• Latest
  • Trending
  • All
RUU KUHAP: Jalan Terjal Menuju Negara Polisi, Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Bensin Pertamax dan Pertalite Langka di SPBU Mimika, Pemerintah Dideak Bertindak Cepat

Oktober 4, 2025

Senator PFM: Operasi 49 Alat Berat di Imeko Ilegal, Stop Sebelum Ada Izin

April 21, 2026

Dugaan Korupsi Keuangan MRP PBD, DAP Doberai: Temuan Pansus LKPJ Gubernur Pintu Masuk Periksa Seklis MRP

April 21, 2026

Kenapa Senator PFM Fokus Berantas Korupsi di PBD? Karena Uang Rakyat Di Curi ( Korupsi) oleh Oknum Pejabat di PBD

April 21, 2026

Senator PFM Minta Wapres Gibran Selesaikan 310 Rumah Jokowi yang Belum Selesai di Sorong

April 21, 2026

Momen Hari Kartini 2026, Monika Priska Wanma: Perempuan Asli Papua Harus Rebut Peluang di Industri, Tambang, dan Konstruksi

April 21, 2026

Di Hadapan Wapres, Sekjend Forum Alumni Pimpinan Cipayung Dorong Pemerintah Bangun BLK Secara Masif

April 21, 2026

Forum Alumni Pimpinan Cipayung Mimika, Apresiasi kedatangan Wapres Di Papua Tengah Mimika

April 21, 2026

ANATOMI OTSUS DI PAPUA TENGAH: ANTARA ILUSI ARITMATIKADAN PENYANDERAAN KEWENANGAN

April 21, 2026

GMNI DKI Jakarta: MDCP RI–AS Jangan Jadi Pintu Ketergantungan Pertahanan

April 20, 2026

Dana Jemaat Raib Rp28,8 M hingga Teror Pinjol, YPKIM Sebut Konsumen Keuangan Belum Terlindungi

April 20, 2026

Soroti Dana Kompensasi KLH Rp10 Miliar, Tokoh Intelektual Raja Ampat Minta MRP PBD Beberkan Rincian

April 20, 2026

Pemuda Adat Kamoro Apresiasi Kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan Dorong Agenda Strategis Pembangunan Berbasis Adat

April 20, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, April 21, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Bensin Pertamax dan Pertalite Langka di SPBU Mimika, Pemerintah Dideak Bertindak Cepat

in Ekonomi Bisnis, Nusantara
0
RUU KUHAP: Jalan Terjal Menuju Negara Polisi, Ancaman Nyata bagi Demokrasi
39
SHARES
438
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Mimika, Siasat ID — Warga Kabupaten Mimika kembali dibuat resah dengan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dan Pertalite di sejumlah SPBU. Sejak Jumat malam, antrean panjang kendaraan terlihat di beberapa titik pengisian, sementara sebagian besar pompa bahan bakar telah menutup pelayanan akibat kehabisan stok.

Kondisi ini menimbulkan keluhan serius dari masyarakat yang menggantungkan aktivitas harian mereka pada ketersediaan BBM. Para pengendara mengaku kecewa karena tidak ada pemberitahuan resmi sebelumnya dari pihak terkait, termasuk pemerintah daerah maupun pihak Pertamina.

RelatedPosts

DPP GMNI Gelar Bakti Sosial Ekologis di Cilegon, Tegaskan Komitmen Lingkungan dan Ekonomi Kerakyatan

UMKABA Gelar Job Fair, Perkuat Skema Kuliah Sambil Kerja bagi Lulusan SMA/SMK

Kepatuhan Izin Lingkungan di Sumbawa Baru 63,64 Persen, Sumbawa Green Action Soroti Pengawasan

Menanggapi hal ini, Bung Owen Tanlain, salah satu tokoh muda Mimika, melontarkan kritik keras kepada pemerintah dan instansi terkait yang dinilai lamban dalam menangani persoalan kebutuhan dasar masyarakat.

“Krisis seperti ini seharusnya tidak terjadi di daerah penghasil sumber daya alam seperti Mimika. Pemerintah harus hadir memberi solusi, bukan sekadar diam dan menunggu keadaan memburuk,” tegas Bung Owen Tanlain (5/10).

Menurutnya, kelangkaan Pertamax dan Pertalite ini menunjukkan lemahnya sistem distribusi dan pengawasan yang seharusnya dijalankan secara rutin. Ia juga menyoroti tidak transparannya informasi dari Pertamina dan pemerintah daerah kepada masyarakat.

“Warga berhak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Jangan sampai masyarakat kecil menjadi korban ketidaktegasan pemerintah,” tambah Bung Owen Tanlain dengan nada geram.

Situasi ini juga berpotensi menghambat aktivitas ekonomi lokal. Para ojek online, sopir angkot, dan nelayan mengaku kesulitan bekerja akibat tidak tersedianya bahan bakar. Harga eceran pun melonjak hingga dua kali lipat di beberapa titik.

Melihat kondisi tersebut, Bung Owen Tanlain mendesak agar pemerintah kabupaten dan Pertamina segera mengambil langkah konkret, memastikan pasokan BBM kembali normal, serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap rantai distribusi bahan bakar di Mimika.

“Ini bukan hanya soal habisnya bensin. Ini soal tanggung jawab negara terhadap rakyatnya. Jangan biarkan rakyat Mimika menjerit di tengah kekayaan alam yang melimpah,” tutup Bung Owen Tanlain.

Tags: Mimikapertalite
Share16SendShare
Siasat ID

Siasat ID

surel: siasatindonesia [at] gmail.com

Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In