak memicu pertambahan korban.

RelatedPosts

Aliansi Peduli Pegusaha OAP: Pangan Lokal (KELADI, SINGKONG, SAGU) Harus Jadi Menu MBG

Pengangkatan DPRK Jalur Otsus Jayawijaya Diminta Sesuai Hasil Pansel, Forum Pribumi KNPI Siap Turun Aksi

“Ketua PA Alumni GMNI Mimika Justin Homer: Jika Tak Lindungi Hak OAP, MRP Lebih Baik Dievaluasi!”

Persoalan tapal batas yang telah berlarut-larut ini kembali memanas dan menimbulkan dampak sosial luar biasa. Korban jiwa telah jatuh, masyarakat terpaksa mengungsi, anak-anak kehilangan akses pendidikan, dan layanan kesehatan lumpuh akibat ketidakpastian wilayah huni. Fraksi PDIP menyebut situasi ini tidak bisa lagi dipandang semata sebagai sengketa administrasi, melainkan telah menjadi darurat kemanusiaan.

“Saya meminta masyarakat untuk bisa tenang. Jangan sampai ada pertumpahan darah lagi di tanah ini. Sangat disayangkan jika korban jiwa terus bertambah akibat persoalan yang tak kunjung menemui titik terang,” ujarnya di Timika, Rabu (11/2/2026).

Ketua Fraksi PDIP secara khusus mendorong kepala daerah dari kedua kabupaten—Mimika dan Deiyai—untuk segera mengambil langkah cepat dan konkret. Ia juga menyoroti peran aparat keamanan yang diminta sigap mengantisipasi potensi konflik susulan.

Tak hanya itu, dorongan keras juga dialamatkan kepada jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis. Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan didesak menjadi motor penggerak utama penanganan krisis kemanusiaan di Kapiraya.

“DINSOS, DINKES, dan DINAS PENDIDIKAN harus jadi motor penggerak untuk persoalan kemanusiaan yang ada di Kapiraya ini, hingga persoalan tapal batas dapat terselesaikan,” tegasnya.

Konflik ini terkonsentrasi di wilayah perbatasan antara Distrik Mimika Barat Tengah (versi Pemkab Mimika) dan Distrik Kapiraya (versi Pemkab Deiyai). Ketegangan yang meletus sejak tahun 2025 lalu hingga awal 2026 ini belum menunjukkan tanda-tanda resolusi, meskipun berbagai forum pembahasan telah digelar, termasuk fasilitasi Kementerian Dalam Negeri di Jakarta pada Desember 2025 lalu.

Ketua Fraksi PDIP menekankan bahwa persoalan tapal batas ini sudah diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten Mimika melalui jalur Kementerian Dalam Negeri. Namun, ketiadaan kepastian hukum dan lambannya tindak lanjut di tingkat pusat maupun provinsi membuat warga terus menjadi korban.

“Ini sudah menjadi persoalan kemanusiaan. Banyak masyarakat menderita karena harus mengungsi, anak-anak tidak bisa sekolah dengan baik. Kasus kesehatan juga menjadi persoalan karena masyarakat tidak kunjung mendapatkan lingkungan huni yang layak,” sesalnya.

Ia menegaskan bahwa persoalan ini membutuhkan kepastian, bukan sekadar janji. Rasa frustrasi mulai muncul karena sengketa yang berulang kali dibahas tak kunjung menemukan penyelesaian definitif.

Fraksi PDI Perjuangan mendesak agar mekanisme penyelesaian yang pasti segera dijalankan, tidak lagi setengah hati. Para pemangku kebijakan diharapkan tidak hanya berdialog di ruang tertutup, tetapi hadir di tengah masyarakat untuk melihat langsung dampak konflik yang mereka alami.

“Persoalan tapal batas ini sudah diperjuangkan Pemkab Mimika melalui Kemendagri untuk difasilitasi. Kami hanya minta ada kejelasan. Jangan biarkan rakyat terus menjadi korban,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Mimika maupun Kementerian Dalam Negeri terkait desakan penyelesaian tapal batas ini. Masyarakat Kapiraya masih menanti kepastian, sembari bertahan di tengah situasi yang mencekam.

Share12SendShare
Redaksi Papua

Redaksi Papua

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

Ketua Dewan Adat Suku Abun SE Sorong Raya Kecam dan Ancam Tindak Tegas Oknum Pelecehan Adat Wofle

Februari 14, 2026
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1

Aliansi Peduli Pegusaha OAP: Pangan Lokal (KELADI, SINGKONG, SAGU) Harus Jadi Menu MBG

Maret 16, 2026

Pengangkatan DPRK Jalur Otsus Jayawijaya Diminta Sesuai Hasil Pansel, Forum Pribumi KNPI Siap Turun Aksi

Maret 15, 2026

“Ketua PA Alumni GMNI Mimika Justin Homer: Jika Tak Lindungi Hak OAP, MRP Lebih Baik Dievaluasi!”

Maret 15, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In