• Latest
  • Trending
  • All

Menjaga Roh Tanah, Menjaga Anak Cucu: Sikap Kosmologis Masyarakat Aindua Menolak PT TAS

Januari 20, 2026

DEWAN ADAT DAERAH MIMIKA PAPUA TENGAH PERSIAPKAN KONFERENSI WILAYAH MEEPAGO TAHUN 2026

April 15, 2026

Menuju Lomba Dayung, Pembersihan Kolam Nawaripi Masuki Tahap Akhir

April 15, 2026

“Kami Bukan Objek!” Aliansi OAP Semprot Keras Sosialisasi Perda UMKM Mimika

April 15, 2026

Motor Listrik dan Kaus Kaki disorot GMNI, Belanja Negara Dipertanyakan

April 14, 2026

“Pemerintah Kampung Nawaripi Wujudkan Peningkatan Pendidikan Anak Usia Dini, TK/PAUD Resmi Gunakan Gedung Baru”

April 14, 2026

Berkunjung ke Kadis PU Kepala Kampung Nawaripi Sampaikan BUMDes Nawaripi Terdaftar Kemenkumham, Bisa Ikut Tender Proyek

April 13, 2026

Kreativitas Persit Mimika Jadikan Batu Pyrite Papua, Aksesori Bernilai Tinggi

April 13, 2026

“Antara Data dan Derita: Jutaan Anak Belajar di Sekolah Rusak, Negara Diminta Bertindak”

April 12, 2026
‎Dies Natalis ke-72 GMNI, Teguhkan Semangat Gotong Royong dan Perjuangan Ideologis Bangsa

‎Dies Natalis ke-72 GMNI, Teguhkan Semangat Gotong Royong dan Perjuangan Ideologis Bangsa

April 11, 2026
DPP GMNI Gelar Bakti Sosial Ekologis di Cilegon, Tegaskan Komitmen Lingkungan dan Ekonomi Kerakyatan

DPP GMNI Gelar Bakti Sosial Ekologis di Cilegon, Tegaskan Komitmen Lingkungan dan Ekonomi Kerakyatan

April 11, 2026

Menolak Tunduk pada Instruksi Sesat Gub, Menjaga Harga diri Pansel dari Nafsu Politik.

April 10, 2026
UMKABA Gelar Job Fair, Perkuat Skema Kuliah Sambil Kerja bagi Lulusan SMA/SMK

UMKABA Gelar Job Fair, Perkuat Skema Kuliah Sambil Kerja bagi Lulusan SMA/SMK

April 10, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, April 15, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Menjaga Roh Tanah, Menjaga Anak Cucu: Sikap Kosmologis Masyarakat Aindua Menolak PT TAS

in Ekonomi Bisnis, Nusantara
0
49
SHARES
540
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Timika, 8 Januari 2026 — Masyarakat adat Kampung Aindua, Distrik Potowai Buru, Mimika Barat Jauh, secara tegas menyatakan penolakan terhadap rencana masuknya PT TAS ke wilayah adat mereka. Pernyataan sikap ini disampaikan sebagai bentuk perlindungan terhadap tanah adat, hutan, dan sumber penghidupan yang selama ini menjadi penopang kehidupan masyarakat setempat.

Pernyataan penolakan tersebut dikonfirmasi melalui komunikasi via telepon serta dokumentasi video yang dikirimkan langsung oleh perwakilan masyarakat adat kepada pihak media. Dalam keterangannya, juru bicara masyarakat adat Kampung Aindua menegaskan bahwa keputusan menolak PT TAS merupakan sikap kolektif yang telah disepakati bersama oleh seluruh masyarakat adat, mulai dari wilayah Potowai Buru hingga Kampung Araraw.

RelatedPosts

DPP GMNI Gelar Bakti Sosial Ekologis di Cilegon, Tegaskan Komitmen Lingkungan dan Ekonomi Kerakyatan

UMKABA Gelar Job Fair, Perkuat Skema Kuliah Sambil Kerja bagi Lulusan SMA/SMK

Kepatuhan Izin Lingkungan di Sumbawa Baru 63,64 Persen, Sumbawa Green Action Soroti Pengawasan

Menurut mereka, kehadiran perusahaan dinilai akan membawa dampak serius bagi keberlangsungan hidup masyarakat adat. Kekhawatiran utama adalah hilangnya dusun sagu sebagai sumber pangan pokok, rusaknya hutan sebagai tempat berburu dan mencari bahan bangunan, serta terancamnya keberlanjutan kampung adat di masa depan.

“Kalau perusahaan masuk, pertama sagu akan habis, kayu akan habis. Besok bangunan masuk, kami mau ambil kayu dari mana untuk bangun rumah dan kampung kami? Ini bukan kerugian kecil. Kampung Aindua bisa tenggelam,” ujar juru bicara masyarakat adat Kampung Aindua.

Masyarakat adat menilai bahwa keputusan menolak PT TAS bukan semata-mata soal hari ini, melainkan demi menjaga hak hidup anak cucu mereka di masa depan. Mereka menegaskan posisi sebagai pemilik sah tanah adat yang memiliki tanggung jawab moral untuk melindungi wilayahnya dari kerusakan.

Selain pernyataan lisan, masyarakat adat Kampung Aindua juga menyampaikan sejumlah poin tertulis kepada media. Poin-poin tersebut antara lain menyangkut potensi perampasan dan kerusakan tanah adat yang merupakan identitas dan harga diri masyarakat adat Mimika, khususnya di wilayah Mimika Barat Jauh, Distrik Potowai Buru.

Mereka juga menyoroti ancaman kerusakan hutan, sungai, dan lingkungan hidup yang selama ini menjadi sumber pangan, obat-obatan tradisional, serta ruang kehidupan masyarakat adat. Dampak lanjutan yang dikhawatirkan adalah hilangnya mata pencaharian masyarakat serta rusaknya tatanan sosial dan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Dalam pernyataannya, masyarakat adat menegaskan bahwa tanah adat tidak untuk diperjualbelikan, tidak untuk dirusak, dan tidak untuk kepentingan investasi yang mengorbankan masa depan masyarakat adat. Oleh karena itu, mereka menyatakan penolakan tegas dan tanpa syarat terhadap perkebunan kelapa sawit di wilayah adat Kampung Aindua.

Masyarakat adat juga menuntut adanya penghormatan penuh terhadap hak-hak masyarakat adat serta menyerukan komitmen bersama untuk menjaga dan mempertahankan tanah adat demi kelangsungan hidup generasi sekarang dan generasi yang akan datang.

“Tanah adat adalah kehidupan. Menjaga tanah adat berarti menjaga masa depan,” demikian pernyataan bersama masyarakat adat Kampung Aindua yang menjadi pegangan dalam perjuangan mereka mempertahankan ruang hidup dan martabat sebagai masyarakat adat.

Tags: Aindua
Share20SendShare
Redaksi Papua

Redaksi Papua

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

Rolling Jabatan di Mimika Dipertanyakan, GMNI: Dimana Keterlibatan OAP Dimana Hak Kesulungan Amungme, Kamoro, dan 5 Suku Kerabat

Maret 11, 2026
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1

DEWAN ADAT DAERAH MIMIKA PAPUA TENGAH PERSIAPKAN KONFERENSI WILAYAH MEEPAGO TAHUN 2026

April 15, 2026

Menuju Lomba Dayung, Pembersihan Kolam Nawaripi Masuki Tahap Akhir

April 15, 2026

“Kami Bukan Objek!” Aliansi OAP Semprot Keras Sosialisasi Perda UMKM Mimika

April 15, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In