• Latest
  • Trending
  • All
UKM Ksatria Wijaya Selenggarakan Seminar Nasional, Dirjen Kebudayaan RI: Mahasiswa Harus Sadar Budaya, Sadar Sesama untuk Adidaya Indonesia!

UKM Ksatria Wijaya Selenggarakan Seminar Nasional, Dirjen Kebudayaan RI: Mahasiswa Harus Sadar Budaya, Sadar Sesama untuk Adidaya Indonesia!

November 20, 2023

Buku “Prabowo dan Tantangan Penyelesaian Konflik Papua” Tuai Reaksi: Dari “Tamparan” hingga Seruan Rekonsiliasi

Mei 13, 2026

Menulis di Tengah Bisu: Ketika Pena Menjadi Perlawanan di Papua

Mei 13, 2026
DPW IMORI NTB Soroti Kesiapan Porprov 2026: Evaluasi Sistem Pembinaan hingga Potensi PON 2028

DPW IMORI NTB Soroti Kesiapan Porprov 2026: Evaluasi Sistem Pembinaan hingga Potensi PON 2028

Mei 12, 2026
Jelang Aksi Demontrasi di Titik Strategis, Aliansi PPS Kab. Sumbawa Ajak Masyarakat Berjuang Bersama

Jelang Aksi Demontrasi di Titik Strategis, Aliansi PPS Kab. Sumbawa Ajak Masyarakat Berjuang Bersama

Mei 12, 2026

OTONOMI KHUSUS TIDAK TURUN DARI LANGIT & OTSUS BUKAN HADIAH PEMERINTAH INDONESIA: OTSUS 2001 LAHIR KARENA TUNTUTAN PAPUA BARAT MERDEKA

Mei 12, 2026

Bupati Berau Minta PT TRH Utamakan Penyelesaian Humanis atas Sengketa Lahan Warga

Mei 12, 2026

Kejagung Tetapkan Pemilik PT TSHI Tersangka Korupsi Tambang Nikel Sultra

Mei 12, 2026

PEREMPUAN BUKAN SASARAN: GMNI TUNTUT PENGUSUTAN TUNTAS PENEMBAKAN DI TEMBAGAPURA

Mei 12, 2026

Sambut Kenaikan Isa Almasih, Penggiat Demokrasi Tangerang: Rawat Kebinekaan Lewat Kebijakan, Bukan Slogan

Mei 12, 2026

Antara Inisiatif Distrik dan Kelumpuhan DLH: Menimbang Keadilan dalam Penanganan Sampah Mimika

Mei 12, 2026

Kritik Atas Operasi Keamanan di Papua dan Matinya Nalar Kemanusiaan dalam Kalkulasi Politik

Mei 11, 2026

Ketua DPD Kompakdesi Jabar Hadiri Munas II PAPDESI: Desa Siap Kawal Nawacita Lewat Asta Cita

Mei 11, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, Mei 13, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Budaya

UKM Ksatria Wijaya Selenggarakan Seminar Nasional, Dirjen Kebudayaan RI: Mahasiswa Harus Sadar Budaya, Sadar Sesama untuk Adidaya Indonesia!

in Budaya, Edukasi
0
UKM Ksatria Wijaya Selenggarakan Seminar Nasional, Dirjen Kebudayaan RI: Mahasiswa Harus Sadar Budaya, Sadar Sesama untuk Adidaya Indonesia!
31
SHARES
345
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Surabaya, Siasat ID – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ksatria Wijaya gelar Seminar Nasional kebudayaan dan kebangsaan dengan tema besar yang diusung “Aktualisasi nilai-nilai budaya dan kebangsaan menuju Indonesia Emas 2045”, Jumat (17/11), dengan mengundang Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek RI.

Acara Seminar Kebangsaan dan Kebudayaan “Aktualisasi Nilai-Nilai Budaya dan Karakter Kebangsaan Menuju Generasi Emas 2045” bertujuan untuk memperkuat komitmen bersama dalam melestarikan warisan budaya Indonesia yang kaya dan melindungi nilai-nilai kebangsaan yang menjadi pilar utama keutuhan bangsa. Dengan pengakuan bahwa kemajuan tidak boleh mengorbankan identitas nasional, seminar ini menjadi ruang bagi civitas akademika dan mahasiswa berdiskusi, berbagi pengetahuan, dan merumuskan langkah konkret dalam memajukan Indonesia menuju era emas.

