• Latest
  • Trending
  • All
Peringati 25 Tahun Reformasi, GMNI Kota Malang Gelar Aksi Damai

Peringati 25 Tahun Reformasi, GMNI Kota Malang Gelar Aksi Damai

Mei 23, 2023

Senator PFM: Operasi 49 Alat Berat di Imeko Ilegal, Stop Sebelum Ada Izin

April 21, 2026

Dugaan Korupsi Keuangan MRP PBD, DAP Doberai: Temuan Pansus LKPJ Gubernur Pintu Masuk Periksa Seklis MRP

April 21, 2026

Kenapa Senator PFM Fokus Berantas Korupsi di PBD? Karena Uang Rakyat Di Curi ( Korupsi) oleh Oknum Pejabat di PBD

April 21, 2026

Senator PFM Minta Wapres Gibran Selesaikan 310 Rumah Jokowi yang Belum Selesai di Sorong

April 21, 2026

Momen Hari Kartini 2026, Monika Priska Wanma: Perempuan Asli Papua Harus Rebut Peluang di Industri, Tambang, dan Konstruksi

April 21, 2026

Di Hadapan Wapres, Sekjend Forum Alumni Pimpinan Cipayung Dorong Pemerintah Bangun BLK Secara Masif

April 21, 2026

Forum Alumni Pimpinan Cipayung Mimika, Apresiasi kedatangan Wapres Di Papua Tengah Mimika

April 21, 2026

ANATOMI OTSUS DI PAPUA TENGAH: ANTARA ILUSI ARITMATIKADAN PENYANDERAAN KEWENANGAN

April 21, 2026

GMNI DKI Jakarta: MDCP RI–AS Jangan Jadi Pintu Ketergantungan Pertahanan

April 20, 2026

Dana Jemaat Raib Rp28,8 M hingga Teror Pinjol, YPKIM Sebut Konsumen Keuangan Belum Terlindungi

April 20, 2026

Soroti Dana Kompensasi KLH Rp10 Miliar, Tokoh Intelektual Raja Ampat Minta MRP PBD Beberkan Rincian

April 20, 2026

Pemuda Adat Kamoro Apresiasi Kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan Dorong Agenda Strategis Pembangunan Berbasis Adat

April 20, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, April 21, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Peringati 25 Tahun Reformasi, GMNI Kota Malang Gelar Aksi Damai

in Peristiwa, Polhukam
0
Peringati 25 Tahun Reformasi, GMNI Kota Malang Gelar Aksi Damai
25
SHARES
274
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Kota Malang, Siasat ID – Peringatan 25 tahun Reformasi, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Malang mengadakan aksi damai yang menarik perhatian publik di depan Balai Kota Malang, Senin (22/5/2023).

Aksi digelar dengan tujuan mengingatkan pemerintah bahwa berbagai kasus dan persoalan HAM di masa lalu banyak yang masih belum mendapatkan kepastian hukum, kebebasan dan keamanan HAM sipil masih menjadi PR besar pemerintah dengan masih banyaknya kasus yang terjadi, hingga persoalan pendidikan yang juga masih problematika.
Selain itu berbagai kasus penyelewengan pejabat negara utamanya korupsi dan pencucian uang.

RelatedPosts

Perang dan Senjakala Kemanusiaan

Pimpinan DPR Sahkan RUU PPRT Menjadi RUU Inisiatif DPR

DPC GMNI Jayawijaya Minta Gubernur Papua Pegunungan Konsisten pada Hasil Seleksi DPR Otsus

Dalam aksi yang berlangsung sejak pagi hari, puluhan mahasiswa GMNI dan sejumlah elemen masyarakat lainnya berkumpul dengan membawa spanduk, poster, dan mengumandangkan yel-yel revolusi.

Mereka dengan penuh semangat mengingat perjuangan para pahlawan reformasi yang telah memperjuangkan kebebasan, keadilan, dan demokrasi di Indonesia.

Ketua DPC GMNI Malang, Donny Maulana, mengatakan bahwa kami mengadakan aksi ini dalam momentum Reformasi ke 25 tahun ini, DPC GMNI Malang telah mengadakan beberapa
kali kajian tentang berbagai permasalahan multidimensional.

“Sebelum kami mengadakan aksi, kami sudah melakukan berbagai kajian perihal berbagai masalah yang terjadi di Indonesia,” kata dia.

