• Latest
  • Trending
  • All
Polwan Polres Lombok Utara Goes to School, Ajak Santri Bersama Santriwati Cerdas dan Aman Bermedsos

Polwan Polres Lombok Utara Goes to School, Ajak Santri Bersama Santriwati Cerdas dan Aman Bermedsos

Agustus 9, 2022

“YESUS – Sang Pencipta Impian” Karya Yulianus Mote Hadirkan Perspektif Rohani tentang Makna Impian

Januari 16, 2026

DPC GMNI Kabupaten Mimika dan Pemerintah Distrik Mimika Barat Jauh Perkuat Sinergi Pembangunan

Januari 15, 2026

MUSRENBANG KAMPUNG NAWARIPI TAHUN 2025 DESA MANDIRI NAWARIPI MENUJU DESA SWASEMBADA NAWARIPI

Januari 15, 2026
Tim Advokasi untuk Demokrasi Melawan Pembungkaman, Merawat Demokrasi: Aktivis dan Konten Kreator Laporkan Teror ke Polisi

Tim Advokasi untuk Demokrasi Melawan Pembungkaman, Merawat Demokrasi: Aktivis dan Konten Kreator Laporkan Teror ke Polisi

Januari 15, 2026

Ketua KNPI Jayawijaya Hengky Hilapok Temui Wapres Gibran, Dorong Pusat Konsolidasi Pemuda di Wamena

Januari 15, 2026

Dari Wamena, Pemuda Papua Pegunungan dan Wapres Gibran Satukan Harapan Pembangunan

Januari 14, 2026

Sinergi Pemerintah Pusat dan Desa, Bantuan Sembako Disalurkan ke Nawaripi Jaya

Januari 15, 2026

Gerbang Tertutup, Cita-Cita Tertahan: Aksi Pemalangan dan Darurat Pendidikan di Mimika

Januari 15, 2026

Musdus Nawaripi, Pemerintah Kampung Ingatkan Program Harus Berpihak ke Warga

Januari 15, 2026
Kedaulatan Rakyat Tak Bisa Diwakilkan: Menjaga Amanat Rakyat sebagai Fondasi Demokrasi yang Berdaulat

Kedaulatan Rakyat Tak Bisa Diwakilkan: Menjaga Amanat Rakyat sebagai Fondasi Demokrasi yang Berdaulat

Januari 11, 2026

Maraknya Kendaraan Plat Luar di Timika, Publik Pertanyakan Pengawasan dan Basis Data Samsat

Januari 11, 2026

Sukses Gelar Syukuran Natal dan Tahun Baru 2026, Belajar Toleransi dari Suku Wiyaghar di Papua Selatan

Januari 15, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, Januari 16, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Edukasi

Polwan Polres Lombok Utara Goes to School, Ajak Santri Bersama Santriwati Cerdas dan Aman Bermedsos

in Edukasi, Polhukam
0
Polwan Polres Lombok Utara Goes to School, Ajak Santri Bersama Santriwati Cerdas dan Aman Bermedsos
23
SHARES
261
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Lombok Utara, Siasat.ID – Dalam rangka Menyambut hari jadi Polisi Wanita (Polwan) ke 74 yang jatuh pada tanggal 1 September mendatang, Polwan Polres Lombok Utara secara serentak melaksanakan kegiatan “Polwan Goes To School” yang dilaksanakan di ponpes Al- Istiqomah Dusun Kapu Desa Sama Guna Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara pada, Senin (08/08/2022).

Ipda Kadek Ayu Ervina menjelaskan bahwa, melalui kegiatan Polwan Goes To School dengan tema “Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Serta Etika Bermedia Sosial” memberikan pemahaman kepada adik-adik santri dan santriwati apa itu kekerasan terhadap perempuan dan anak, penyebab utama terjadinya kekerasan pada perempuan dan anak selain itu menghimbau kepada santri dan santriwati untk menggunakan media sosial secara bijak.

