• Latest
  • Trending
  • All
Pemuda Airu Inaka Bersatu Menolak PT TAS, Tuntut Penghentian Izin Sawit di Mimika Barat Jauh

Pemuda Airu Inaka Bersatu Menolak PT TAS, Tuntut Penghentian Izin Sawit di Mimika Barat Jauh

Desember 21, 2025

DEWAN ADAT DAERAH MIMIKA PAPUA TENGAH PERSIAPKAN KONFERENSI WILAYAH MEEPAGO TAHUN 2026

April 15, 2026

Menuju Lomba Dayung, Pembersihan Kolam Nawaripi Masuki Tahap Akhir

April 15, 2026

“Kami Bukan Objek!” Aliansi OAP Semprot Keras Sosialisasi Perda UMKM Mimika

April 15, 2026

Motor Listrik dan Kaus Kaki disorot GMNI, Belanja Negara Dipertanyakan

April 14, 2026

“Pemerintah Kampung Nawaripi Wujudkan Peningkatan Pendidikan Anak Usia Dini, TK/PAUD Resmi Gunakan Gedung Baru”

April 14, 2026

Berkunjung ke Kadis PU Kepala Kampung Nawaripi Sampaikan BUMDes Nawaripi Terdaftar Kemenkumham, Bisa Ikut Tender Proyek

April 13, 2026

Kreativitas Persit Mimika Jadikan Batu Pyrite Papua, Aksesori Bernilai Tinggi

April 13, 2026

“Antara Data dan Derita: Jutaan Anak Belajar di Sekolah Rusak, Negara Diminta Bertindak”

April 12, 2026
‎Dies Natalis ke-72 GMNI, Teguhkan Semangat Gotong Royong dan Perjuangan Ideologis Bangsa

‎Dies Natalis ke-72 GMNI, Teguhkan Semangat Gotong Royong dan Perjuangan Ideologis Bangsa

April 11, 2026
DPP GMNI Gelar Bakti Sosial Ekologis di Cilegon, Tegaskan Komitmen Lingkungan dan Ekonomi Kerakyatan

DPP GMNI Gelar Bakti Sosial Ekologis di Cilegon, Tegaskan Komitmen Lingkungan dan Ekonomi Kerakyatan

April 11, 2026

Menolak Tunduk pada Instruksi Sesat Gub, Menjaga Harga diri Pansel dari Nafsu Politik.

April 10, 2026
UMKABA Gelar Job Fair, Perkuat Skema Kuliah Sambil Kerja bagi Lulusan SMA/SMK

UMKABA Gelar Job Fair, Perkuat Skema Kuliah Sambil Kerja bagi Lulusan SMA/SMK

April 10, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, April 15, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Nusantara

Pemuda Airu Inaka Bersatu Menolak PT TAS, Tuntut Penghentian Izin Sawit di Mimika Barat Jauh

in Nusantara
0
Pemuda Airu Inaka Bersatu Menolak PT TAS, Tuntut Penghentian Izin Sawit di Mimika Barat Jauh
64
SHARES
712
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

TIMIKA – Masyarakat adat yang tergabung dalam Forum “Pemuda Airu Inaka Bersatu” mendeklarasikan penolakan keras terhadap rencana dan aktivitas perusahaan kelapa sawit PT TAS di wilayah hak ulayat mereka. Deklarasi ini merupakan hasil rapat yang digelar pada dini hari Sabtu (20/12/2025) di Distrik Mimika Barat Jauh, Kabupaten Mimika, Papua.

Deklarasi sikap yang berisi tiga tuntutan utama: (1) Penolakan total terhadap PT TAS dan seluruh aktivitas kelapa sawit di Distrik Mimika Barat Jauh, (2) Tuntutan penghormatan penuh terhadap hak masyarakat adat dan tanah ulayat, dan (3) Permintaan agar pemerintah daerah menghentikan segala bentuk perizinan yang merugikan masyarakat. Masyarakat menilai kehadiran sawit berpotensi merampas hak ulayat, merusak hutan, mencemari sungai, dan mengancam sumber kehidupan.

RelatedPosts

Faya Naa: Aliansi Pengusaha OAP Desak Sagu, Singkong, dan Keladi Masuk Program Makanan Bergizi, Hashim Djojohadikusumo Beri Respons Positif

Membedah Paradoks Kwamki Narama, Antara Inersia Birokrasi dan Mandat Konstitusional Otsus

DPC GMNI Jayawijaya Minta Gubernur Papua Pegunungan Konsisten pada Hasil Seleksi DPR Otsus

Aksi dan pernyataan sikap ini dilakukan oleh Pemuda Airu Inaka Bersatu, yang mewakili lima kampung di Distrik Mimika Barat Jauh, yaitu Arerau, Tapormai, Aindua, Yapakopa, dan Potowai Buru. Rapat dihadiri oleh seluruh komponen masyarakat termasuk pemuda, pemudi, dan tokoh adat.

Lokasi deklarasi Bertempat di jln. Irigasi, Pasar Baru, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Kelima kampung tersebut menegaskan wilayah tersebut sebagai tanah adat (hak wilayat) yang harus dilindungi.

Rapat pembahasan dan pembacaan pernyataan sikap dilaksanakan pada Sabtu, 20 Desember 2025, tepat pukul 03.00 waktu (WIT).

Penolakan didasarkan pada keyakinan bahwa kehadiran perusahaan kelapa sawit tidak membawa kesejahteraan, melainkan mengancam kelestarian alam dan kedaulatan adat. Masyarakat mengkritik keras dugaan keputusan sepihak, manipulasi persetujuan, dan proses perizinan yang mengabaikan suara lokal. Mereka menegaskan tanah adat adalah identitas dan kehidupan yang tidak boleh diperjualbelikan atau dirusak.

Masyarakat menggelar rapat pada dini hari untuk menyatukan suara dan sikap. Hasilnya adalah sebuah pernyataan sikap tertulis yang dibacakan dan disepakati bersama. Pernyataan tersebut secara tegas menolak segala bentuk aktivitas PT TAS dan menuntut pemerintah untuk berpihak pada masyarakat adat.

Gerakan penolakan investasi sawit skala besar di Tanah Papua semakin mengemuka, didorong oleh kekhawatiran terhadap degradasi lingkungan, konflik agrarian, dan marginalisasi hak-hak masyarakat adat. Pernyataan dari Airu Inaka Bersatu menyiratkan ketidakpercayaan terhadap proses konsultasi yang dilakukan perusahaan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari manajemen PT TAS maupun pemerintah daerah terkait deklarasi penolakan ini.

“Kami menilai kehadiran perusahaan kelapa sawit tidak membawa kesejahteraan bagi masyarakat adat, melainkan berpotensi merampas hak ulayat, merusak hutan, mencemari sungai, serta mengancam sumber kehidupan masyarakat yang selama ini bergantung pada alam.”

Tags: Airu Inaka
Share26SendShare
Redaksi Papua

Redaksi Papua

Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In