• Latest
  • Trending
  • All
Penting, Program Njuh Sekolah Maning di Pemalang Harus Atasi Anak Tidak sekolah

Penting, Program Njuh Sekolah Maning di Pemalang Harus Atasi Anak Tidak sekolah

Juli 30, 2022

Senator PFM: Operasi 49 Alat Berat di Imeko Ilegal, Stop Sebelum Ada Izin

April 21, 2026

Dugaan Korupsi Keuangan MRP PBD, DAP Doberai: Temuan Pansus LKPJ Gubernur Pintu Masuk Periksa Seklis MRP

April 21, 2026

Kenapa Senator PFM Fokus Berantas Korupsi di PBD? Karena Uang Rakyat Di Curi ( Korupsi) oleh Oknum Pejabat di PBD

April 21, 2026

Senator PFM Minta Wapres Gibran Selesaikan 310 Rumah Jokowi yang Belum Selesai di Sorong

April 21, 2026

Momen Hari Kartini 2026, Monika Priska Wanma: Perempuan Asli Papua Harus Rebut Peluang di Industri, Tambang, dan Konstruksi

April 21, 2026

Di Hadapan Wapres, Sekjend Forum Alumni Pimpinan Cipayung Dorong Pemerintah Bangun BLK Secara Masif

April 21, 2026

Forum Alumni Pimpinan Cipayung Mimika, Apresiasi kedatangan Wapres Di Papua Tengah Mimika

April 21, 2026

ANATOMI OTSUS DI PAPUA TENGAH: ANTARA ILUSI ARITMATIKADAN PENYANDERAAN KEWENANGAN

April 21, 2026

GMNI DKI Jakarta: MDCP RI–AS Jangan Jadi Pintu Ketergantungan Pertahanan

April 20, 2026

Dana Jemaat Raib Rp28,8 M hingga Teror Pinjol, YPKIM Sebut Konsumen Keuangan Belum Terlindungi

April 20, 2026

Soroti Dana Kompensasi KLH Rp10 Miliar, Tokoh Intelektual Raja Ampat Minta MRP PBD Beberkan Rincian

April 20, 2026

Pemuda Adat Kamoro Apresiasi Kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan Dorong Agenda Strategis Pembangunan Berbasis Adat

April 20, 2026
  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, April 21, 2026
  • Login
Siasat
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya
No Result
View All Result
Siasat
No Result
View All Result
Home Edukasi

Penting, Program Njuh Sekolah Maning di Pemalang Harus Atasi Anak Tidak sekolah

in Edukasi, Pemerintahan
0
Penting, Program Njuh Sekolah Maning di Pemalang Harus Atasi Anak Tidak sekolah
29
SHARES
317
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Pemalang, Siasat.ID– Ikmal selaku pihak yang diamanahi Bupati Pemalang sebagai penanggungjawab progam njuh sekolah maning memberikan penjelasan. Penjelasan tersebut berupa data anak yang tidak sekolah dan pentingnya progam tersebut pada Jumat, (29/07).

“Awal mula progam ini adalah ketika data Dinas BPS tahun 2019 di Pemalang itu terdapat anak tidak sekolah berjumlah 20.940 anak. ATS (anak tidak sekolah) itu tiga hal : 1. Belum sama sekali sekolah, 2. Putus sekolah, 3. Lulus tapi tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” ucap Ikmal.

RelatedPosts

GSNI Lumajang Kobarkan Semangat Nasionalisme Melalui Seminar “Rise of Young Patriots

UMKABA Gelar Job Fair, Perkuat Skema Kuliah Sambil Kerja bagi Lulusan SMA/SMK

Sertijab Kadistrik Wania: Ria Mandiwa Siap Melanjutkan Program dan Perkuat Kerja Sama ASN

“Dari data sisnas ternyata Kabupaten Pemalang, itu menduduki rangking no. 2 setelah brebes di Jawa Tengah. Cuma kalau brebes itu sudah ditangani dan berjalan selama 5 tahun,” sambung Ikmal.

“Dari data-data itu Unicef turun ke kita bekerja sama dengan pemerintah provinsi jawa tengah. Kemudian mengadakan 4 piloting penanganan di 4 kabupaten : kab. Pemalang, Kab. Rembang, Kab. Purbalingga, dan Kab. Jepara,” tutur Ikmal.

“Untuk kab. Pemalang pada tahun 2021, Unicef itu hanya mendampingi untuk pendataan dan pengembala anak tidak sekolah itu hanya di empat desa : Desa Karang asem, Desa Randudongkal, Desa Sikayu, dan Desa sitemu,” lanjut Ikmal.

“Empat desa ini sudah berjalan tahun 2021. Akhirnya kita membentuk tim “njuh sekolah maning”. Tim yang terdiri dari berbagai OPD yaitu OPD Dinas Pendidikan, Bapedda, Dinpermades, dinas sosial, Dinas Tenaga kerja, dan dari Kementerian Agama,” jelas Ikmal.

