• Latest
  • Trending
  • All
Kebenaran dan Kesalahan: Dua Wajah dari Cermin yang Sama

Kebenaran dan Kesalahan: Dua Wajah dari Cermin yang Sama

Mei 10, 2025
KOSTI Lumajang Serahkan Bantuan 3 Unit Sepeda Onthel Kepada Siswa SMAGA

KOSTI Lumajang Serahkan Bantuan 3 Unit Sepeda Onthel Kepada Siswa SMAGA

Desember 12, 2025
Ipa Bahya Jadi Narsum Dialog Keperempuanan, Harap Perempuan Jadi Fondasi Awal Pendidikan

Ipa Bahya Jadi Narsum Dialog Keperempuanan, Harap Perempuan Jadi Fondasi Awal Pendidikan

Desember 11, 2025
Pererat Silaturahmi, Alumni SMA Negeri 3 Lumajang Bentuk IKAGA

Pererat Silaturahmi, Alumni SMA Negeri 3 Lumajang Bentuk IKAGA

Desember 8, 2025

TPS3R JAMELAA Harumkan Brang Biji di Festival Adipura 2025

Desember 7, 2025

Kolaborasi Lintas Komunitas, Gelaran SORBAN di TIM Galang Dana untuk Sumatra

Desember 7, 2025

PB HMI Desak Menteri Copot Dr. Drs. Yohan, M.Si, Deputi I Kemenpora: Jika Tidak, Menteri Layak Dievaluasi karena Gagal Memilih Pejabat Kredibel

Desember 6, 2025

Tradisi Bakar Batu Tandai Puncak Rekonsiliasi Umat Katolik Suku Amungme

Desember 7, 2025

Rekonsiliasi Akbar dan Hut Ke-72 Gereja Katolik Tandai Lembaran Baru Bagi Masyarakat Amungme di Agimuga

Desember 7, 2025

Koramil dan Polsek Agimuga Sukses Amankan Kegiatan Rekonsiliasi Katolik Suku Amungme 2025

Desember 7, 2025
Ibadah dan Pemasangan Salib di Agimuga Berjalan Lancar.

Ibadah dan Pemasangan Salib di Agimuga Berjalan Lancar.

Desember 7, 2025
Ibadah Rekonsiliasi Umat Katolik Suku Amungme 2025, Tandai Perbaikan Hubungan dan Persatuan di Mimika

Ibadah Rekonsiliasi Umat Katolik Suku Amungme 2025, Tandai Perbaikan Hubungan dan Persatuan di Mimika

Desember 7, 2025

GMNI Mimika Serukan Penegakan Hukum dan Penguatan Keamanan Menyongsong Nataru

Desember 2, 2025
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, Desember 12, 2025
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Opini

Kebenaran dan Kesalahan: Dua Wajah dari Cermin yang Sama

in Opini
0
Kebenaran dan Kesalahan: Dua Wajah dari Cermin yang Sama
30
SHARES
333
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Oleh: Tegar KKWP

Apa yang disebut benar, dan apa yang disebut salah? Apakah dua hal ini seperti siang dan malam yang mutlak berbeda, atau justru seperti senja campuran dari keduanya?

RelatedPosts

Musim Hujan dan Ancaman Banjir di Bima

Nasib Pembangunan Jalan Batulanteh (Tepal-Baturotok) Menuntut Jawaban Resmi

Tamparan dari Cimarga untuk Dunia Pendidikan

Dalam dunia yang terus berubah, batas antara kebenaran dan kesalahan tidak lagi sehitam-putih yang diajarkan sejak kecil. Keduanya justru saling bergantung, saling menyorot, dan saling mempertanyakan satu sama lain.

Kebenaran: Apa yang Kita Yakin, atau Apa yang Memang Ada?

Kebenaran sering dianggap sebagai sesuatu yang mutlak, tetap, dan tak tergoyahkan.
Tapi pertanyaannya—mutlak menurut siapa?

Dulu, “matahari mengelilingi bumi” adalah kebenaran.
Sampai Galileo datang, dianggap salah, lalu dipenjara. Sekarang? Galileo benar.

Kebenaran, sejatinya, adalah hasil konsensus.
Apa yang hari ini disebut “kebenaran absolut”, bisa jadi hanyalah kebenaran yang saat ini paling sedikit diperdebatkan.
Kebenaran yang berhasil mempertahankan dirinya dari gugatan,
bukan karena dia sempurna, tapi karena dia belum dikalahkan.

Kesalahan: Bukan Musuh, Tapi Bayangan dari Kebenaran

Kesalahan kerap dianggap kebalikan dari kebenaran. Tapi… benarkah?
Seorang pencuri tidak mencuri tanpa alasan.
Ada logika, ada keputusasaan, ada “kebenaran kecil” di dalam dirinya yang kalah dalam arena hukum publik.

Maka, kesalahan adalah kebenaran subjektif yang kalah dalam uji relevansi terhadap sistem yang lebih besar.

Dan menariknya, kesalahan bisa jadi awal dari perubahan.
Galat bukan akhir, tapi lonceng awal revolusi.

Objektivitas, Subjektivitas, dan Permainan Kekuasaan

Kebenaran objektif adalah impian para pemikir rasional.
Tapi bahkan yang kita anggap objektif pun, sering dibangun dari kumpulan subjektivitas yang disepakati.

“2 + 2 = 4” adalah hasil sistem logika yang sudah kita sepakati.

Tapi dalam sistem fiksi, metafora, bahkan seni, 2 + 2 bisa saja menjadi 5.

Di sinilah letak bahayanya:
Yang bisa menetapkan “benar” dan “salah”, sering kali adalah mereka yang memegang kuasa.
Baik itu gereja, negara, ilmuwan, bahkan mayoritas masyarakat.

Kebenaran Tanpa Kesalahan adalah Tirani:

Tanpa ruang untuk salah, kebenaran berubah menjadi dogma.
Tanpa keberanian untuk mempertanyakan yang dianggap benar, kita menjadi budak narasi lama.

Maka, jangan takut salah. Takutlah pada hidup yang tidak pernah bertanya.

Kesalahan adalah tanda bahwa kita berpikir. Dan berpikir adalah langkah pertama menuju kebebasan.

Share12SendShare
Siasat ID

Siasat ID

surel: siasatindonesia [at] gmail.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022
Pilkades Batu Bangka Diminta Pemungutan Suara Ulang, Ada Persoalan Data Pemilih

Pilkades Batu Bangka Diminta Pemungutan Suara Ulang, Ada Persoalan Data Pemilih

November 4, 2022
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1
KOSTI Lumajang Serahkan Bantuan 3 Unit Sepeda Onthel Kepada Siswa SMAGA

KOSTI Lumajang Serahkan Bantuan 3 Unit Sepeda Onthel Kepada Siswa SMAGA

Desember 12, 2025
Ipa Bahya Jadi Narsum Dialog Keperempuanan, Harap Perempuan Jadi Fondasi Awal Pendidikan

Ipa Bahya Jadi Narsum Dialog Keperempuanan, Harap Perempuan Jadi Fondasi Awal Pendidikan

Desember 11, 2025
Pererat Silaturahmi, Alumni SMA Negeri 3 Lumajang Bentuk IKAGA

Pererat Silaturahmi, Alumni SMA Negeri 3 Lumajang Bentuk IKAGA

Desember 8, 2025
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In