• Latest
  • Trending
  • All
Tim Penelitian Dosen Universitas Negeri Malang Kembangkan Model Ketahanan Wilayah Berbasis Nilai Sumbu Filosofis Yogyakarta sebagai Strategi Tata Kota Berkelanjutan

Tim Penelitian Dosen Universitas Negeri Malang Kembangkan Model Ketahanan Wilayah Berbasis Nilai Sumbu Filosofis Yogyakarta sebagai Strategi Tata Kota Berkelanjutan

Mei 30, 2025

Senator PFM: Operasi 49 Alat Berat di Imeko Ilegal, Stop Sebelum Ada Izin

April 21, 2026

Dugaan Korupsi Keuangan MRP PBD, DAP Doberai: Temuan Pansus LKPJ Gubernur Pintu Masuk Periksa Seklis MRP

April 21, 2026

Kenapa Senator PFM Fokus Berantas Korupsi di PBD? Karena Uang Rakyat Di Curi ( Korupsi) oleh Oknum Pejabat di PBD

April 21, 2026

Senator PFM Minta Wapres Gibran Selesaikan 310 Rumah Jokowi yang Belum Selesai di Sorong

April 21, 2026

Momen Hari Kartini 2026, Monika Priska Wanma: Perempuan Asli Papua Harus Rebut Peluang di Industri, Tambang, dan Konstruksi

April 21, 2026

Di Hadapan Wapres, Sekjend Forum Alumni Pimpinan Cipayung Dorong Pemerintah Bangun BLK Secara Masif

April 21, 2026

Forum Alumni Pimpinan Cipayung Mimika, Apresiasi kedatangan Wapres Di Papua Tengah Mimika

April 21, 2026

ANATOMI OTSUS DI PAPUA TENGAH: ANTARA ILUSI ARITMATIKADAN PENYANDERAAN KEWENANGAN

April 21, 2026

GMNI DKI Jakarta: MDCP RI–AS Jangan Jadi Pintu Ketergantungan Pertahanan

April 20, 2026

Dana Jemaat Raib Rp28,8 M hingga Teror Pinjol, YPKIM Sebut Konsumen Keuangan Belum Terlindungi

April 20, 2026

Soroti Dana Kompensasi KLH Rp10 Miliar, Tokoh Intelektual Raja Ampat Minta MRP PBD Beberkan Rincian

April 20, 2026

Pemuda Adat Kamoro Apresiasi Kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan Dorong Agenda Strategis Pembangunan Berbasis Adat

April 20, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, April 21, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Agenda

Tim Penelitian Dosen Universitas Negeri Malang Kembangkan Model Ketahanan Wilayah Berbasis Nilai Sumbu Filosofis Yogyakarta sebagai Strategi Tata Kota Berkelanjutan

in Agenda, Budaya, Edukasi
0
Tim Penelitian Dosen Universitas Negeri Malang Kembangkan Model Ketahanan Wilayah Berbasis Nilai Sumbu Filosofis Yogyakarta sebagai Strategi Tata Kota Berkelanjutan
26
SHARES
294
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Yogyakarta, Siasat ID – Tim penelitian dosen Universitas Negeri Malang (UM) melakukan kegiatan penelitian untuk mendorong pembangunan tata kota yang berkelanjutan berbasis kearifan lokal pada Selasa, 27 Mei 2025. Penelitian ini bertujuan untuk memotret nilai sumbu filosofis Yogyakarta yang dijadikan ispirasi dalam pembuatan model pengembangan tata kota berkelanjutan. Sehingga pengembangan tata kota di Indonesia tidak hanya dilakukan dengan tujuan kemajuan kota, akan tetapi selalu memegang prinsip filosofi yang berakar pada nilai budaya lokal.

Sumbu filosofis Yogyakarta merupakan model tata kota berkelanjutan yang masih terawat sampai hari ini, bahkan sumbu filosofis Yogyakarta telah diakui oleh UNESCO pada tanggal 18 September 2023 sebagai warisan budaya dunia. Sumbu filosofis Yogyakarta menghubungkan antara Gunung Merapi, Tugu Golong Gilik, Keraton, dan Pantai selatan merupakan bentuk manifestasi nilai Ketuhanan, manusia, dan alam.

RelatedPosts

GSNI Lumajang Kobarkan Semangat Nasionalisme Melalui Seminar “Rise of Young Patriots

‎Dies Natalis ke-72 GMNI, Teguhkan Semangat Gotong Royong dan Perjuangan Ideologis Bangsa

DPP GMNI Gelar Bakti Sosial Ekologis di Cilegon, Tegaskan Komitmen Lingkungan dan Ekonomi Kerakyatan

Sumbu filosofis Yogyakarta merupakan bentuk tata kota yang syarat akan nilai spiritual dan keseimbangan dalam kehidupan, struktur pembangunan kota yang ada di wilayah Yogyakarta tidak hanya membicarakan soal tata ruang geografis, akan tetapi juga merupakan cerminan padangan hidup masyarakat Yogyakarta. Nilai sumbu filosofis inilah yang dijadikan sebuah inspirasi oleh tim peneliti dosen Universitas Negeri Malang dalam mengembangkan model ketahanan wilayah.

Penelitian ini dilaksanakan dengan menghimpun data penelitian dengan melakukan wawancara dengan berbagai pihak terkait, serta dokumentasi dan observasi dengan melaksanakan laku mulai dari Pantai Parangkusumo, Keraton Yogyakarta, Tugu Golong Gilik, serta mengunjungi Gunung Merapi.

Mifdal Zusron Alfaqi sebagai ketua peneliti menyampaikan bahwa pendekatan pembangunan kota modern dan berkelanjutan harus didasarkan pada nilai tradisional guna menciptakan sistem wilayah yang adaptif dan tahan akan setiap tantangan krisis kota baik berupa bencana alam, perubahan iklim maupun isu diprupsi sosial. Yogyakarta sebagai daerah istimewa harus dijadikan teladan untuk kota-kota lain di Indonesia bagaimana mengatur tata ruang kota berkelanjutan yang dibangun atas dasar nilai filosofi yang luhur.

“Hasil akhir dari model ketahanan wilayah yang dikembangkan nantinya akan dituangkan dalam bentuk dokumen akademik dan model visual yang dapat digunakan dalam menambah kajian akademik kewarganegaraan dan sebagai acuan pengembangan tata kota berkelanjutan,” ujar Mifdal, Jumat (30/5/2026).

Produk yang dibuat juga akan diseminarkan dalam kegiatan seminar nasional dan internasional, ditulis dalam jurnal, serta didaftarkan dalam Hak Kekayaan Intelektual hasil penelitian. Penelitian ini merupakan bentuk kontibusi aktif civitas akademika perguruan tinggi dalam pembangunan tata kota berkelanjutan, sehingga setiap pembanguanan kota di Indonesia didasarkan pada nilai kearifan lokal menuju masa depan yang tangguh dan berkelanjutan.

Tags: Universitas Negeri Malang
Share10SendShare
Redaksi

Redaksi

Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In