Beberapa hasil kajian yang dibawa oleh DPC GMNI Malang sebagai berikut:

  1. RUU Perampasan Aset bukan sekadar mempersoalkan tindak pidana korupsi,
    melainkan tindak pidana lain yang membawa kerugian pada negara, seperti tindak pidana
    narkotika dan tindak pidana penyelundupan.
  2. Dalam ihwal pendidikan Indonesia juga masih tidak terlepas dari berbagai permasalahan, terutama kurikulum merdeka belajar yang cenderung dipaksakan tidak menimbang kesiapan sarana prasarana hingga SDM penunjang yang kemudian menyisakan
    berbagai problematika dalam tataran basis paling bawah.
  3. GMNI juga menyoroti terkait kasus pelanggaran – pelanggaran HAM berat yang
    sampai hari ini belum terselesaikan oleh Pemerintah Indonesia, diantaranya 12 kasus
    pelanggaran berat:

•Peristiwa 1965-1966.

  • Peristiwa Penembakan Misterius 1982-1985.
  • Peristiwa Talangsari, Lampung 1989.
  • Peristiwa Rumoh Geudong dan Pos Sattis, Aceh 1989.
  • Peristiwa Penghilangan dan Pembunuhan Orang/ Aktivis Secara Paksa 1997-1998.
  • Peristiwa Kerusuhan Mei 1998.
  • Peristiwa Trisakti dan Semanggi I – II 1998-1999.
  • Peristiwa Pembunuhan Dukun Santet 1998-1999.
  • Peristiwa Simpang KKA, Aceh 1999.
  • Peristiwa Wasior, Papua 2001-2002.
  • Peristiwa Wamena, Papua 2003.
  • Peristiwa Jambo Keupok, Aceh 2003.

Selama aksi berlangsung, suasana tetap kondusif dan tertib. Para peserta aksi menyampaikan aspirasi mereka dengan penuh kesadaran akan pentingnya menegakkan hak-hak demokrasi dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai kebinekaan.

Donny menambahkan bahwa dari hasil kajian yang telah dilakukan terdapat 7 pernyataan sikap GMNI Malang sebagai berikut:

  1. Mendesak pemerintah untuk segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.
  2. Mendesak pemerintah untuk segera menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM berat
    yang terjadi di Indonesia.
  3. Mendesak Aparatur Sipil Negara agar konsisten dalam menegakkan amanat UUD 1945
    utamanya dalam urusan HAM, demokrasi dan kebebasan sipil.
  4. Mendorong pemerintah untuk mengevaluasi dan mengoptimalkan implementasi kurikulum
    merdeka belajar di semua jenjang pendidikan.
  5. Mendesak pemerintah untuk memperhatikan kesejahteraan guru dan tenaga pendidikan.
  6. Mendesak pemerintah serta mengimbau semua stakeholder dalam upaya menciptakan ruang
    pendidikan yang inklusi (bebas dari kekerasan seksual dan bullying)
  7. Mendesak Pemerintah Kota Malang untuk menekan angka putus sekolah.

“Dengan berakhirnya aksi tersebut, Saya bersama kader dan anggota GMNI Kota Malang berharap bahwa pesan dan semangat reformasi akan terus terjaga di tengah masyarakat,” terangnya.

Donny berkomitmen untuk terus mengawal perubahan positif dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dalam perjalanan bangsa Indonesia.

“Meskipun aksi ini telah usai namun saya mewakili anggota dan kader DPC GMNI Malang akan berkomitmen mengawal perubahan positif dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dalam perjalanan bangsa Indonesia,” tutupnya.

Reformasi telah berusia 25 tahun, namun semangat perjuangan dan aspirasi untuk kehidupan yang lebih baik masih tetap berkobar.

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Malang telah menunjukkan bahwa suara mahasiswa memiliki kekuatan untuk membawa perubahan yang positif.

Tags: GMNI Kota MalangReformasi
Share10SendShare
Siasat ID

Siasat ID

surel: siasatindonesia [at] gmail.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

Rolling Jabatan di Mimika Dipertanyakan, GMNI: Dimana Keterlibatan OAP Dimana Hak Kesulungan Amungme, Kamoro, dan 5 Suku Kerabat

Maret 11, 2026
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1

Senator PFM: Operasi 49 Alat Berat di Imeko Ilegal, Stop Sebelum Ada Izin

April 21, 2026

Dugaan Korupsi Keuangan MRP PBD, DAP Doberai: Temuan Pansus LKPJ Gubernur Pintu Masuk Periksa Seklis MRP

April 21, 2026

Kenapa Senator PFM Fokus Berantas Korupsi di PBD? Karena Uang Rakyat Di Curi ( Korupsi) oleh Oknum Pejabat di PBD

April 21, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In