RelatedPosts

Tingkatkan Kualitas Narasi,Museum Bala Datu Ranga Studi Banding ke Yogyakarta

GSNI Lumajang Kobarkan Semangat Nasionalisme Melalui Seminar “Rise of Young Patriots

UMKABA Gelar Job Fair, Perkuat Skema Kuliah Sambil Kerja bagi Lulusan SMA/SMK

Seminar tersebut juga diisi oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan RI, Dewan Kesenian Jawa Timur, dan tokoh-tokoh inspiratif di bidang kebudayaan. Mereka berbagi pengetahuan, pengalaman, serta pandangan mereka terhadap pentingnya memelihara dan mengembangkan warisan budaya bangsa sebagai identitas dan kesiapan menyongsong generasi emas di tahun 2045.

Ketua UKM Ksatria Wijaya, Frisca Marta menyampaikan bahwa acara ini merupakan bagian dari upaya dan gerakan bersama secara konkrit bahwa kampus kami adalah kampus yang bertajuk kampus budaya. “Kami berharap seminar ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya menjaga dan menghargai warisan budaya yang kita miliki,” ujarnya.

Staf khusus Direktorat Jenderal Kebudayaan RI, I Gusti Agung Anom Astika menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Indonesia. “UKM seperti Ksatria Wijaya sangat penting dalam mewujudkan visi bersama dalam memajukan kebudayaan Indonesia, UKM Ksatria Wijaya mesti siap menjadi tempat menggembleng Mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma untuk sadar dirinya, sadar sesamanya, dan sadar budayanya. Bangkit, berjuang, untuk adidaya budaya Indonesia, “katanya.

Drs. Djoko Adi Waluyo ST. MM., DBA selaku Wakil ketua Yayasan Wijaya Kusuma juga menegaskan untuk seluruh civitas akademika mendukung penuh kegiatan dari UKM Ksatria Wijaya. “Kewijayakusumaan harus menjadi identitas dan karakter yang melekat bagi seluruh mahasiswa yang sedang berproses di universitas Wijaya Kusuma, anggung wimbuh linuwih menjadi landasan fundamental atas progresifitas yang tumbuh, maka kehadiran UKM Ksatria Wijaya tentunya harus menjadi representasi dari pada Jati diri Kewijayakusumaan Raden Wijaya yaitu Tatag, Teteg, Teguh, Tanggon lan Trapsilo,” pungkasnya.

Aktualisasi nilai-nilai budaya dan pembangunan karakter kebangsaan (nation and character Building) menuju Generasi Emas 2045 adalah suatu visi yang sangat positif, maka dari itu sebagai mahsiswa harus mampu menggali dan menerapkan nilai-nilai positif dari budaya mereka, serta memupuk karakter. Kebangsaan yang tangguh, itu bisa menjadi kunci keberhasilan. Generasi Emas 2045 menunjukkan aspirasi untuk menciptakan masa depan yang gemilang.

Dengan mengaktualisasikan nilai-nilai budaya, mahasiswa dapat memperkuat karakter, dan membangun keharmonisan di tengah perbedaan. Selain itu, membangun karakter kebangsaan yang kuat membawa manfaat dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Penting untuk memastikan bahwa aktualisasi nilai-nilai budaya tidak berarti menutup diri dari perkembangan global, tetapi sebaliknya, mengambil nilai positif dan memadukannya dengan nilai-nilai lokal. Keseimbangan ini dapat menciptakan generasi yang tidak hanya kuat dalam identitasnya sendiri, tetapi juga terbuka dan siap berkontribusi pada skalabInternasional.

Jika upaya aktualisasi ini berhasil, Generasi Emas 2045 dapat menjadi agen perubahan positif dan iron stock dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi, ilmu pengetahuan, seni, dan pembangunan sosial. Namun, perlu diingat bahwa proses ini memerlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan holistik. Penting juga untuk mengajarkan nilai-nilai kritis, etika, dan tanggung jawab sosial dalam proses aktualisasi ini. Dengan demikian, Generasi Emas 2045 tidak hanya akan sukses secara Materi, tetapi juga akan menjadi pembawa perubahan positif bagi lingkungan sekitarnya.

Tags: Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Share12SendShare
Siasat ID

Siasat ID

surel: siasatindonesia [at] gmail.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

PERNYATAAN SIKAP ATAS TINDAKAN OKNUM APARAT YANG MEMASUKI PASTORAN KATEDRAL TIGA RAJA MIMIKA TANPA IZIN DAN ETIKA

April 28, 2026
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1

Buku “Prabowo dan Tantangan Penyelesaian Konflik Papua” Tuai Reaksi: Dari “Tamparan” hingga Seruan Rekonsiliasi

Mei 13, 2026

Menulis di Tengah Bisu: Ketika Pena Menjadi Perlawanan di Papua

Mei 13, 2026
DPW IMORI NTB Soroti Kesiapan Porprov 2026: Evaluasi Sistem Pembinaan hingga Potensi PON 2028

DPW IMORI NTB Soroti Kesiapan Porprov 2026: Evaluasi Sistem Pembinaan hingga Potensi PON 2028

Mei 12, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In