“Dari data yang 29.840 ini kita tidak tahu by name (nama) dan by dress-nya (alamat) . Kemudian kita rekonfirmasi data itu lewat dari capil,” sambung ikmal.

“Capil yang punya data anak umur 7 tahun sampai 18 tahun. Kemudian data itu dikurangi dengan data anak yang sekolah dengan umur itu. Baik dari Dinas pendidikan Kab. Pemalang, Kementerian Agama,maupun Dinas Provinsi,” tutur Ikmal.

“Dari anak usia 7 sampai 18 tahun dikurangi dengan anak yang sekolah umur itu, hasilnya adalah 34.955. Hal itu artinya lebih banyak dari sistemnas,” lanjut Ikmal.

“Cuma 34.955 ini kita belum tau by name dan by dress-nya. Makanya kita melakukan pendaataan di empat piloting yang didampingi oleh unicef. Akhirnya kita membentuk tim, sudah membentuk Perbub juga, yaitu Perbup No.40 tahun 2021 Tentang Tuntas Belajar 12 Tahun di kab. Pemalang,” jelas Ikmal.

“Karena kita menginginkan dengan progam ini anak-anak kita itu minimal pendidikan belajarnya adalah setingkat SMA ataupun setara dengan Paket C selama 12 belas tahun SD, SMP, dan SMA,” sambung Ikmal.

“Singkatnya 4 ini sudah melakukan pendataan tadi itu.Dari 4 desa itu kemudian kita melaunching. Karena ini progam bersama kita launching dan kewajiban kita setelah ada pendampingan dari unicef,” tutur Ikmal.

“Kewajiban kita untuk mereplikasi dari empat desa tadi itu. kita launching progam ini dengan nama njuh sekolah maning,” lanjut Ikmal.

“Kita launching pada tanggal 25 Januari bersamaan kita launching. Kita kemudian mengembalikan 26 anak tidak sekolah,” ucap Ikmal.

“Pada tahun 2022 ini, kewajiban kita mereplikasi dan mendata anak tidak sekolah. Tahun 2022 ini kita mendata 25 desa bersamaan dengan desa yang terdampak kemiskinan ekstrim,” sambung Ikmal.

“Akhirnya kita sudah mendata 25 desa itu walaupun pendataan itu belum selesai, ada yang sudah selesai, ada yang masih proses,” ucap Ikmal.

“Setelah data ketemu kemudian kita rekonfirmasi berapa anak yang mau dikembalikan ke sekolah baik itu formal maupun non formal. Lewat Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau PKBM atau kita lebih mengenal dengan istilah paket A , Paket B, dan Paket C,” lanjut Ikmal.

“Rekonfirmasi data itu setelah kita ketemukan ATS itu. Per hari ini Kita sudah mengembalikan anak ke sekolah itu ada 90 ATS kebanyakan mereka sekolah di PKBM,” tutup Ikmal. ( Aji SN/Red)

Tags: Atasi Anak Tidak SekolahInspirasi untuk IndonesiaKab. PemalangProgram Njug Sekolah ManingSiasat.ID
Share12SendShare
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Mahasiwa KKL UNSA Desa Pemasar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Agustus 1, 2023
Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Che Guevara: Jika Anda Bergetar dan Geram Setiap Melihat Ketidakadilan, Maka Anda Adalah Kawan Saya

Agustus 26, 2022

Rolling Jabatan di Mimika Dipertanyakan, GMNI: Dimana Keterlibatan OAP Dimana Hak Kesulungan Amungme, Kamoro, dan 5 Suku Kerabat

Maret 11, 2026
DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

DPD PSI Pemalang Apresiasi langkah KPK dalam OTT terhadap Sejumlah Pejabat Pemkab Pemalang

1
Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

Ramaikan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna Limbangan Adakan Lomba Layang-layang

1
Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

Wujud Solidaritas, IKA SMANCO galangkan Santunan Muharam Anak Yatim

1

Senator PFM: Operasi 49 Alat Berat di Imeko Ilegal, Stop Sebelum Ada Izin

April 21, 2026

Dugaan Korupsi Keuangan MRP PBD, DAP Doberai: Temuan Pansus LKPJ Gubernur Pintu Masuk Periksa Seklis MRP

April 21, 2026

Kenapa Senator PFM Fokus Berantas Korupsi di PBD? Karena Uang Rakyat Di Curi ( Korupsi) oleh Oknum Pejabat di PBD

April 21, 2026
Siasat

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Navigate Site

  • Pengelola
  • Pedoman Pemberitaan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nusantara
  • Ekonomi Bisnis
  • Budaya

Copyright © 2023 Siasat.ID.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In