RelatedPosts

Gerbang Tertutup, Cita-Cita Tertahan: Aksi Pemalangan dan Darurat Pendidikan di Mimika

GMNI Lombok Timur Sukses Gelar PPAB dan Resmikan Sekretariat Baru

Mahasiswa Farmasi UNRAM Edukasi Warga Tanjung Karang Manfaatkan Daun Katang-Katang untuk Luka Ringan

Menurutnya, penyebab utama terjadinya kekerasan pada perempuan dan anak yang paling sering ditemui antaranya, Faktor ekonomi yang rendah memiliki resiko lebih tinggi mengalami kekerasan fisik,
penganiayaan contoh istri yang dipukul oleh suaminya, kekerasan seksual, pemerkosaan
terhadap anak kandung.

“Media sosial, kekerasan seksual di era digital, situs pornografi yang mudah diakses untk melihat video porno, kebanyakan kasus kekerasan seksual terhadap remaja bermula dari perkenalan di jejaring media sosial, remaja berkenalan bertemu dan di perkosa,” jelas Kadek.

Ia juga menyampaikan, terkait pernikahan usia dini. faktor psikis karena usia pasangan yang masih muda tidak terpaut jauh, emosi yang labil akan mengarah pada kekerasan.

“Kepribadian dan kondisi psikologis yang tidak stabil, lingkungan (family stress) stres dalam keluarga bisa berasal dari anak orang tua suami maupun istri.

Dikatakannya, kesetaraan gender merupakan sebuah pandangan bahwa semua orang harus diperlakukan setara dan tidak diskriminasi.

“Persepsi mengenai kekerasan yang terjadi dalam rumah tangga sering kali ditutupi karena merupakan masalah keluarga bukan masalah sosial; kekerasan dalam rumah tangga cenderung ditutup untuk mempertahankan rumah tangga dan sering kali menjadi alasan untuk tidak melaporkan tindakan KDRT, ketergantungan korban pada pelaku juga merupakan penyebab kasus KDRT tidak dilaporkan,” imbuhnya.

Selain menyampaikan tentang kekerasan perempuan dan anak Ipda Kadek Ayu Ervina juga menyampaikan bahwa dalam bersosial media ada banyak kelebihan maupun kekurangannya, jadi dalam bersosial media adik-adik harus bisa memilih dan memilah mana yang dirasa bermanfaat dan mana yang tidak bermanfaat untuk adik-adik

Ia menambahkan, dalam bersosial media harus paham ketika bersosial media sebaiknya berfikir dahulu sebelum mengetik atau mengeluarkan pendapat karena bisa jadi berita yang adik-adik baca belum tentu benar maka dari itu adik-adik harus pastikan dulu kebenaranya jangan sampai adik-adik termakan isu-isu yang tidak benar atau berita Hoax karena dampaknya sangat fatal sekali bila kita semua menjadi korban dari isu hoax tersebut

“Kita harus menyadari, bahwa Kekerasan terhadap perempuan didefinisikan sebagai “suatu tindakan kekerasan berbasis gender yang mengakibatkan atau bisa mengakibatkan bahaya atau penderitaan fisik, seksual atau mental perempuan, termasuk ancaman tindakan sejenis pemaksaan, perkembangan teknologi dan pemanfaatan media sosial cenderung mengurangi interaksi sosial secara nyata,” ujarnya.

Ipda Kadek Ayu Ervina menyarankan untuk memahami bahwa santri maupun santriwati ponpes Al- Istiqomah ini adalah harapan bangsa, sembari dirinya memberi motivasi, berjuanglah terus untuk meraih cita-cita, dikatakannya karena keberhasilan dan kesuksesan tidak bisa diraih secara instan.

“Agar terhindar dari korban medsos maka jangan mudah percaya, ingatlah siapapun dapat berpura-pura menjadi seseorang saat didunia maya, jangan pernah membuka link atau lampiran dari siapapun yang tidak dikenal, jangan kirim gambar diri yang disimpan secara pribadi kepada siapapun ,” pesan Ipda Kadek dihadapan para santri dan Santriwati.

Dapat disampaikan juga, sejak acara dimulai, para pelajar tampak sangat antusias. Rangkaian acara ditutup dengan Foto bersama dengan santri maupun santriwati Ponpes Al-Istiqomah dan Polwan Polres Lombok Utara. (DA/Red)

Tags: Goes to SchoolPolwan Polres LotaraPonpes Al-Istiqomah
Share9SendShare
Redaksi

Redaksi

Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In